Berbagai berita kesehatan umum, anak, reproduksi dan seks, kecantikan dan kebugaran, penyakit menular, dan produk serta layanan kesehatan di Indonesia.

Beberapa Hal yang Dapat Menyebabkan Sariawan Muncul Tiba tiba

Beberapa Hal yang Dapat Menyebabkan Sariawan Muncul Tiba tiba

Salutemondiale.web.id – Hampir setiap orang rasanya pernah punya sariawan. Di mana pun kemunculannya, sariawan dapat menyebabkan rasa nyeri yang menyiksa. Selain karena tergigit, sariawan ternyata juga bisa disebabkan oleh beragam kondisi lain yang mungkin tidak pernah Anda duga sebelumnya. Penasaran apa saja? Yuk, ketahui beragam penyebab sariawan dalam ulasan berikut.

Berbagai hal penyebab sariawan

Sariawan adalah luka terbuka yang muncul di sekitar jaringan lunak dalam mulut, seperti lidah, gusi, pipi, dan langit-langit mulut.

Umumnya sariawan berbentuk bulat atau oval. Bagian tengahnya biasanya berwarna keputihan atau kekuningan, sementara tepiannya berwarna kemerahan.

Kemunculannya bisa hanya di satu bagian atau beberapa buah sekaligus. Tidak seperti herpes mulut, sariawan bukanlah penyakit yang menular dan cenderung mudah diobati.

Biasanya, seseorang mengalami sariawan akibat lidah dan pipi yang tidak sengaja tergigit. Namun, ternyata ada banyak hal lain yang tanpa disadari dapat menyebabkan sariawan.

Berikut berbagai penyebab sariawan yang perlu Anda ketahui.

1. Menyikat gigi terlalu keras

Anda mungkin merasa semakin mengerahkan tenaga untuk menyikat gigi hasilnya terjamin lebih bersih dan kinclong.

Padahal, menyikat gigi terlalu keras malah dapat menyebabkan gusi dan jaringan lunak di dalam mulut terluka hingga mungin berdarah. Alhasil, timbullah sariawan.

Penting untuk dipahami bahwa rongga mulut Anda terdiri dari jaringan lunak yang tipis. Itu sebabnya, gesekan dan benturan keras yang mengenai mulut sangat mungkin menyebabkan sariawan.

Ingat! Anda memang dianjurkan untuk rajin sikat gigi. Namun, pastikan bahwa Anda menyikat gigi dengan teknik yang tepat dan benar. Tak perlu buru-buru dan terlalu kencang ketika menyikat gigi.

Sikatlah gigi Anda dengan lembut dan perlahan. Selain gigi dan gusi senantiasa sehat, Anda pun terhindar dari risiko sariawan.

2. Baru pasang kawat gigi

Setiap prosedur medis tentu memiliki efek samping. Nah, salah satu efek samping dari pasang kawat gigi yang paling umum adalah sariawan. Biasanya sariawan muncul di minggu awal pemakaian atau setelah kawat gigi dikencangkan.

Gesekan antar kawat atau bracket dengan sisi dalam pipi, gusi, lidah, atau bibir dapat menyebabkan luka. Luka inilah yang menjadi penyebab sariawan.

Rasa nyeri akibat sariawan karena pakai behel dapat dikurangi dengan berkumur air dingin. Mengompreskan es batu di bagian mulut yang bermasalah juga dapat mengurangi nyeri dan peradangan di mulut.

Baca Juga : Beberapa Kebiasaan yang Bisa Bantu Mencegah Munculnya Varises

3. Mulut kering

Anda mungkin tak pernah mengira bahwa selain membuat napas bau, mulut kering juga bisa jadi penyebab sariawan.

Jika mulut Anda kering, maka bakteri dan kuman akan lebih mudah untuk tumbuh dan berkembang di sana. Pertumbuhan bakteri dan kuman yang tidak terkendali inilah yang membuat Anda lebih rentan mengalami peradangan atau infeksi di mulut.

