Latest Posts

Ciri-Ciri-Penis-Yang-Sehat

Ciri Ciri Penis Yang Sehat

salutemondiale – Pada satu titik di kehidupannya, kebanyakan pria pasti bertanya-tanya, “Apakah penis saya normal?” atau “Apakah air mani seharusnya terlihat seperti itu?” Memangnya, seperti apa sih ciri penis yang sehat?

Sebuah penis yang sehat tidak hanya dapat dinilai pada seberapa baiknya performa seorang pria di tempat tidur, tetapi dari seberapa baik fungsinya sehari-hari.

Sensitivitas penis, ukuran, dan ereksi — semua ini berhubungan dengan keseluruhan kesehatan tubuh pria dalam hal apa yang normal dan tidak, yang dapat berfungsi sebagai indikator awal dari masalah di daerah lain. Jika penis tidak bisa ereksi, misalnya, hal ini dapat mencerminkan masalah kesehatan yang mendasari, melampaui isu gairah dan seks semata.

Karakteristik fisik dari penis yang sehat

Warna

Pada umumnya, penis yang sehat memiliki warna yang sama dengan rona kulit tubuh seseorang. Namun, seorang pria dapat memiliki penis yang berwarna 1-2 tingkat lebih gelap, lebih cokelat, atau kemerahan — bahkan lebih terang daripada bagian tubuh lainnya.

Beberapa pria memiliki bintik-bintik hitam pada penis mereka. Bagi sebagian pria, hal ini merupakan bagian normal dari kulit mereka. Namun, segera konsultasikan ke dokter jika timbul bercak atau noda yang baru muncul dan tidak kunjung menghilang.

Walaupun tidak terlalu umum, namun bukan tidak mungkin untuk penis memar. Memar yang hilang dengan cepat, relatif tidak berbahaya. Namun, memar berwarna ungu atau biru gelap yang menyebar, terutama muncul setelah cedera, memerlukan perhatian medis segera karena dapat menandakan kerusakan jangka panjang pada ereksi.

Satu hal yang pasti, jika rona warna kulit penis Anda tidak begitu berbeda dengan sisa warna kulit tubuh Anda maka kemungkinan terbesarnya Anda baik-baik saja. Selain itu, saat mendapat rangsangan, penis dapat cenderung menggelap selama beberapa saat. Akan tetapi, jika ada perubahan warna yang signifikan dan mendadak, serta diikuti rasa sakit — terutama kemerahan dan membengkak — Anda harus temui dokter.

Baca Juga : Proses Corona Menyerang Tubuh Manusia

Tekstur

Kebanyakan penis tidak mulus. Normal bagi pembuluh darah pada penis dapat terlihat dan bahkan sedikit timbul di permukaan, terutama jika terangsang. Banyak penis yang sehat juga memiliki folikel rambut pada batangnya, yang terasa seperti benjolan kecil. Selama ukuran benjolan tidak mengkhawatirkan dan memerah, atau teriritasi, benjolan ini mungkin merupakan bagian dari kulit alami Anda, seperti pearly penile papules (PPP) atau bintik Fordyce.

Pearly penile papule (PPP) adalah kutil kecil, halus seperti mutiara di kepala penis yang umumnya hadir di usia dewasa muda. PPP merupakan kondisi yang sangat umum, sama sekali tidak berbahaya dan tidak menular; sekitar 25 persen dari populasi laki-laki di dunia memilikinya.

Bintik Fordyce adalah benjolan kecil berwarna merah terang atau senada dengan rona kulit Anda pada batang penis atau buah zakar. Benjolan ini timbul setidaknya pada 50 persen dari populasi pria. Bintik Fordyce merupakan kondisi alami dan tidak memerlukan kekhawatiran khusus, tidak berbahaya dan tidak menular. Namun demikian, benjolan yang besar dan teriritasi dapat memberikan sinyal untuk penyakit kelamin menular, seperti kutil penis bernanah. Anda harus temui dokter jika memiliki ini.

Seorang pria juga mungkin untuk mendapatkan ruam kemerahan pada penisnya. Selain akibat penyakit kelamin, kulit penis dapat memerah teriritasi dari reaksi alergi sabun mandi, deterjen, atau dari terlalu banyak gesekan dari seks maupun masturbasi.

Jika iritasi tidak menghilang dalam beberapa hari, temui dokter — terutama jika Anda aktif secara seksual. Iritasi kulit yang tidak kunjung sembuh dapat menandakan penyakit kelamin atau kurap (infeksi jamur akibat temperatur lembap). Kurap mudah diobati dan sering terjadi pada pria yang tidak disunat.

Ukuran

berapa-ukuran-penis-normal-pria-dewasa

Ukuran penis bervariasi, begitu pula dengan ukuran buah zakar. Di Indonesia, rata-rata panjang ukuran penis pria dewasa saat ereksi 12-19 centimeter. Saat ‘layu’, panjang penis pada umumnya berkisar 5-10 centimeter.

Beberapa orang dapat memiliki tambahan beberapa centimeter yang signifikan saat ereksi, sementara yang lainnya hanya mendapat tambahan panjang 1-2 centimeter. Saat kedinginan atau berenang di air dingin (atau bahkan grogi), sebuah penis dapat mengerut ke dalam tubuh, tetapi akan memanjang kembali saat mendapat kehangatan. Semua ini normal. Hal ini diakibatkan setengah panjang dari penis yang sebenarnya berada di dalam tubuh — seperti sebuah pohon besar dengan akar kokoh di dalam tanah. Anda tidak dapat melihat pangkal penis Anda tertanam dalam panggul dan menempel di tulang kemaluan Anda. Penis yang sedang ereksi, sebenarnya, memiliki bentuk seperti bumerang.

Testis kebanyakan pria memiliki ukuran yang seragam, meski umum untuk satu sisi berukuran lebih besar dari yang lain. Satu testis yang menggantung lebih rendah juga umum ditemui dan bukan merupakan kondisi medis serius. Umumnya, testis harus terasa halus, tanpa ada benjolan atau gumpalan. Di belakang testis, terdapat sebuah ‘tabung’ lunak yang disebut epididymis. Jika Anda melihat perubahan atau sesuatu yang aneh — satu testis membesar dan memiliki gumpalan keras, mengeras, dan rasa sakit yang bisa menandakan kanker — penting untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh di rumah sakit.

Penis dapat mengecil karena beberapa alasan. Merokok, salah satunya. Merokok berdampak pada perkembangan aterosklerosis, alias penumpukan plak dalam arteri. Plak ini akan menyumbat pembuluh darah jantung, termasuk pembuluh darah yang bertugas mengirim darah ke penis selama ereksi. Penyumbatan pembuluh darah yang ditambah dengan racun bahan-bahan kimia dari rokok dapat merusak pembuluh darah, sehingga menyebabkan disfungsi ereksi. Hal ini dapat menyebabkan ukuran penis menyusut 1-2 centimeter akibat pengapuran pembuluh darah. Merokok juga dapat menyebabkan kerusakan jaringan penis yang dapat mempengaruhi kemampuan penis berfungsi secara normal, di samping ereksi.

Bentuk

Beberapa penis dapat menggantung ke satu sisi atau lainnya. Beberapa penis juga dapat memiliki sedikit lekukan, bahkan saat ereksi. Kondisi ini termasuk umum dan tidak memerlukan kekhawatiran besar, terutama jika lekukan ini telah ada sejak bayi. Namun, jika penis Anda tiba-tiba bengkok — akibat Peyronie’s disease, yang merupakan penumpukan plak jinak — dan menimbulkan nyeri saat seks, hubungi dokter. Kondisi ini mudah diobati.

Selain itu, setiap kali Anda mengalami ereksi di pagi hari atau masturbasi, sebenarnya hal ini adalah cara tubuh untuk menjaga kebugaran bentuk penis. Otot penis harus tetap menerima oksigen melalui aliran darah yang dapat menyebabkannya membesar dan ereksi. Jika seorang pria tidak mengalami ereksi normal, jaringan penis dapat menjadi kurang elastis dan menyusut, yang dapat membuat penis 1-2 cm lebih pendek. Tapi tenang, jika Anda secara fisik masih bisa ereksi namun tidak mengalaminya dalam sehari, otak memiliki program pemeliharaan penis otomatis.

Beberapa orang tidak mampu secara fisik untuk mengalami ereksi, seperti setelah mengalami trauma atau kerusakan saraf, atau mereka yang memiliki diabetes. Pada kasus seperti ini, sebuah perangkat seperti pompa vakum, yang berfungsi memaksa penis membesar dengan asupan darah, dapat membantu pria yang memiliki masalah ereksi fisik untuk mempertahankan penis yang sehat.

Kulit kulup

Beberapa pria disunat, beberapa lainnya tidak dan masih memiliki kulit kulup utuh. Keduanya merupakan hal yang umum di kebudayaan Indonesia. Kulit kulup adalah lapisan kulit tipis yang menutupi kepala penis pada pria yang tidak disunat. Saat terangsang, kulit kulup akan menarik diri yang akan memperlihatkan kepala penis.

Yang penting untuk diingat, selalu jaga kebersihan kulit kulup. Minyak, keringat, kotoran, dan kulit mati dapat menumpuk di bawahnya, yang dapat membentuk kerak putih atau kekuningan yang disebut smegma. Smegma termasuk normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Cukup bersihkan saat Anda mandi untuk menghindari infeksi ragi.

Seperti vagina, kulit penis adalah lingkungan yang ideal untuk bakteri berkembang biak. Tetapi, jumlah bakteri akan tergantung pada apakah pria tersebut disunat atau tidak. Dilansir dari Medical Daily, ada lebih sedikit bakteri ditemukan pada kelompok pria yang disunat daripada yang tidak. Sunat mengubah ekologi bakteri pada penis, yang mungkin dapat menjelaskan mengapa tindakan ini dapat mengurangi risiko HIV. Teorinya, bakteri anaerob — bakteri yang tidak bisa hidup di hadapan oksigen — dapat menyebabkan sistem imun tubuh bereaksi sedemikian rupa sehingga sel-sel tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi HIV pada pria yang tidak disunat.

