Mengapa seseorang iseng untuk memencet jerawat

Mengapa seseorang iseng untuk memencet jerawat

Mengapa seseorang iseng untuk memencet jerawat – Abigail Cline, M.D., Ph.D. dari Pusat Penelitian Dermatologi di Wake Forest School of Medicine mengetahui alasan di balik banyaknya orang menonton video memencet jerawat.

Menurut Cline, orang senang menyaksikan video memencet jerawat karena beberapa alasan. Beberapa orang mungkin menganggap mengeluarkan jerawat itu mudah dan cepat menghilangkan jerawat itu.

Cline mengatakan, beberapa orang bisa saja merasa puas dan bisa mengontrol dirinya karena bisa mengobat diri mereka sendiri. Mereka bisa membersihkan tubuh mereka dari sesuatu yang mengganggu.

“Orang lain mungkin menikmati aspek ekstraksi (memencet) yang aneh dan merasakan daya tarik yang aneh ketika mereka melihat nanah yang keluar,” Minggu (27/1/2019).

Baca Juga :

Selain itu, lanjut Cline, saat menonton video memencet jerawat, beberapa orang merasa bahagia, sementara yang lain merasakan mual. ​​

Menurut Penelitian dari Inggris, ketika orang memencet jerawat ada perasaan jijik dengan kondisi kulit orang lain sebagai mekanisme pertahanan melawan infeksi. Namun, dalam dosis kecil dan terkontrol, rasa jijik itu bisa memuaskan.

“Konsep ‘masokisme sedikit lembut’ menggambarkan bagaimana manusia tertarik pada pengalaman yang menghasilkan emosi yang tidak diinginkan, seperti jijik,” kata Cline.

Hal ini juga berlaku di film. Menurut riset, masokisme yang sedikit lembut juga membuat film-film menyeramkan jadi lebih menarik.

Beberapa Kecamatan terkena Wabah DBD

Beberapa Kecamatan terkena Wabah DBD

Beberapa Kecamatan terkena Wabah DBD – Maraknya kasus demam berdarah dengue yang kini tersebar di kabupaten Lebak, Provinsi Banten. dan 10 kecamatan di benarkan sebagai wilayah yang berwabah penyebaran DBD yakni Warunggunung, Rangkasbitung, Cibadak, Kalanganyar, Bayah, Sajira, Cipanas, Wanasalam, Malingping dan Banjarsari.

Menurut Kepala Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menulari Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Firman Rahmutallah, buruknya kebersihan lingkungan jadi penyebab kecamatan tersebut jadi wilayah endemik. Sehingga, banyak area yang jadi sarang nyamuk Aedes aegypti.

“Mereka yang terserang DBD sebagian besar warga yang tinggal di pemukimanan padat penduduk,” Minggu (27/1/2019).

Guna menekan kasus DBD di Lebak, Firman dan timnya terus mensosialisasikan upaya pencegahan DBD agar tidak menimbulkan wabah atau kejadian luar biasa (KLB).

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menekan kemungkinan terkena DBD. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, dr Siti Nadia Tarmizi menyampaikan cara agar terhindar DBD.

Baca Juga :

  • Memastikan rumah bebas nyamuk dan jentik nyamuk

“Harus dimulai dari kita sendiri, penularannya kan di rumah. Jadi harus memastikan rumah bebas nyamuk. Harus dibersihkan dan tidak ada jentik nyamuk di rumah,”

  • Jaga daya tahan tubuh

“Di tengah-tengah perubahan cuaca seperti ini jagalah daya tahan tubuh. Karena kan di saat seperti ini cenderung sakit, jadi jaga daya tahan tubuh ya,”

  • Curiga bila demam mendadak

Kala kasus DBD merebak, bila tubuh demam 1-2 hari segera ke klinik atau puskesmas terdekat.

“Kan gejala yang khas itu demam tinggi dan ada bintik merah. Kadang, belum sampai ke bintik merah atau demam hanya sedikit, itu sudah demam berdarah. Maka perlu pemeriksaan darah untuk memastikan apakah DBD atau bukan,”

  • Pola nyamuk menggit pada pagi dan sore

Nyamuk betina Aedes aegypti yang membawa virus dengue menggigit di pagi dan sore hari. Oleh karenanya, orangtua harus memastikan anak-anak terhindar dari gigitan nyamuk.