Guna mencegah mulut kering, pastikan Anda banyak minum air putih setiap hari. Tidak ada takaran pasti seberapa banyak Anda harus minum. Pada prinsipnya, minumlah setiap kali Anda merasa haus.

4. Kekurangan vitamin

Sering sariawan tanpa sebab? Bisa jadi penyebabnya karena Anda kekurangan vitamin B.

Ya, asupan vitamin B-3 (niasin), vitamin B-9 (asam folat), dan vitamin B-12 (cobalamin) yang rendah bisa menjadi penyebab sariawan. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa asupan zinc, kalsium, dan zat besi yang rendah dapat memicu atau bahkan memparah sariawan.

Pada dasarnya, ketika Anda tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, fungsi respon imun akan menurun. Nah, hal inilah yang menyebabkan Anda sangat mudah terkena sariawan.

Maka dari itu, penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda dengan baik. Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang kaya vitamin dan mineral setiap hari.

5. Alergi makanan

Coba ingat-ingat lagi makanan yang Anda makan belakangan. Barangkali Anda mengonsumsi makanan yang tidak sengaja memicu reaksi alergi. Tak hanya membuat sekujur tubuh jadi gatal-gatal, alergi makanan juga bisa jadi penyebab sariawan.

Alergi makanan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh merespon makanan yang sebenarnya tidak berbahaya. Ada banyak sekali jenis alergi makanan. Namun, susu, telur, cokelat, dan makanan laut merupakan sejumlah makanan yang paling sering memicu alergi.

Menghindari makanan pemicu alergi merupakan cara terbaik untuk mencegah sariawan.

6. Iritasi di mulut

Suka makan makanan yang asam dan pedas? Hati-hati. Kedua jenis makanan ini dapat menjadi penyebab sariawan, lho! Bahkan, makanan yang serba pedas dan asam juga dapat memperburuk gejala sariawan yang Anda alami.

Kenapa begitu? Faktanya, makanan yang terlalu asam dan pedas dapat mengiritasi jaringan lunak di dalam mulut. Nah, hal inilah yang memicu luka di mulut.

Ternyata bukan hanya makanan yang jadi penyebabnya. Iritasi di mulut juga bisa disebabkan karena Anda mengunyah tembakau.

Penggunaan pasta gigi yang mengandung sodium lauryl sulfate juga dapat menyebabkan hal serupa. Maka, coba teliti lagi kandungan pasta gigi yang Anda gunakan setiap hari.

Bagi beberapa orang, kandungan sodium lauryl sulfate di dalam pasta gigi dapat menyebabkan iritasi yang pada akhirnya memicu sariawan.

7. Perubahan hormon

Tahukah Anda bahwa wanita lebih mungkin mengalami sariawan dibandingkan pria? Tanpa disadari, perubahan hormon yang dialami wanita ketika menstruasi bulanan, kehamilan, dan menopause bisa jadi penyebab sariawan.

Ya, perubahan hormon progesteron pada masa-masa tersebut memengaruhi sirkulasi darah di area mulut. Hal ini menyebabkan jaringan lunak di dalam mulut lebih sensitif.

Bahkan tak hanya sariawan. Perubahan hormon di masa-masa tersebut membuat wanita lebih rentan mengalami berbagai masalah mulut. Misalnya saja, gusi meradang, bengkak, dan berdarah.

Beberapa Kebiasaan yang Bisa Bantu Mencegah Munculnya Varises

Beberapa Kebiasaan yang Bisa Bantu Mencegah Munculnya Varises

Salutemondiale.web.id – Varises merupakan suatu keadaan atau kondisi dimana terjadi pembengkakan pembuluh vena yang muncul di permukaan kulit pada bagian kaki. Namun tak menutup kemungkinan kalau varises bisa muncul di anggota tubuh lainnya.