Ejakulasi

Ketika seorang pria mendapat rangsangan, ia akan mengalami ejakulasi dan mengeluarkan air mani. Jumlah air mani saat satu kali ejakulasi biasanya kurang dari satu sendok teh, tetapi hal ini bervariasi antar pria.

Cairan ejakulasi biasanya berwarna putih susu, meski sebagian pria memiliki cairan yang berwarna sedikit kekuningan. Jika ejakulasi terasa sakit atau Anda tidak bisa ejakulasi, hubungi dokter. Cairan ejakulasi yang mengandung darah juga harus diperiksa.

Air mani memiliki konsistensi dan tekstur yang juga bervariasi. Sewaktu-waktu, air mani dapat tampak lebih kental dan menggumpal daripada biasanya. Umumnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Perubahan konsistensi dan tekstur dipengaruhi oleh pola makan dan asupan nutrisi terakhir sebelum ia ejakulasi, terakhir kali ia ejakulasi, dan seberapa terangsangnya mereka.

Sensitivitas

Penurunan sensitivitas penis merupakan hal yang normal seiring dengan bertambahnya usia, meskipun seberapa banyak derajat penurunannya tidak dapat dijelaskan secara rinci. Umumnya, sensitivitas sebuah penis diukur oleh sedikitnya jumlah stimulasi yang bisa dirasakan — disebut ambang sensorik.

Penurunan sensitivitas akibat usia sering dikaitkan dengan penurunan jumlah testosteron dan perubahan sensitivitas reseptor androgen. Sensitivitas akan mulai menurun di usia 25 tahun, dan penurunan paling tajam terlihat pada pria usia 65-75 tahun.

Yang perlu dipahami tentang penis yang sehat, setiap orang dapat berbeda satu sama lainnya. Penis yang sehat tidak terlihat seragam, jadi cobalah untuk tidak terlalu khawatir atau membandingkan diri dengan orang lain.

proses-virus-corona-menyerang-sistem-pernapasan-manusia

Proses Corona Menyerang Tubuh Manusia

salutemondiale –  Ini adalah apa yang terbaru ditemukan oleh ilmuwan terkait bagaimana koronavirus, yakni SARS-CoV-2 menginfeksi dan menyerang tubuh, dan apa dampaknya pada tubuh selain paru-paru.

Gejala virus ini, yakni demam, batuk, sesak nafas, bisa merupakan tanda dari berbagai penyakit, mulai dari flu, infeksi tenggorokan sampai dengan selesma. Namun ahli dan periset telah mendapatkan lebih banyak informasi tentang bagaimana infeksi virus ini berkembang, selain daripada hal-hal yang masih harus diteliti lebih lanjut.

Bagaimana virus ini menginfeksi orang?

Virus menyebar melalui tetesan air liur yang muncrat dari mulut orang akibat batuk atau bersin, yang kemudian masuk ke tubuh orang yang berada di dekatnya melalui mulut, hidung dan mata. Virus kemudian masuk ke jalur pernafasan dan membran mukus di bagian belakang tenggorokan, menempel pada sebuah reseptor di dalam sel, dan mulai berkembang di sana.

Virus ini mempunyai protein dengan ujung tajam yang membuat virus bisa menempel ke membran sel, dan dari situ, materi genetis virus masuk ke sel tubuh manusia. Materi genetis tersebut kemudian membajak metabolisme sel dan membuat sel tidak lagi berkembang untuk kesehatan tubuh melainkan untuk memperbanyak virusnya.

Bagaimana proses ini menyebabkan masalah pernafasan?

Saat virus ini berkembang, mereka mulai menginfeksi sel-sel di sekitarnya. Gejalanya biasanya mulai terasa di belakang tenggorokan, berupa rasa nyeri tenggorokan dan batuk kering. Lalu virus dengan cepat merambat masuk ke saluran pangkal paru-paru, hingga masuk ke paru-paru.

Proses ini merusak jaringan pada paru-paru, membuat jaringan ini membengkak, sehingga lebih sulit bagi paru-paru untuk memasok oksigen dan menyalurkan keluar karbondioksida. Pembengkakan pada jaringan paru dan kurangnya oksigen dalam darah membuat jaringan tersebut terisi dengan cairan, nanah dan sel yang mati. Pneumonia, radang paru-paru, bisa muncul.

Ini bisa membuat pasien mengalami kesulitan bernafas sehingga butuh alat bantu pernafasan (ventilator). Dalam beberapa kasus, terjadi yang disebut Sindrom Kesulitan Pernafasan Akut (Acute Respiratory Distress Syndrome), sehingga bahkan dengan ventilator pun, pasien bisa meninggal karena kesulitan pernafasan.

Proses-Corona-Menyerang-Tubuh-Manusia

 

 

 

 

 

 

Bagaimana pergerakan virus di paru-paru?

Virus sepertinya mulai bergerak dari wilayah pinggiran kedua belah paru-paru, dan mungkin butuh waktu untuk naik ke saluran pernafasan atas, trakea dan pusat pernafasan lainnya. Pola ini membantu menjelaskan kenapa di Wuhan, banyak kasus yang tidak bisa diidentifikasi pada awalnya.

Proses pengetesan awal di berbagai RS di Tiongkok tidak selalu bisa mendeteksi infeksi di sisi luar paru-paru, sehingga biasanya orang yang menunjukan gejala disuruh pulang tanpa diberikan perawatan. Dan terkadang, mereka tidak merasa cukup sakit untuk mencari perawatan, dan tetap tinggal di rumah. Mereka inilah yang kemudian menulari anggota keluarganya. Ini salah satu alasan kenapa penyebarannya menjadi luas.

Sebuah studi menemukan bahwa lebih dari 50% pasien yang diteliti, yakni 121 pasien, di Tiongkok, mempunyai hasil CT Scan yang normal pada awal mereka sakit. Begitu sakitnya mulai parah, CT Scan mulai menunjukan gambar seperti “pecahan kaca buram”, semacam selaput asap yang menutupi beberapa bagian paru-paru. Ini merupakan tanda-tanda infeksi. Selaput ini bisa tersebar di berbagai wilayah paru-paru, dan menebal di wilayah yang parah, sehingga muncul pola “tempelan acak” dalam hasil pemindaian.

Baca Juga : Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita

Apakah hanya paru-paru yang terdampak?

Tidak juga. Infeksi bisa menyebar melalui membran mukus, dari hidung sampai ke anus. Jadi, walaupun sepertinya virus menyerang paru-paru, tetapi virus juga bisa menginfeksi saluran pencernaan.

Inilah kenapa beberapa pasien menunjukan gejala pencernaan seperti diare atau sembelit. Virus ini juga bisa masuk ke dalam darah. Akan tetapi, walaupun ditemukan RNA dari virus ini dalam darah dan kotoran, belum dapat dijelaskan apakah virus akan dapat bertahan lama dalam darah ataupun kotoran.

Sum-sum tulang belakang dan organ tubuh lain, seperti hati bisa membengkak juga. Selain itu, bisa terjadi pembengkakan di pembuluh darah kapiler, seperti yang terjadi pada penyakit SARS di tahun 2002 dan 2003.

Pada akhirnya, virus akan masuk ke organ tubuh seperti jantung, ginjal, hati dan bisa menyebabkan kerusakan langsung pada organ tubuh tersebut. Dan saat sistem imunitas tubuh tengah berperang keras melawan virus, organ-organ tubuh ini dapat mengalami kegagalan fungsi.

Hasilnya, pasien bisa mengalami kerusakan organ tubuh tidak hanya karena virus, tetapi juga karena sistem imunitas badan mereka menyerang sel-sel tubuh yang sehat saat peperangan berlangsung.

Ahli masih belum mendokumentasikan apakah virus juga menyerang otak. Tetapi ahli yang mempelajari SARS telah melaporkan beberapa bukti bahwa virus SARS bisa menginfeksi otak pada beberapa pasien. Melihat kesamaan antara SARS dan SARS-CoV-2, ada sebuah jurnal di Jurnal Kedokteran Virologi yang mengatakan bahwa virus baru ini mungkin bisa menyerang sistem syaraf.

Mengapa beberapa orang bisa sangat parah, tetapi kebanyakan yang lainnya tidak?

Sekitar 80% orang yang terinfeksi mengalami gejala yang cukup ringan. Tetapi 20% mengalami gejala yang serius, dan sekitar 2% psien di Tiongkok, meninggal dunia. Ini sepertinya tergantung seberapa kuatnya sistem imunitas orang yang terinfeksi tersebut. Lansia atau orang yang punya masalah kesehatan seperti diabetes atau penyakit kronis lainnya, kemungkinan besar akan mengalami gejala yang lebih berat.

Sebuah pengujian patologi dilakukan pada dua orang yang masuk RS di Wuhan pada bulan Januari untuk operasi kanker paru-paru mereka namun meninggal dunia. Saat dilakukan otopsi, ternyata mereka terinfeksi koronavirusi, karena kanker paru-paru yang mereka idap masih terlalu dini untuk berakibat fatal.

Salah satu pasien adalah perempuan berusia 84 tahun yang mengidap diabetes, meninggal karena pnemonia yang disebabkan oleh virus ini. Pasien lainnya, laki-laki usia 73 tahun yang kelihatannya sehat, dengan kondisi darah tinggi, menjalani operasi pembuangan kankernya dengan sukses dan selesai berobat dari RS, namun 9 hari kemudian kembali karena demam dan batuk.

Pasien ini kelihatannya terinfeksi koronavirus di rumah sakit, karena setelah itu ditemukan bahwa pasien lain yang ditaruh di ruang pemulihan operasi yang sama ternyata terinfeksi juga..

Pasien dengan kondisi parah seperti ini dapat sembuh hanya dengan perawatan dan dukungan yang intensif – cairan infus, dukungan alat pernafasan, dan perawatan lainnya, sehingga mereka bisa bertahan melalui gejala berat yang dialami saat imunitas tubuh berperang melawan koronavirus.