Cara Mengatasi Sesak Nafas Saat Hamil

Cara Mengatasi Sesak Nafas Saat Hamil

Cara Mengatasi Sesak Nafas Saat Hamil – Untuk para ibu hamil selain mual, sesak nafas juga menjadi problem ketikan hamil, kondisi itu pasti sangat tak terhankan, Mommy Fenni Jahja dari Babyologist akan berbagi pengalaman dan tips bagi para ibu yang mengalami sesak nafas pada saat hamil.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu meminimalisir sesak napas saat hamil:

  • Sesak napas diakibatkan oleh supply udara yang minim, ada baiknya hindari tempat yang terlalu ramai dan penuh dengan orang. Moms juga bisa mencari tempat yang memiliki sumber udara yang banyak seperti ruangan ber-AC atau ruangan dengan pintu terbuka.
  • Mommies harus tenang dan jangan bicara terlalu banyak karena udara bagi yang sedang sesak napas sangatlah minim.
  • Bila sesak napas sudah datang, ingat pola pernapasan untuk melahirkan atau yang biasa dilakukan saat senam hamil. Bagi saya, hal ini sangat membantu, ambil napas panjang dan dalam melalui hidung kemudian hempaskan melalui mulut, begitu seterusnya sampai napas kembali normal.

Baca Juga :

  • Lepaskan sepatu/sandal Mommies, kemudian angkat kaki ke atas bangku untuk mencapai posisi lurus dan duduk dalam keadaan senyaman mungkin.
  • Minum air putih dengan tenang dan dalam jumlah yang banyak.
  • Minta suami atau siapapun yang ada saat itu untuk menemani Mommies menenangkan diri (cukup 1 orang saja).

Sekian tips dari saya, apabila sesak napas tetap melanda Mommies, maka harus memeriksakan diri kembali ke dokter kandungan, karena ada kemungkinan terdapat indikasi kelainan jantung saat kehamilan.

Kesehatan gigi bagi anak itu penting

Kesehatan gigi bagi anak itu penting

Kesehatan gigi bagi anak itu penting – Banyak yang menganggap sepele jika kesehatan pada gigi itu tidak penting, nyatanya orang – orang tidak memperhatikan hal kecil pada kerusakan gigi yang nantinya berujung fatal.

Penelitian yang dilakukan seorang profesor biomaterials dari Universitas Oslo Norwegia membuktikan, gigi adalah satu-satunya organ tubuh yang tidak bisa regenerasi atau tumbuh kembali.

Sel pada gigi yang berperan penting dalam proses penyembuhan rupanya sangatlah sedikit sehingga menjadi penyebab sulitnya gigi untuk beregenerasi. Oleh karena itu, gigi yang rusak tidak akan bisa diperbaiki. Meskipun bisa dilakukan implan, biaya yang dibutuhkan akan merogoh kocek yang tidak sedikit.

Baca Juga :

Untuk itu, gigi implan sebagai salah satu alternatif perbaikan gigi tidak seharusnya dijadikan alasan untuk menyia-nyiakan kesehatan gigi. Seperti yang disebutkan Dr. Bill So, dilansir dari chron.com, Minggu (27/1/2019) kendati tingkat kesuksesan implan yang mencapai 95 persen, tetap ada kemungkinan resiko komplikasi atau infeksi seperti cedera syaraf, sinus, atau pada rongga hidung.

Hal ini kemudian membuat alternatif regenerasi gigi masih menjadi misteri di dunia kesehatan, karena sampai sekarang, masih belum ditemukan cara untuk memperbaiki gigi yang rusak selain dengan gigi implan yang terbilang sangat mahal. Dengan demikian, penting bagi para orangtua untuk memperhatikan tumbuh kembang anak, khususnya terkait kesehatan gigi, agar tidak menyesal nantinya.

Untuk itu, daripada menghabiskan banyak uang nantinya, sebaiknya para orangtua mulai memperhatikan kesehatan gigi anak dengan cara merawatnya sejak dini.