Varises disebabkan oleh pembengkakan atau pelebaran pembuluh vena yang disebebakan adanya penumpukan darah di dalam pembuluh tersebut. Umumnya varises ditandai dengan pembuluh vena yang berwarna ungu atau biru gelap, dan tampak bengkak atau meninjol di kulit.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada perempuan dibandingkakn laki-laki. Banyak faktor yang bisa menyebabkan munculnya varises di kulit. Beberapa faktor yang bisa menjadikan seseorang mendapatkan varises karena pertambahan usia, berat badan berlebih, keturunan, serta kebiasaan buruk yang mengganggu kerja pembuluh vena.

Nah, salah satu faktor umum penyebab munculnya varises adalah kebiasaan buruk yang kerap dianggap sepele. Sebelum hal ini terjadi, ada baiknya untuk mulai menghindarinya.

Berikut ini ada beberapa kebiasaan yang bisa kamu lakukan untuk mengindari munculnya varises,

Penyebab Munculnya Varises

Penyebab varises yang muncul pada kulit seseorang diakibatkan karena lemah atau rusaknya katup vena. Ya, rusaknya katup vena menyebabkan darah berbalik arah dan terjadi penumpukan darah di dalam pembuluh vena. Penumpukan inilah yang kemudian menyebabkan pembuluh vena menjadi melebar.

Pembuluh vena memiliki fungsi untuk mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung. Di dalam pembuluh vena terdapat katup yang berfungsi sebagai pintu satu arah, sehingga darah yang telah melewatinya tidak dapat kembali lagi.

Setelah mengetahui penyebab munculnya varises, maka mulai kini kamu bisa menghindari agar varises tidak muncul. Kamu bisa melakukan atau menerapkan beberapa kebiasaan yang bisa mencegah munculnya varises.

Baca Juga : Beberapa Tanda Anak Terkena Cacingan

Jangan terlalu banyak makan garam

Kebiasaan yang bisa kamu lakukan untuk mencegah munculnya varises bermula dari memulai kebiasaan untuk mengonsumsi makanan yang sehat. Kerap dianggap sepele, ternyata salah satu kebiasaan makan dengan banyak mengonsumsi garam atau makanan yang mengandung sodium tidak baik yang biasanya didapatkan dari Bisnic Holic yang saat ini mulai terkenal di Indonesia.

Ya, ini merupakan salah satu penyebab utama munculnya varises di kulit. Ini dikarenakan garam atau makanan yang mengandung sodium menyebabkan tubuh menahan air. Jadi, dengan mengurangi makanan yang asin dan gurih bisa meminimalisasi situasi tersebut.

Untuk itu, kamu bisa menggantinya dengan zat kalium karena dapat membantu mengurangi retensi air di dalam tubuh seperti mengonsumsi kacang almond, kentang, ikan seperti tuna atau salmon, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan.

Hindari Merokok

Selain pola makan yang buruk, kebiasaan merokok juga bisa mengakibatkan munculnya varises. Hal ini dikarenakan adanya kandungan berbahaya yang ada di dalam rokok yang bisa membuat pembuluh darah menjadi kaku dan lebih sempit, sehingga tidak menjadi elastis lagi.

Oleh karena itu, penting untuk tidak merokok, untuk menghindari munculnya varises.

Hindari Duduk dan Berdiri Terlalu Lama

Posisi duduk atau berdiri yang dilakukan terlalu lama juga bisa menyebabkan varises. Hal ini bisa terjadi karena kedua posisi tersebut dapat mempersulit sirkulasi darah di kaki, sehingga tekanan pada pembuluh darah pun meningkat.

Kondisi inilah yang menyebabkan darah menggumpal, mulai dari pergelangan kaki hingga betis dan membuatnya bengkak serta lebih pegal. Untuk itu, apabila memang kegiatan yang kamu kerjakan memaksakan untuk berdiri atau duduk lebih lama, kamu bisa menyempatkan untuk mengistirahatkan kaki sebentar. Kamu bisa meluruskannya atau sekadar menggerak-gerakkan kaki agar dapat memperlancar pembuluh darah.