Apa yang masih belum diketahui oleh ilmuwan mengenai pasien terjangkit koronavirus?
Ada banyak! Walaupun penyakitnya mirip SARS dan memiliki elemen yang sama dengan influenza dan pneumonia, masih belum jelas bagaimana pola perkembangan penyakitnya. Beberapa pasien bisa stabil selama seminggu, lalu tiba-tiba menjadi parah.

Beberapa pasien terlihat sembuh, namun kemudian gejalanya muncul lagi. Biasanya yang mengalami kekambuhan ini adalah pasien yang jaringan paru-parunya rusak dan rentan akibat virus, lalu terkena bakteri di dalam badannya sendiri. Mereka biasanya meninggal karena infeksi bakteri, bukan virusnya.

Ada beberapa kasus masih tetap menjadi misteri. Ada dua kasus di mana mereka terinfeksi, lalu membaik, namun tiba-tiba memburuk saat dirawat. Satu orang pasien malah terlihat membaik saat menerima perawatan oksigen di pagi hari, namun sorenya meninggal.

Keunggulan serta Keuntungan Main Judi Slot Joker123 Online

Keunggulan dari permainan judi online, mungkin masih banyak dari Anda yang belum mengenal hal ini, dan kami rasa ini merupakan ketika yang ideal untuk membuat Anda jadi dapat lebih tahu soal apa saja keunggulan dari judi yang Anda akan mainkan dengan sistem modern dan gaya main judi yang lebih simple ini. Seandainya Anda penasaran, Anda semestinya baca tulisan ini, karena kami akan bantu Anda menemukan jawaban yang benar-benar betul-betul baik buat Anda. Main judi joker slot online, tentu Anda mau tahu mengenai apa saja keuntungan yang ada di dalamnya bukan?

Banyak yang belum tahu mengenai keuntungan dan keunggulan apa saja yang dapat didapat saat Anda menjalankan judi game ini. Secara normal, judi yang dikerjakan dengan metode seperti ini akan memberikan Anda profit bermacam, dan segala profit itu Anda akan dapat peroleh dengan amat gampang. Nah. Selain itu, apa saja profit dan keunggulan yang Anda akan bisa dapatkan dikala Anda berjudi? Tentu saja, Anda ingin tahu kan? Nah, kami akan coba berikan beberapa hal yang yaitu keunggulan dan profit buat Anda yang berharap main judi joker slot secara online. Penasaran? Silahkan perhatikan seluruh ini dengan bagus.

Memang banyak yang tidak tahu mengenai apa saja profit dan keunggulan di dalam sebuah game judi ini, maka dari itu Anda yang ialah seseorang yang bakal main judi, Anda sepatutnya memandang apa saja keunggulan dan juga keuntungan pada ketika Anda main judi. Ini penting, karena hal tersebut bisa memberi Anda suatu usul yang akan sangat berguna untuk memberikan Anda ilustrasi di dalam bermain judi online. Nah, berikut ialah keunggulan dan profit Anda main judi slot dengan cara online simak saja.

agen joker123 online , yaitu adanya bonus yang bagus, di dalam judi online bonus adalah sesuatu yang baik dan Anda akan dapat mendapatkannya, karena itu ini merupakan salah satu game yang benar-benar bagus buat Anda yang menyukai uang. Kedua, Anda akan menemukan banyak hal yang baik dan sekalian juga Anda akan menemukan pengalaman main yang sangat bagus. Ketiga, Anda akan menjadi pemain yang kapabel menjalankan seluruh dengan semakin gampang, sebab dilakukan dengan cara online, maka Anda bisa memperoleh jalan masuk yang lebih gampang.

Nah, itu yaitu sebagian keunggulan dan profit dari sebuah permainan judi joker slot online. Jadi, ini akan menambah wawasan Anda, dan Anda juga kami yakin akan mendapatkan berita yang memang Anda butuhkan, sehingga Anda akan bisa main dengan lebih tahu soal apa saja keuntungan yang terkandung di dalamnya. Itu ialah sebagian hal yang memang akan menjadi profit bagus dan keunggulan dari dalam sebuah game judi terbaik.

Nah, untuk pemain yang mengalami problem gagal untuk mengakses joker login karena akun rusak karenanya jangan khawatir. Memang ada sebagian kendala yang menyebabkan akun pemain rusak dan tak dapat dibuka sementara waktu. Oleh sebab itu, mestinya pemain memahami dulu apa penyebabnya sehingga bisa mendapatkan solusinya dengan baik.

Nah, sekali-sekali pemain akan merasa linglung dan juga kuatir karena akun tak dapat dibuka atau dikembalikan lagi seperti semula. Tetapi sebaiknya pemain hening dahulu dan cobalah dengan melaksanakan beberapa langkah yang baik. Ada beberapa langkah dan kiat mengembalikan akun judi online yang dirasa oleh pemain ada masalahnya. Berikut ini yaitu metode mengembalikan akun judi online.

Kriteria Hand Sanitizer yang Efektif untuk Mencegah Corona

Kriteria Hand Sanitizer yang Efektif untuk Mencegah Corona

Salutemondiale.web.id – Cara terbaik untuk mencegah penularan COVID-19 adalah mencuci tangan dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik. Jika keduanya tidak tersedia, Anda pun dapat membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua jenis hand sanitizer mampu mencegah penularan COVID-19.

Di pasaran, Anda akan menemukan beragam jenis hand sanitizer dengan kandungan yang berbeda-beda. Jenis hand sanitizer tertentu mungkin dapat membunuh bakteri, tapi belum tentu dengan virus ataupun kuman lainnya. Supaya Anda tidak salah pilih, mari kenali dulu hand sanitizer seperti apa yang sebenarnya Anda butuhkan.

Jenis hand sanitizer yang bisa mencegah penularan COVID-19
Hand sanitizer memang efektif untuk mencegah penyebaran COVID-19, tapi hanya bila Anda menggunakannya dengan tepat. Salah satu faktor yang menentukan tepat atau tidaknya suatu produk hand sanitizer adalah bahan aktif di dalamnya.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan penggunaan hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60% alkohol. Pasalnya, alkohol merupakan kandungan penting yang akan membunuh berbagai kuman pada tangan Anda.

Virus tersusun dari rantai kode genetik yang tersimpan dalam sejenis ‘kulit’ bernama kapsid. Sementara itu, beberapa virus pada hewan seperti coronavirus biasanya memiliki selubung tambahan yang terbuat dari lemak, fosfor, protein, dan glukosa.

Alkohol pada hand sanitizer, terutama dari jenis etanol atau isopropil alkohol, dapat menguraikan dan menghancurkan ikatan selubung tersebut. Virus akhirnya tidak bisa bertahan ataupun memperbanyak diri, dan lama-kelamaan akan mati.

Ini sebabnya banyak rumah sakit menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol untuk mencegah penularan COVID-19. Alkohol mampu membunuh bakteri, virus, dan parasit dengan efektif, termasuk kuman-kuman di rumah sakit.

Meski demikian, penggunaan hand sanitizer tetap tidak dapat menggantikan manfaat cuci tangan menggunakan air dan sabun. Jadi, pastikan Anda hanya menggunakan hand sanitizer ketika air dan sabun benar-benar tidak tersedia.

Bolehkah memakai produk pembersih tangan tanpa alkohol?
Selain hand sanitizer berbahan alkohol, Anda mungkin juga pernah menemukan hand sanitizer tanpa alkohol, tisu basah, atau produk-produk pembersih sejenisnya. Lantas, apakah produk-produk seperti ini juga bisa digunakan untuk mencegah COVID-19?

Alkohol menimbulkan efek samping berupa kulit kering. Orang-orang yang memiliki kulit kering dan sensitif tentu rentan terkena efek samping ini. Produsen produk pembersih pun menyiasatinya dengan mengurangi kadar alkohol atau menggantinya sama sekali.

Pembersih tanpa alkohol biasanya mengandung bahan pengganti berupa benzalkonium klorida. Benzalkonium klorida memang dapat membersihkan tangan Anda dari kuman, tapi CDC menyatakan bahwa senyawa ini tidak bekerja pada semua jenis kuman.

Hand sanitizer mengandung benzalkonium klorida mungkin hanya akan menghambat pertumbuhan kuman pada tangan, tapi tidak membunuhnya. Efeknya berbeda dengan cuci tangan yang akan membunuh kuman sekaligus menghilangkannya bersama air.

Hal yang sama juga berlaku pada tisu basah, apalagi mengingat kebanyakan tisu basah dirancang untuk bayi sehingga tidak mengandung alkohol. Bahan aktif pada tisu basah mungkin dapat membunuh bakteri, tapi tidak dengan virus.

Oleh sebab itu, penggunaan hand sanitizer tanpa alkohol dan tisu basah dinilai kurang efektif untuk mencegah penularan COVID-19. Walau demikian, keduanya bisa menjadi alternatif apabila air bersih, sabun, dan hand sanitizer dengan alkohol tidak tersedia.

Baca Juga : Pembahasan Mengenai Virus Corona

Apakah hand sanitizer buatan sendiri bisa cegah COVID-19?
Kabar mengenai munculnya COVID-19 sempat menimbulkan kepanikan. Banyak orang lantas berbondong-bondong membeli hand sanitizer sehingga stoknya menipis. Mereka yang kehabisan hand sanitizer akhirnya membuat sendiri produk ini dengan bahan yang tersedia.

Hand sanitizer memang bisa dibuat sendiri, tapi Anda perlu mengukur bahan-bahannya dengan sangat teliti. Jika Anda salah mengukur, kandungan alkohol pada hand sanitizer akan turun menjadi kurang dari 60% sehingga efektivitasnya pun berkurang.

Jenis hand sanitizer buatan sendiri mungkin efektif untuk mencegah penyakit pada situasi biasa. Namun, ketika penyakit infeksi seperti COVID-19 merebak, produk hand sanitizer yang paling sesuai untuk mencegah penularan tetaplah yang mengandung 60% alkohol atau lebih.