Hindari Mengenakan Pakaian Ketat dan Sepatu yang Tinggi

Kebiasaan lainnya yang bisa membuat munculnya varises adalah pemakaian baju ketat. Pakaian yang ketat bisa menghambat aliran darah di tubuh. Bila kamu memakai pakaian yang lebih longgar, maka sirkulasi darah kemungkinan akan lebih lancar mengalir ke seluruh tubuh.

Tak hanya pemakaian baju yang ketat, penggunaan sepatu dengan hak tinggi juga dapat memberatkan tumit sehingga aliran darah menjadi terhambat. Nah, untuk menghindari hal ini terjadi, lebih baik kamu menggunakan alas kaki yang normal atau datar untuk memperlancar sirkulasi darah.

Olahraga Secara Rutin

Kebiasaan yang sangat ampuh untuk mencegah munculnya varises adalah berolahraga dengan berjalan kaki. Selain itu, melakukan gerakan yoga juga bisa dilakukan untuk mencegah munculnya varises. Pose seperti headstand, shoulder stand, atau legs-up-the-wall bisa kamu praktikkan untuk mencegah munculnya varises.

Ya, gerakan-gerakan ini bisa membantu meregangkan dan mengencangkan otot-otot pada betis dan paha belakang. Otot inilah yang dapat membantu melancarkan sirkulasi pembuluh darah vena.

Nah, setelah melakukan olahraga kesukaan kamu, ada baiknya untuk meluruskan kaki. Selama berolahraga kamu kerap melakukan banyak pergerakan, jadi alangkah baiknya untuk tidak melipat kaki setelah berolahraga.

Kebiasaan melipat kaki setelah berolahraga bisa membuat sirkulasi pembuluh vena terganggu. Maka penting sekali untuk meluruskan kaki, untuk menjaga sirkulasi pembuluh darah vena tetap stabil. Bila ini dilakukan, maka risiko munculnya varises sangat kecil.

Beberapa Tanda Anak Terkena Cacingan

Beberapa Tanda Anak Terkena Cacingan

Salutemondiale.web.id – Terkena cacingan menjadi salah satu masalah yang kerap dihadapi anak-anak. Ini juga menjadi salah satu masalah yang membuat orangtua merasa khawatir. Meski kelihatannya sepele, cacingan merupakan masalah kesehatan yang cukup serius jika dibiarkan dan tanpa ada penanganan serius.

Biasanya anak rentan terkena cacingan karena masalah kebersihan. Apalagi jika anak sering bermain di tempat yang terkontaminasi telur cacing, maka sangat besar risikonya mengalami cacingan.

Tanda anak terkena cacingan secara umum bisa dilihat gejalanya. Jika orangtua tak berhati-hati dengan masalah kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak, maka anak pun bisa terkena cacingan.

Berikut beberapa tanda anak terkena cacingan,

Gatal Pada Bagian Anus

Tanda anak terkena cacingan yang pertama adalah gatal pada bagian anus yang terus menerus. Anak-anak terbiasa bermain di tanah yang kotor dan tidak membersihkan tangan serta tubuhnya dengan baik.

Oleh karena itu, anak rentan diserang oleh jenis cacing kremi. Serangan cacing kremi inilah yang mengakibatkan gatal yang terjadi terus menerus di area sekitar anus pada anak. Bahkan intensitas rasa gatal biasanya dapat meningkat pada malam hari atau di pagi hari saat cacing mencapai anus untuk bertelur.

Gejala ini perlu untuk segera diatasi agar anak tidak merasakan nyeri dan malah mengakibatkan iritasi pada anus nantinya. Orang tua wajib memperhatikan kesehatan anak, terutama terkait dengan masalah cacingan ini.