COVID-19 menular lewat percikan cairan tubuh yang mengandung partikel virus. Virus biasanya memasuki tubuh saat seseorang menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang kotor.

Penggunaan hand sanitizer dapat mengurangi risiko seseorang terinfeksi COVID-19. Agar manfaatnya lebih optimal, pastikan Anda memilih hand sanitizer dengan kandungan yang tepat serta menggunakannya dengan cermat.

Pembahasan Mengenai Virus Corona

Pembahasan Mengenai Virus Corona

Salutemondiale.web.id – Covid-19 merupakan singkatan dari Coronavirus disease 2019. Penyakit ini disebabkan oleh virus corona yang baru ditemukan pertama kali pada akhir Desember 2019 di Wuhan, Tiongkok. Serupa dengan penyakit akibat coronavirus lainnya, virus COVID-19 juga menyerang sistem pernapasan.

Pemerintah Tiongkok mengonfirmasi kebenaran adanya virus baru ini pada badan kesehatan dunia, WHO, pada 7 Januari 2020. Virus ini pertama kali diperkenalkan sebagai novel coronavirus 2019 (2019-nCoV). Novel berarti baru, sehingga memiliki arti bahwa ini adalah virus corona yang baru ditemukan dan belum pernah menginfeksi ke orang lain.

Awalnya, virus penyebab Covid-19 ini diduga menular dari hewan kelelawar dan ular ke manusia. Tempat penularan pertama diduga terjadi di pasar hewan liar Huanan, Provinsi Hubei, Tiongkok.

Namun, melihat perkembangannya kini, para ahli meyakini bahwa virus ini telah bermutasi lagi dan dapat menyebar dari manusia ke manusia. WHO kemudian menyepakati nama virus penyebab COVID-19 sebagai SARS-CoV-2.

Pada 30 Januari 2020, WHO menetapkan wabah Covid-19 sebagai darurat global. Status tersebut kemudian ditingkatkan menjadi pandemi global pada 11 Maret 2020.

Indonesia sendiri termasuk ke dalam salah satu negara yang “menyusul” negara-negara lain dalam wabah ini.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNPB), telah menetapkan Wabah Corona Virus atau Covid-19 sebagai bencana darurat nasional pada 14 Maret 2020.

Gejala
Apa saja gejala Covid-19?
Saat pertama kali muncul di dataran Tiongkok, infeksi virus SARS-CoV-2 menimbulkan gejala yang cukup berat, di antaranya seperti pneumonia (infeksi jaringan paru) dan sesak napas. Namun, seiring perkembangannya, ditemukan bahwa kebanyakan kasus menunjukkan gejala coronavirus lebih ringan.

Juru bicara penanganan kasus Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, dr. Achmad Yurianto, bahkan mengatakan gejala Covid-19 ada yang asimptomatik, alias tidak memunculkan gejala.

Meski begitu, secara umum, infeksi virus corona baru (SARS-CoV-2) ini menimbulkan gejala seperti:

– Demam yang cukup tinggi
– Batuk berdahak
– Kesulitan bernapas
– Sakit dada saat bernapas atau batuk

Tingkat keparahan gejala Covid-19 dapat berkisar dari sangat ringan hingga berat. Orang yang lebih tua atau memiliki kondisi medis terdahulu, seperti penyakit jantung, diabetes, penyakit paru-paru mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit atau gejala yang lebih serius.

Maka itu, efek penyakit COVID-19 pada setiap orang mungkin akan berbeda, tergantung kondisi kesehatan mereka saat itu.

Secara umum, gejala yang muncul biasanya mirip dengan penyakit pernapasan lainnya, seperti influenza.

Selain itu, gejala COVID-19 juga ternyata tidak hanya menyerang sistem pernapasan. Pada kasus tertentu, infeksi virus ini juga menimbulkan masalah pencernaan, seperti diare. Bahkan, beberapa orang melaporkan kehilangan indera penciuman dan pengecapan mereka saat terinfeksi coronavirus.

Kapan sebaiknya ke dokter?
Gejalanya yang mirip dengan penyakit pernapasan lainnya mungkin membuat Anda bingung apakah yang Anda alami flu biasa atau justru infeksi virus corona baru yaitu SARS-CoV-2.

Segera hubungi dokter jika Anda merasakan tanda dan gejala Covid-19, atau ketika Anda merasa telah terpapar virus tersebut.

Dikutip dari situs Badan Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, CDC, Anda juga perlu menghubungi dokter jika telah melakukan kontak dekat dengan seseorang yang diketahui memiliki Covid-19 atau tinggal di atau baru melakukan perjalanan dari daerah penyebaran virus corona baru ini.

Berikut adalah kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan segera:

– Kesulitan bernapas atau napas pendek
– Nyeri atau merasa tekanan yang menetap di dada
– Lingung
– Bibir atau wajah kebiru-biruan

Penyebab
Apa penyebab infeksi virus corona (Covid-19)?
Seperti yang telah disebutkan, Covid-19 disebabkan oleh virus corona jenis baru yang belum pernah teridentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus corona baru ini kemudian diberi nama SARS-CoV-2.

Journal of Medical Virology menyebutkan bahwa kasus awal penyakit ini diakibatkan oleh paparan daging hewan liar di pasar makanan laut Huanan, yang juga menjual hewan-hewan liar, seperti unggas dan kelelawar.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa virus corona yang menginfeksi manusia pada akhir Desember 2019 adalah berasal dari ular.

Apa yang meningkatkan risiko terkena Covid-19?
Berikut ini adalah beberapa kelompok orang yang berisiko terjangkit virus corona baru SARS-CoV-2:

– Lansia
– Orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit jantung, diabetes, dan penyakit paru-paru.

Selain lebih berisiko terhadap Covid-19, orang-orang dalam kelompok di atas juga memiliki risiko perburukan apabila terinfeksi virus corona tipe SARS-CoV-2. Artinya, tingkat kematian orang dalam kelompok tersebut jika terkena penyakit ini jauh lebih besar dibandingkan mereka yang berusia lebih muda dan tanpa kondisi kesehatan terdahulu.

Hingga saat ini, tingkat kematian orang tua (lansia) adalah sebesar 17-18% dari total jumlah kematian di dunia.

Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan orang berusia lebih muda, bahkan anak-anak bisa terkena COVID-19 dan mengembangkan kondisi yang serius.

Penularan
Bagaimana penularan Covid-19?
Pada awal kemunculannya, kasus ini diyakini menular dari melakukan kontak langsung dengan hewan pembawa coronavirus.

Meski begitu, jumlah infeksi yang kian meluas bahkan di luar Tiongkok diyakini bahwa Covid-19 menular dari manusia ke manusia melalui cairan yang dikeluarkan oleh sistem pernapasan (droplets). Air liur yang keluar saat bicara atau bersin adalah droplets.

Beberapa kemungkinan yang dapat menularkan virus corona baru (SARS-CoV-2) ini, antara lain:

– Melalui droplets (cairan/liur yang keluar saat batuk dan bersin tanpa menutup mulut, bahkan berbicara).
– Melalui sentuhan atau jabat tangan orang yang terinfeksi.
– Menyentuh permukaan atau benda yang terdapat virus, kemudian menyentuh hidung, mata, atau mulut.

SARS-CoV-2, virus corona penyebab Covid-19 memiliki masa hidup yang berbeda-beda ketika berada di luar tubuh (permukaan benda), misalnya:

– Permukaan tembaga, mampu hidup hingga 4 jam
– Karton/kardus, hingga 24 jam
– Plastik dan stainless steel, hingga 2-3 jam

Awalnya, SARS-CoV-2 belum diketahui apakah dapat menular melalui udara seperti influenza atau tidak. Namun, baru-baru ini WHO mengimbau petugas medis bahwa droplet pasien COVID-19 dapat bertahan di udara.

Kemampuan virus baru ini dalam hal bermutasi juga menjadi salah satu teori yang dipercaya membuatnya mudah menular.

Pasien yang dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona (SARS-CoV-2) pun masih bisa menularkan Covid-19 ke orang lain. Hal ini dinyatakan dalam sebuah studi terbaru berjudul Positive RT-PCR Test Results in Patients Recovered From COVID-19 sebagaimana dilansir dari Jurnal JAMA.

Diagnosis dan Pengobatan

Bagaimana mendiagnosis virus corona (Covid-19)?
Berikut adalah beberapa hal yang mungkin dilakukan dokter untuk mendiagnosis Covid-19 yang mungkin menjangkiti Anda.

– Memeriksa riwayat kesehatan dan gejala yang dirasakan
– Menanyakan riwayat perjalanan
– Melakukan pemeriksaan fisik
– Melakukan tes darah
– Melakukan tes laboratorium terhadap dahak, sampel dari tenggorokan, dari hidung atau spesimen pernapasan lainnya.

Beberapa metode yang juga digunakan untuk mendiagnosis virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19, yakni:

Tes cepat (rapid test)
Pemerintah RI mengumumkan akan melakukan tes cepat (rapid test) secara massal pada 20 Maret 2020.

Rapid test atau tes cepat adalah pemeriksaan imunoglobulin sebagai skrining awal. Tes imunoglobulin ini merupakan pemeriksaan reaksi antibodi tubuh terhadap virus SARS-CoV-2.

Apabila terdeteksi adanya antibodi terhadap virus ini di dalam tubuh, seseorang dapat dikatakan positif Covid-19, sekalipun ia tak bergejala. Orang yang positif tapi tidak menunjukkan gejala disebut dengan carrier.

Umumnya, tes ini lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan tes PCR untuk Covid-19. Meski begitu, interpretasi hasil pemeriksaan tetap harus dikonfirmasi oleh tenaga kesehatan yang kompeten.

Pemerintah Indonesia melakukan tes ini dengan tujuan mengetahui lebih cepat sejauh mana penyebaran virus corona sehingga bisa ditekan. Meski begitu, tes ini memiliki sensitivitas yang lebih rendah dibandingkan tes PCR.

Itu sebabnya, orang yang hasilnya positif pada tes ini akan tetap melakukan konfirmasi lagi dengan mengikuti tes Covid-19 RT-PCR.

Baca Juga : Titik Akupresur Agar Tidur Lebih Nyenyak

Covid-19 RT-PCR
Dilansir dari situs Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, FDA, Covid-19 dapat didiagnosis dengan melakukan tes Covid-19 RT-PCR. Anda mungkin lebih akrab mendengarnya dengan sebutan tes PCR untuk Covid-19.

Covid-19 RT-PCR bertujuan untuk menentukan adanya asam nukleat (materi genetik, DNA) dari SARS-CoV-2 pada bagian pernapasan atas dan bawah.

Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel cairan yang berasal saluran pernapasan orang yang dicurigai terinfeksi virus corona penyebab Covid-19. Di Indonesia sendiri, metode yang paling sering digunakan untuk mengambil sampel adalah swab.

Metode ini dilakukan dengan mengusapkan kapas (cotton bud) untuk mengambil sampel cairan/lendir dari tenggorokan.

Tahapan diagnosis Covid-19 (SARS-CoV-2)
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggunakan beberapa istilah yang berhubungan dengan Covid-19 sebelum menetapkan diagnosis penyakit ini.

Ketiga istilah itu adalah Pasien dengan Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), Kasus Probabel, dan Kasus Konfirmasi.

Dikutip dari Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19), berikut adalah tahapan-tahapan pasien sebelum ia pasti dinyatakan positif Covid-19:

1. Orang dalam Pemantauan (ODP)
Orang dalam Pemantauan (ODP) adalah seseorang yang mengalami demam (lebih dari 38℃) atau riwayat demam, atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek, sakit tenggorokan, atau batuk.

ODP juga termasuk orang yang punya riwayat bepergian atau tinggal di luar negeri, khususnya daerah di mana wabah terjadi. Bila di Indonesia, daerah itu adalah daerah-daerah di mana jumlah kasus cukup banyak terjadi.

2. Pasien dalam Pengawasan (PDP)
Pasien dalam Pengawasan (PDP) atau biasa disebut sebagai suspek artinya seseorang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Gejala yang muncul biasanya demam (lebih dari 38℃), batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, pilek, atau pneumonia ringan hingga berat.

PDP juga didefinisikan sebagai orang yang memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri atau Indonesia pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

Seseorang akan dikategorikan sebagai PDP jika mengalami demam lebih dari 38℃, ISPA, dan melakukan kontak dengan orang yang terkonfirmasi Covid-19 selama 24 hari terakhir.

3. Kasus Probabel
Orang yang masuk dalam kategori ini adalah pasien dalam pengawasan (PDP) yang diperiksa untuk Covid-19. Meski begitu, dalam tahap ini masih belum dapat disimpulkan apakah positif atau tidak.

4. Kasus konfirmasi
Pada tahap ini diagnosis Covid-19 sudah ditegakkan melalui hasil pemeriksaan laboratorium yang positif.

Bagaimana mengobati Covid-19?
Oleh karena ini adalah virus baru, belum ada pengobatan khusus untuk menyembuhkan Covid-19 yang kini menjadi pandemi. Sebagian besar orang dengan penyakit akibat SARS-CoV-2 biasanya akan sembuh dengan sendirinya.

Hal ini terbukti dari banyaknya kasus kesembuhan yang terjadi, khususnya di Tiongkok.

Meski belum ada obat khusus, ada beberapa pengobatan yang dapat membantu meredakan gejala penyakit akibat virus corona baru (SARS-CoV-2) ini, seperti:

– Minum obat untuk menurunkan gejala sakit dan flu, tapi jangan berikan aspirin pada anak-anak
– Gunakan pelembap ruangan atau mandi dengan air panas untuk melegakan sakit tenggorokan dan batuk
– Jika Anda mengalami sakit ringan, Anda perlu minum banyak air dan beristirahat di rumah

Walaupun demikian, para ahli tidak menyarankan penggunaan ibuprofen untuk mengobati gejala virus corona. Hal ini dikarenakan pada pasien tertentu ibuprofen justru memperburuk kondisi pasien COVID-19.

Pencegahan
Bagaimana mencegah virus corona (Covid-19)?
Hingga saat ini, belum ditemukan vaksin untuk mencegah virus corona penyebab Covid-19. Penelitian masih terus dilakukan untuk segera menemukan penangkalnya.

Yang terbaru pada (18/3), peneliti di Amerika Serikat dan Tiongkok baru saja mulai melakukan uji coba pertama vaksin pada manusia.

Meski begitu, Anda masih bisa melakukan sesuatu untuk mencegah Covid-19, di antaranya:

– Cuci tangan lebih sering dengan sabun dan air, setidaknya 20 detik (dua kali lagu Happy Birthday)
– Apabila tidak tersedia sabun dan air, gunakan hand sanitizer berbasis alkohol.
– Hindari menyentuh permukaan benda di tempat/transportasi umum.
– Hindari berjabat tangan dengan orang lain untuk sementara waktu
– Hindari menyentuh hidung, mulut, atau bagian wajah lainnya dengan tangan yang belum dicuci.
– Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
– Bersihkan barang/permukaan benda yang sering Anda sentuh dengan disinfektan atau alkohol.
– Tutupi mulut Anda saat batuk dan bersin dengan tisu dan segera cuci tangan.
– Tetaplah di rumah jika sakit alias lakukan isolasi diri.
– Lakukan social distancing atau memberi jarak setidaknya 1 meter dari orang lain, khususnya yang sedang batuk atau bersin.
– Menghindari tempat keramaian.
– Konsumsi makanan sehat dan bergizi untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.

Dalam rilisnya, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menganjurkan beberapa hal untuk mencegah infeksi virus corona baru, terutama jika Anda terpaksa harus bepergian ke daerah wabah, yaitu:

– Hindari menyentuh hewan atau burung.
– Hindari mengunjungi pasar basah, peternakan atau pasar hewan hidup.
– Hindari kontak dekat dengan pasien yang memiliki gejala infeksi saluran napas.
– Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan.
– Jika merasa kesehatan tidak nyaman ketika di daerah wabah, terutama demam atau batuk, gunakan masker dan cari layanan kesehatan.
– Setelah kembali dari daerah wabah, konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan informasikan kepada dokter riwayat perjalanan serta gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Titik Akupresur Agar Tidur Lebih Nyenyak

Titik Akupresur Agar Tidur Lebih Nyenyak

Salutemondiale.web.id – Menghirup aromaterapi, mandi air hangat, hingga melakukan teknik pernapasan adalah beberapa metode yang dapat membantu Anda tidur nyenyak ketika mengalami insomnia. Namun, jika semua cara ini tidak cukup ampuh untuk mengatasi insomnia, akupresur bisa menjadi pilihan alternatif yang patut dicoba.

Bagaimana cara akupresur mengatasi insomnia?
Akupresur merupakan teknik pijat dengan cara memberikan tekanan pada titik-titik tertentu di tubuh. Terapis akupresur menekan titik-titik ini menggunakan jari, telapak tangan, atau alat khusus yang terbuat dari kayu.

Prinsip akupresur sebenarnya mirip dengan akupunktur, yakni melancarkan aliran energi chi yang terdapat dalam tubuh Anda. Aliran energi chi yang terhambat dipercaya menjadi penyebab berbagai masalah kesehatan, termasuk insomnia.

Saat digunakan untuk mengatasi insomnia, akupresur akan memberikan beberapa efek positif bagi tubuh Anda. Di antaranya mengatasi tubuh yang tegang, membuat otot dan sendi lebih rileks, mengurangi cemas, serta meredakan nyeri dan rasa tak nyaman.

Teknik pijat ini juga dapat melancarkan peredaran darah, sistem getah bening, serta kinerja hormon. Dengan tubuh yang rileks dan sirkulasi yang lancar, tidur menjadi lebih nyenyak sehingga kualitas tidur pun meningkat.

Beragam titik akupresur guna mengatasi insomnia
Ada ratusan titik akupresur yang terdapat pada tubuh Anda. Di antara ratusan titik tersebut, berikut adalah beberapa titik akupresur yang dapat Anda tekan untuk mengatasi insomnia:

1. Spirit gate
Titik Akupresur Agar Tidur Lebih Nyenyak

Titik spirit gate terdapat pada lekukan di pergelangan tangan bagian luar, tepatnya di bawah jari kelingking. Untuk menemukan titik ini, raba pergelangan tangan Anda secara perlahan menggunakan ibu hari, kemudian ikuti langkah berikut:

– Tekan dengan lembut menggunakan gerakan memutar atau naik-turun.
– Lanjutkan selama 2-3 menit.
– Tekan dan tahan bagian kiri dari titik tersebut selama beberapa detik, lalu lakukan pada bagian kanan titik.
– Ulangi seluruh langkah tersebut pada pergelangan tangan sebelah kanan.

Baca Juga : Jenis Insomnia yang Mungkin Belum Anda Ketahui

2. Persimpangan tiga yin
Titik Akupresur Agar Tidur Lebih Nyenyak

Titik persimpangan tiga yin terdapat pada kaki bagian dalam, tepatnya di atas pergelangan kaki. Selain mengatasi insomnia, titik akupresur ini juga dapat digunakan untuk meredakan nyeri haid dan gangguan pada panggul.

Berikut langkah-langkah untuk melakukan akupresur pada titik ini:
– Tentukan titik persimpangan tiga yin pada kaki Anda. Caranya, tempelkan 4 jari tangan Anda di atas pergelangan kaki. Titik ini terdapat pada jari teratas.
– Tekan titik tersebut dengan dalam menggunakan gerakan memutar atau naik-turun.
– Lakukan selama 4-5 detik, lalu ulangi pada kaki satunya.

3. Wind pool
Titik Akupresur Agar Tidur Lebih Nyenyak

Titik wind pool terdapat pada sisi kanan dan kiri leher bagian belakang. Anda bisa menemukan titik ini dengan meraba sepasang tulang mastoid di belakang telinga. Susuri ke atas hingga Anda menemukan sepasang lekukan tepat di bawah kepala.

Anda dapat menekan kedua titik akupresur ini untuk mengatasi insomnia yang disebabkan oleh gangguan pernapasan, misalnya akibat batuk. Berikut langkah-langkahnya:

– Setelah menemukan titiknya pada leher Anda, tekan dengan kedua ibu jari.
– Pijat dengan gerakan memutar atau naik-turun selama 4-5 detik.
– Tarik dan embuskan napas dengan dalam selama memijat area tersebut.

4. Bubbling spring
Titik Akupresur Agar Tidur Lebih Nyenyak

Titik bubbling spring terdapat pada telapak kaki bagian atas. Titik ini terlihat jelas ketika jari kaki Anda menekuk ke dalam. Melakukan akupresur pada titik bubbling spring dipercaya efektif untuk mengatasi insomnia karena dapat memancing kantuk.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
– Awali dengan berbaring terlentang agar Anda bisa menekan telapak kaki menggunakan tangan.
– Raih kaki Anda dengan satu tangan, lalu tekuk jari kaki Anda ke dalam.
– Cari lekukan pada bagian atas telapak kaki Anda.
– Tekan lekukan tersebut dengan dalam, lalu pijat selama beberapa menit menggunakan gerakan memutar atau naik-turun.

Akupresur merupakan cara alami yang cukup menjanjikan untuk mengatasi insomnia. Pasalnya, metode ini membantu tubuh lebih rileks, melancarkan peredaran darah, dan mengendurkan otot-otot sehingga tubuh Anda lebih siap untuk tidur.

Namun, segera periksakan diri Anda apabila insomnia berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan bertambah parah. Insomnia parah bisa menandakan kondisi yang lebih serius dan membutuhkan penanganan medis.

Jenis Insomnia yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Jenis Insomnia yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Salutemondiale.web.id – Kebanyakan orang hanya tahu bahwa insomnia adalah masalah sulit tidur. Padahal sebenarnya, definisi ini kurang tepat. Insomnia adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan tidur berkualitas agar Anda bisa terbangun di pagi hari dengan semangat. Seseorang yang memiliki insomnia merasa kesulitan untuk terlelap di malam hari, tetap tertidur sepanjang malam, dan/atau tidak bisa tidur cukup lama sesuai dengan waktu yang dibutuhkan tubuh. Jenis insomnia pun ternyata ada banyak.

Jenis insomnia yang paling umum
Dirangkum dari International Classification of Sleep Disorder, ada sebelas jenis insomnia. Berikut ulasannya.

1. Susah tidur (sleep onset insomnia)
Anda dikatakan sulit tidur ketika Anda merasa sulit untuk mulai tidur. Anda sudah berbaring di kasur, sudah memejamkan mata dan siap untuk tidur, tapi tidak kunjung bisa terlelap. Akibatnya, Anda terus terbaring terjaga selama berjam-jam, menatapi gelapnya langit-langit rumah.

Sleep onset insomnia juga menyebabkan Anda sering terbangun di tengah malam dan sulit untuk kembali tidur lagi, dan/atau selalu bangun jauh lebih cepat dari yang diinginkan. Susah tidur ini bisa disebabkan oleh kondisi medis atau masalah psikologis, seperti stres berat atau gangguan kecemasan hingga depresi.

2. Insomnia
Insomnia adalah gangguan tidur yang menyebabkan Anda merasa sangat sulit untuk mulai tidur, sulit untuk tidur nyenyak, atau keduanya di saat yang bersamaan.

Kondisi ini bisa menjadi kronis sehingga membuat Anda sama sekali tak bisa tidur bahkan ketika Anda ingin tidur. Insomnia kronis bisa bertahan hingga setidaknya tiga malam berturut-turut dalam kurun waktu satu minggu dan berjalan selama sebulan atau lebih.

Jika mengalami insomnia, Anda biasanya akan bangun tidur dalam keadaan lelah, yang dapat mempengaruhi kemampuan Anda beraktivitas pada siang hari.

3. Insomnia akut
Gangguan tidur ini juga sering disebut dengan insomnia jangka pendek atau insomnia kambuhan. Insomnia akut dapat bertahan dari satu malam hingga beberapa minggu.

Penyebabnya bisa karena Anda sedang merasa stres. Jenis insomnia akut biasanya akan hilang setelah Anda bisa mengatasi biang stres tersebut. Namun, hal ini juga bisa disebabkan karena Anda berlebihan memikirkan sesuatu, termasuk ketika Anda terlalu gembira.

4. Insomnia anak-anak
Jenis insomnia ini terjadi ketika anak-anak tidak akan tidur kecuali orangtua atau pengasuhnya memaksa mereka untuk tidur. Jika anak-anak dibiasakan memiliki jam tidur, maka mereka akan cenderung memiliki jam tidur normal sedangkan anak-anak yang tidak dibiasakan memiliki jam tidur cenderung lebih mudah terbangun di malam hari.

5. Insomnia idiopatik
Insomnia idiopatik adalah gangguan tidur yang terjadi seumur hidup, dimulai saat bayi atau masa anak-anak dan berlanjut hingga dewasa. Jenis insomnia ini belum diketahui penyebabnya.

Hal ini mungkin disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang memengaruhi jam biologis tubuh Anda. Misalnya, hormon melatonin yang diproduksi terlalu sedikit di malam hari, sehingga Anda justru merasa segar bugar sepanjang malam.

6. Insomnia akibat obat-obatan atau zat kimia tertentu
Insomnia jenis ini biasanya diakibatkan oleh asupan stimulan dari konsumsi obat-obatan tertentu, kafein, alkohol, dan/atau makanan tertentu — misalnya, makanan pedas — sehingga Anda sukit tidur nyenyak.

Satu-satunya cara menghentikan insomnia ini adalah menghentikan penggunaan obat atau makanan dan minuman yang mengandung suatu senyawa kimia yang membuat Anda susah tidur.

7. Insomnia karena kondisi medis
Beberapa jenis gangguan jiwa dapat menyebabkan insomnia sebagai salah satu gejalanya. Misalnya saja, depresi, gangguan bipolar, dan gangguan kecemasan. ADHD, walaupun tidak tergolong sebagai penyakit mental, juga dapat menyebabkan masalah tidur.

Tingkat keparahan jenis insomnia ini berhubungan langsung dengan seberapa parah kondisi yang dialami. Namun biasanya, pengobatan kedua kondisi yang saling terkait ini akan dipisah — terlebih jika tingkat insomnia Anda parah.

Baca Juga : Beberapa Terapi Utama Untuk Mengobati Insomnia

8. Insomnia nonorganik
Jenis insomnia ini disebabkan oleh gangguan kesehatan mental dan faktor psikologis. Jenis insomnia nonorganik ini biasanya digunakan saat seseorang dengan insomnia tidak memenuhi kriteria untuk kesepuluh jenis insomnia lainnya.

9. Insomnia organik
Jenis insomnia ini disebabkan oleh gangguan medis, kondisi fisik, atau paparan senyawa kimia tertentu. Akan tetapi, penyebab pastinya tetap tidak jelas. Diperlukan pengujian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pastinya. Nama insomnia ini dapat digunakan untuk sementara sampai pasien mendapatkan diagnosis lebih lanjut.

10. Insomnia paradoks
Insomnia paradoks adalah keluhan insomnia berat. Orang dengan gangguan ini sering mengaku tidur cuma sebentar atau bahkan tidak tidur sama sekali selama semalam atau lebih. Terkadang pasien insomnia jenis ini juga merasa memiliki kesadaran yang kuat terhadap lingkungan atau mudah terjaga, gampang marah, dan terlalu bergairah.

Karakteristik utama dari jenis insomnia paradoks adalah Anda membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa tertidur, namun juga meremehkan total jam tidurnya.

11. Insomnia psikologis
Jenis insomnia ini disebabkan oleh gangguan kecemasan. Orang yang dihinggapi rasa cemas akan sulit untuk memulai tidur. Selain itu, rasa cemas juga dapat membuat seseorang menjadi kesulitan mempertahankan tidur, sehingga dia sering terbangun di tengah malam dan sulit untuk tidur kembali.

Kecemasan bisa diakibatkan oleh banyak hal, di antaranya stres karena kondisi keuangan, masa depan, dan cemas memikul tanggung jawab pekerjaan. Bahkan rasa cemas dan panik karena tidak bisa tidur pun dapat membuat seseorang jadi benar-benar tidak bisa tidur.

Beberapa Terapi Utama Untuk Mengobati Insomnia

Beberapa Terapi Utama Untuk Mengobati Insomnia

Salutemondiale.web.id – Obat tidur sering menjadi pilihan utama untuk mengobati insomnia. Namun obat tidur sebenarnya bukanlah solusi yang tepat karena efeknya dalam jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan. Itu sebabnya banyak dokter dan profesional kesehatan yang lebih menganjurkan Anda untuk melakukan terapi perilaku kognitif guna mengatasi masalah susah tidur Anda.

Sekilas tentang terapi perilaku kognitif (CBT)
Tujuan utama dari terapi perilaku kognitif (CBT) adalah mengubah pola pikir atau perilaku yang menyebabkan berbagai masalah dalam hidup seseorang. Nah pada umumnya, insomnia berakar dari gaya hidup tidak sehat dan pola tidur berantakan yang sudah berlangsung lama sehingga sulit untuk diubah.

Itu sebabnya terapi CBT akan dilakukan apabila gangguan tidur tidak juga membaik, bahkan setelah Anda mencoba berbagai macam cara untuk memperbaiki pola tidur Anda selama ini.

CBT untuk mengobati insomnia (Cognitive behavioral therapy for insomnia/ CBT-I) merupakan program terstruktur yang bertujuan untuk membantu Anda mengembangkan kebiasaan tidur yang baik dengan cara menghindari berbagai perilaku dan pemikiran negatif yang membuat Anda tidak bisa tidur nyenyak.

Langkah-langkah terapi CBT untuk mengobati insomnia :
CBT-I sendiri terdiri dari beberapa metode terapi untuk mengobati insomnia, di antaranya:

1. Terapi kontrol stimulus
Stimulus adalah segala sesuatu yang menyebabkan respon. Tujuan dari metode ini adalah agar Anda mendapat respon positif saat tidur di malam hari. Itu sebabnya, dokter atau terapis akan mengajarkan pasien untuk mengatur pikirannya agar dapat mengaitkan kamar tidur hanya dengan kegiatan tidur. Pasalnya, berbaring di tempat tidur dalam keadaan terjaga (misal sambil main HP atau laptop) bisa jadi kebiasaan buruk yang membuat Anda sulit tidur.

Metode ini akan mengajarkan Anda untuk menggunakan tempat tidur hanya untuk tidur dan aktivitas seksual. Jadi, Anda tidak boleh membaca, menonton TV atau melakukan hal lain selain tidur di atas tempat tidur Anda. Anda juga diajarkan untuk segera tidur jika sudah merasa sangat mengantuk.

Jika Anda tidak bisa tidur setelah 20 menit meski sudah berbaring di tempat tidur, Anda diharuskan untuk bangun dari tempat tidur dan melakukan suatu aktivitas santai. Misalnya meditasi. Bila kemudian Anda merasa ngantuk, barulah Anda bisa kembali tidur lagi.

2. Terapi restriksi tidur
Metode ini dilakukan dengan membatasi waktu tidur Anda hanya 5 jam per hari dari waktu tidur yang ideal 7 jam per hari. Hal ini dilakukan supaya Anda jadi kurang tidur dan kelelahan di malam hari.

Nah, keadaan tersetbulah yang justru akan membantu Anda tertidur lebih cepat dan bangun lebih sedikit di malam hari. Akibatnya, Anda jadi bisa tidur lebih nyenyak dan mendapatkan pola tidur Anda yang lebih stabil pada malam hari.

Jika waktu tidur Anda kian membaik, jam tidur Anda nantinya akan berangsur-angsur meningkat.

Baca Juga : Kehidupan Seks Dan Menopause

3. Terapi rileksasi
Terapi rileksasi mengajarkan Anda bagaimana caranya membuat pikiran dan tubuh santai untuk mengurangi stres dan kecemasan yang membuat Anda susah tidur nyenyak. Metode ini bisa digunakan baik siang hari maupun menjelang tidur dengan meditasi, latihan pernapasan, relaksasi otot, dan lain sebagainya.

Biasanya terapi rileksasi juga dilakukan bersamaan dengan biofeedback. Biofeedback sendiri merupakan alat sensor yang dipasang di tubuh pasien untuk mengukur tingkat ketegangan otot, denyut jantung, dan frekuensi gelombang otak pasien.

Metode ini mengharuskan Anda untuk fokus dan berkonsentrasi untuk melihat hasilnya. Beberapa orang mungkin bisa cepat mempelajari metode ini hanya dalam beberapa sesi saja. Namun, beberapa orang lainnya mungkin memerlukan banyak sesi untuk menguasai teknik ini.

4. Edukasi sleep hygiene
Dalam banyak kasus, gangguan tidur sering disebabkan karena kebiasaan buruk seperti merokok, minum terlalu banyak kafein dan alkohol, atau tidak berolahraga secara teratur. Nah dengan menerapkan metode ini, Anda dituntut untuk konsisten menjalankan pola hidup yang sehat.

Tidak hanya itu, terapi sleep hygiene juga akan memberikan berbagai tips dasar yang membantu Anda mengembangkan pola tidur yang sehat.

5. Terapi kognitif dan psikoterapi
Metode ini digunakan untuk membantu Anda mengidentifikasi pikiran dan perasaan negatif yang bisa membuat Anda jadi kesulitan untuk tidur. Nantinya Anda akan belajar bagaimana cara mengatasi pikiran negatif dan meningkatkan sikap dan kepercayaan diri yang positif. Hal ini membuat Anda berfokus untuk menyingkirkan semua kekhawatiran yang Anda rasakan dari pikiran Anda.

Dengan terapi CBT-I, orang yang memiliki insomnia akut tidak perlu lagi mengonsumsi obat tidur, yang berisiko membahayakan hidup mereka di kemudian hari. Menurut peneliti dari American College of Physician, CBT-I telah melalui berbagai fase percobaan sehingga cocok diterapkan pada orang-orang yang mengalami kesulitan tidur agar dapat bisa tidur nyenyak di malam hari.

Kehidupan Seks Dan Menopause

Kehidupan Seks Dan Menopause

salutemondiale.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kehidupan Seks Dan Menopause. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Kehidupan Seks Dan Menopause

Menopause dapat memengaruhi wanita dalam banyak hal. Berhubungan intim bersama pasangan merupakan hal yang tidak seharusnya dilupakan meski sudah menopause. Namun, apakah masih memungkinkan? Perlu kamu ketahui bahwa menopause bukanlah sebuag penyakit, tetapi sebagai waktu transformatif dalam kehidupan seorang wanita.

Secara klinis, menopause adalah akhir dari menstruasi bulanan yang teratur pada wanita. Salah satu gejala menopause yang paling diabaikan adalah menurunnya hasrat berhubungan intim. Kurangnya keinginan, kekeringan pada vagina, dan rasa sakit saat berhubungan seks dapat terjadi akibat perubahan kadar hormon. Nyatanya, berhubungan intim setelah menopause tetap bisa menyenangkan, lho!

Temukan Kembali Libido
Libido merupakan aspek kompleks dari seksualitas. Mungkin banyak orang yang tidak nyaman membahasnya, bahkan baru mencari tahu makna libido setelah menopause terjadi.Menemukan cara baru untuk mengubah gairan dan saat-saat menyenangkan, seperti terapi fisik panggul atau peremajaan laser vagina, juga mengembalikan keintiman dalam hubungan. Penggabungan perubahan gaya hidup, teknologi, dan obat-obatan dapat membantu mempertahankan gairah dengan pelumasan vagina dan perubahan jaringan vagina.

Kiat lain yang mungkin dapat dilakukan termasuk:

Mengubah rutinitas seksual.
Fokus pada pemanasan.
Penggunaan alat bantu seksual.

Jalankan Gaya Hidup Sehat
Selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, berolahraga merupakan cara untuk meningkatkan gairah seks. Rutin berolahraga merupakan salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan demi meningkatkan libido. Olahraga yang teratur diimbangi dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi serta istirahat yang cukup, tentunya merupakan kunci agar gairah seksual tetap terjaga di masa-masa menopause.

Ciptakan juga gaya hidup berpasangan yang lebih intim dan romantis. Menciptakan momen-momen keintiman berdua dengan pasangan merupakan salah satu kunci menjaga gairah seksual. Tunjukkan rasa cinta dan kasih sayang bersama pasangan dengan makan malam romantis. Ucapkan kalimat-kalimat yang menyenangkan dan romantis pada pasangan di pagi hari saat bangun tidur dan disertai dengan kecupan hangat dan belaian halus.

Sementara organ vital wanita mengalami kekeringan saat menopause, tidak ada salahnya untuk menyiapkan pelumas agar kegiatan hubungan intim lebih menyenangkan tanpa ada gangguan rasa sakit. Selain pelumas, pelembap khusus organ vital juga dapat digunakan secara teratur demi menjaga kelembapan di area organ intim.

Apapun yang terjadi, nikmatilah hidup bersama pasangan tersayang. Cobalah untuk menghadapi dan membicarakan masalah yang ada dengan pasangan agar terhindar dari stres. Dengan adanya stres, maka gairah seksual pun tentunya akan menurun drastis, sehingga kamu tidak dapat menikmati momen intim dengan pasangan.

Cobalah Sesuatu yang Baru
Kamu tidak perlu khawatir menopause dapat mengurangi gairah seksual. Kamu dapat mengatasinya dengan mencari tahu dan mencoba sesuatu yang baru pada saat berhubungan intim, seperti memulai untuk mencoba posisi seks yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Jangan lupa juga untuk mempertimbangkan faktor usia. Mencoba posisi baru sah-sah saja, tetapi faktor kenyamanan jangan dilupakan, ya! Karena usia tidak bisa bohong, maka gunakanlah bantal sebagai penyangga tulang agar lebih nyaman saat berhubungan intim.

Mungkinkah Wanita Hamil Setelah Menopause?

Saat usia reproduktif, tubuh wanita memiliki persediaan sel telur yang mencukupi dan pastinya sehat untuk dibuahi. Melansir dari Healthline, proses produksi sel telur yang sehat ini membutuhkan bantuan berbagai hormon seperti progesteron, estrogen, luteinizing hormone (LH), dan follicle hormone (FSH). Produksi sel telur ini disebut sebagai masa ovulasi, sehingga saat sel telur berhasil dibuahi oleh sperma laki-laki, maka kehamilan akan terjadi dan menstruasi tidak terjadi.

Namun, wanita yang sedang memasuki masa menopause tidak langsung berhenti menghasilkan sel telur. Memasuki fase menopause, kadar hormon estrogen dan progesteron perlahan berkurang dalam jangka waktu 1 hingga 2 tahun. Periode ini disebut perimenopause, ditandai dengan siklus menstruasi yang tidak beraturan. Kesuburan menurun karena ovulasi sulit terjadi, tetapi menstruasi masih terjadi jika hormon dalam jumlah yang optimal. Kebanyakan wanita mengalami menopause di usia 50 tahun atau lebih.

Di waktu ini, kadar LH dan FSH kamu tetap tinggi namun kadar estrogen dan progesteron tetap rendah. Ketidakseimbangan hormon ini membuat ovarium tidak melepaskan sel telur. Akibatnya, menstruasi berhenti total dan tidak dapat hamil lagi.

Jadi beberapa wanita yang belum sepenuhnya mengalami menopause, atau dalam masa perimenopause yang ditandai dengan menstruasi yang tidak teratur nyatanya masih dapat mengalami kehamilan. Perimenopause berlangsung selama beberapa tahun sampai tiba masa menopause.

Perubahan-Perubahan yang Terjadi Setelah Menopause
Selain berhentinya siklus menstruasi, menopause juga akan menyebabkan terjadinya berbagai perubahan di dalam tubuh wanita. Masa di mana perubahan ini terjadi disebut dengan masa perimenopause, biasanya berlangsung selama beberapa tahun sebelum menopause. Perimenopause umumnya dimulai saat seorang wanita berusia 40 tahun atau bisa juga lebih awal.

Durasi dan tingkat keparahan gejala yang muncul menjelang menopause bisa berbeda-beda antara satu wanita dengan yang lainnya. Memasuki masa menopause, ada berbagai perubahan serta gejala yang muncul, di antaranya:

1. Siklus Menstruasi
Salah satu perubahan yang pasti terjadi menjelang masa menopause adalah siklus menstruasi. Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang mengalami menstruasi yang tidak teratur. Menjelang menopause, wanita mungkin saja mengalami datang bulan lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya. Tanda menopause juga bisa dikenali melalui darah yang keluar menjadi lebih sedikit atau justru lebih banyak.

2. Penampilan Fisik
Ternyata, menopause juga menyebabkan wanita mengalami perubahan pada penampilan fisik. Menjelang masa ini, beberapa wanita akan mengalami rambut rontok, berat badan bertambah, payudara mengendur, serta kulit menjadi mudah kering.

3. Perubahan Psikologis
Tidak hanya pada fisik, menopause juga bisa menyebabkan seorang wanita mengalami perubahan psikologis. Menjelang habisnya siklus menstruasi, seorang wanita menjadi rentan mengalami gangguan, seperti insomnia alias sulit tidur di malam hari, depresi, serta perubahan suasana hati yang terjadi mendadak.

4. Perubahan Fisik
Selain penampilan, menopause juga bisa menyebabkan perubahan pada fisik wanita. Dalam hal ini, wanita menjadi lebih mudah merasa panas atau gerah karena mudah berkeringat. Kondisi ini disebut dengan hot flashes dan biasanya lebih sering terjadi pada malam hari. Kondisi ini juga menyebabkan wanita mengalami pusing, jantung berdebar, serta infeksi berulang pada saluran kemih.

5. Risiko Osteoporosis
Wanita yang sudah memasuki masa menopause juga lebih berisiko mengalami osteoporosis. Bahkan, wanita yang sudah memasuki masa menopause disebut memiliki risiko hingga 4 kali lebih besar mengalami penyakit ini. Hal ini disebut berkaitan dengan perubahan hormon yang terjadi, terutama hormon estrogen. Berkurangnya hormon estrogen memengaruhi risiko seorang wanita mengalami gangguan tulang, seperti osteoporosis atau osteoarthritis.

Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita

Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita

salutemondiale.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita

Organ Reproduksi Bagian Luar
Pada organ reproduksi bagian luar, terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

Mons Pubis, yaitu bagian terluar dari organ reproduksi pada perempuan. Bagian ini berbentuk segitiga yang melindungi tulang kemaluan atau simfisis pubis. Pada bagian ini terdapat jaringan lemak, jaringan kulit, jaringan ikat, kelenjar keringat, dan akar rambut.

Labia mayora, yang bisa disebut juga dengan bibir kemaluan. Bagian ini berupa lipatan yang menyerupai bibir. Berdasarkan letaknya, labia mayor dibedakan menjadi dua jenis, yaitu permukaan luar dan permukaan dalam. Pada bagian luar, labia mayora dilapisi dengan sel epitel bertanduk serta terdapat akar rambut. Sedangkan pada bagian dalam, labia mayora tampak licin karena terdapat banyak jaringan lemak, tidak mempunyai folikel rambut dan kelenjar keringat.

Labia minora, yang bisa disebut juga dengan bibir kecil pada kemaluan. Labia minora berada di sebelah labia mayora dan sebelum Miss V. Hal yang membedakan antara labia minora dan mayora hanya tidak terdapat akar rambut dan memiliki banyak pembuluh darah.

Klitoris, yaitu sebuah organ seksual yang berada dalam Miss V. Klitoris memiliki struktur yang sama dengan Mr P pada laki-laki. Keduanya berada dalam posisi yang sama pula. Bedanya, klitoris tumbuh ke arah dalam, sedangkan Mr P tumbuh ke arah luar.

Selaput dara, yaitu membran tipis yang menutupi lubang Miss V.
Vestibulum, yaitu rongga kemaluan yang terletak di labia minora dan merupakan muara dari saluran uretra dan lubang Miss V.

Organ Reproduksi Bagian Dalam
Organ reproduksi bagian dalam pada wanita terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

Miss V, yaitu organ seksual pada wanita yang berbentuk seperti tabung. Miss V memiliki fungsi dalam berhubungan secara seksual dan sebagai jalan lahir.

Uterus atau rahim, yaitu organ paling penting dalam sistem reproduksi wanita. Rahim terhubung dengan leher rahim atau serviks yang tersambung dengan Miss V dan tuba fallopi. Selama masa kehamilan, seluruh proses perkembangan bayi terjadi di dalam rahim.

Oviduk atau tuba fallopi, yaitu saluran yang menghubungkan ovarium atau sel telur menuju ke rahim. lalu sebagai tempat terjadinya fertilisasi oleh sperma dan ovum, sebagai tempat pertumbuhan atau pembelahan embrio sementara sebelum akhirnya melekat pada endometrium atau lapisan pada rahim.

Ovarium, yaitu indung telur yang berfungsi sebagai organ penghasil sel kelamin pada wanita. Organ ini berjumlah dua buah dan terletak di sisi kanan dan kiri dari rahim dan berbentuk bulat lonjong.

Masyarakat Indonesia memang dikenal sulit menerima hal-hal yang dianggap ‘nyeleneh’. Terlebih jika hal itu dianggap melanggar norma-norma keagamaan, seperti apa yang dilakukan Lucinta Luna. Tidak hanya di-bully terkait dirinya yang merupakan transgender, Lucinta Luna belakangan tengah ramai dibicarakan terkait kasus penyalahgunaan zat psikotropika.

Belakangan ini pun, Lucinta Luna mengaku bahwa dirinya mengalami menstruasi sebagaimana wanita pada umumnya. Hal ini terjadi karena ia tidak hanya menjalani operasi penggantian kelamin, tetapi juga melakukan transplantasi rahim. Orang-orang menjadi mempertanyakan kebenaran hal ini. Nah, berikut ini fakta mengenai transplantasi rahim yang mungkin masih banyak belum diketahui orang.

Lebih Besar Risiko Ketimbang Manfaatnya
Transplantasi rahim adalah prosedur bedah yang hingga saat ini masih dalam uji klinis. Pembedahan ini dilakukan untuk memperbesar kemungkinan seseorang untuk bisa hamil. Sayangnya, prosedur ini mengandung risiko yang jauh lebih besar daripada potensi manfaatnya.

Melansir UT Southwest Medical Center, banyak dokter kandungan yang tidak merekomendasikan transplantasi rahim. Mereka meyakini bahwa masih banyak cara yang bisa ditempuh untuk bisa memiliki anak. Hingga kini, transplantasi rahim tidak tersedia di luar tujuan penelitian. Salah satu lembaga penelitian yang berhasil mencetak kelahiran hidup dari transplantasi rahim adalah Cleveland Clinic. Namun, mereka pun menggunakan donor dari wanita yang baru saja meninggal untuk mengurangi risiko transplantasi yang terjadi jika dilakukan oleh pendonor yang masih hidup.

Baca Juga : Hindari Dan Waspadai Gangguan Pada Testosteron

Transplantasi organ adalah prosedur utama yang membutuhkan persiapan fisik dan mental yang besar. Beberapa risiko yang terkait dengan transplantasi rahim mirip dengan yang terkait dengan transplantasi organ lain. Usai menjalankan transplantasi rahim, seseorang harus mengonsumsi obat imunosupresan dengan dosis yang kuat untuk mencegah sistem imun tubuh menyerang organ baru yang dianggap sebagai benda asing.

Efek samping potensial dari obat imunosupresan juga sebanding dengan risiko prosedur penyelamatan nyawa seperti transplantasi jantung atau paru-paru. Namun, untuk prosedur pembedahan yang dimaksudkan untuk menghasilkan kehamilan, risikonya lebih besar daripada manfaat potensial. Meskipun dokter berusaha untuk mengoptimalkan perawatan obat ini sebelum kehamilan, obat-obatan ini malah dapat menyebabkan berat badan bayi yang lahir rendah, kelahiran prematur, dan peningkatan risiko cacat lahir.

Bukan Langkah Permanen
Faktanya, prosedur transplantasi rahim juga tidak dimaksudkan untuk menjadi hal yang permanen. Jika transplantasi berhasil, konsumsi obat imunosupresan dalam jangka panjang dikhawatirkan dapat mengancam jiwa. Jadi, seseorang harus menjalani histerektomi (pengangkatan rahim) setelah satu atau dua kehamilan.

Ini Prosedurnya
Prosedur transplantasi rahim bisa memakan waktu 6 hingga 8 jam. Sebelum melakukannya, wanita harus memulai dengan minum obat imunosupresan. Prosedur transplantasi menghubungkan pembuluh darah donor ke penerima donor. Jika penerima donor ingin memiliki anak dan rahim sudah siap, maka embrio akan dipindahkan. Beberapa bulan setelah transplantasi, penerima mulai mengalami menstruasi.

Rahim akan sepenuhnya siap setelah 6 bulan. Kehamilan yang terjadi terus dipantau dan persalinan dilakukan dengan operasi caesar. Setelah 1 hingga 2 kehamilan, rahim akan diangkat agar penerima donor menghentikan konsumsi obat imunosupresan.

1 2 3 4 12