Baca Juga : Manfaat Jahe Merah Dan Perbedaannya Dengan Jahe Putih

Tidur Tidak Nyenyak

Anak yang menderita cacingan memiliki kualitas tidur yang buruk. Ini karena anak tidak merasa nyaman saat tidur. Gejala ini berkaitan dengan sakit perut dan rasa gatal pada anus yang dialami anak.

Karena masalah tersebut, anak jadi susah tidur. Bila anak sering sekali sulit untuk tidur nyenyak dan gampang gelisah, bisa jadi dia sedang terkena penyakit cacingan ini. Sebaiknya segera periksakan si anak ke dokter untuk perawatan kesehatannya.

Sering Meludah dan Nafsu Makan Berkurang
Tanda anak terkena cacingan selanjutnya adalah sering meludah dan nafsu makan berkurang. Munculnya kebiasaan sering meludah bisa disebabkan oleh peningkatan air liur karena cacing.

Bila anak makin sering meludah, coba waspadai gejala cacingan. Cacingan juga bisa ditandai dengan gejala penurunan nafsu makan. Berat badan anak pun jadi sulit naik.

Sakit Perut

Tanda anak terkena cacingan selanjutnya adalah sakit perut. Memang sakit perut pada anak bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satu penyebabnya adalah infeksi cacing.

Biasanya sakit perut yang ditimbulkan karena cacingan muncul secara beruluang kali tapi dalam tingkat yang tidak begitu parah. Bila anak sering merasa sakit perut, sudah sebaiknya orang tua segera memeriksakannya ke dokter agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

Badan Kurus dan Ruam pada Kulit
Salah satu tanda anak terkena cacingan yang sudah biasa diketahui orang-orang adalah badan kurus. Hal ini terjadi karena zat nutrisi yang semestinya digunakan untuk pertumbuhan anak malah diserap oleh cacing.

Oleh karena itu, banyak orang yang mengatakan bahwa anak yang kurus bisa jadi terkena infeksi cacing. Walaupun tidak semua anak yang kurus berarti terkena cacingan.

Selain itu, gejala ruam pada kulit juga merupakan salah satu tanda anak terkena cacingan. Mual, demam, tubuh yang tampak lemas, dan feses yang berbau sangat busuk juga bisa termasuk dalam gejala anak cacingan.

Bila anak menunjukkan sebagian atau hampir semua gejala dan tanda di atas, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Manfaat Jahe Merah Dan Perbedaannya Dengan Jahe Putih

Manfaat Jahe Merah Dan Perbedaannya Dengan Jahe Putih

Salutemondiale.web.id – Jahe adalah tanaman obat yang telah dikenal sejak dulu kala karena berbagai kandungannya yang baik untuk tubuh. Ada berbagai macam jenis jahe, salah satu yang paling banyak dikenal adalah jahe merah.

Jahe merah berbeda dengan jahe putih yang biasa digunakan sebagai masak karena memiliki aroma khas yang menyegarkan. Jahe merah merupakan salah satu jenis jahe dengan kandungan nutrisi yang sangat kuat dibandingkan dengan jenis jahe lainnya.

Manfaat jahe merah tidak lepas dari kandungan berbagai macam nutrisi. Salah satu kandungan nutrisi yang paling banyak terdapat dalam jahe merah adalah minyak atsiri. Dalam sgei bentuk, jahe merah dan jehe putih tidak terlalu berbeda, bedanya hanya terletak pada warna saja.

Berikut beberapa manfaat jahe merah,

Meredakan Nyeri Otot dan Sendi

Manfaat jahe merah yang pertama adalah dapat meredakan nyeri otot dan nyeri sendi. Jadi jahe merah tidak hanya bermanfaat sebahi minuman penghangat di kala cuaca dingin saja.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh American College of Rheumatology membuktikan bahwa ekstrak jahe dapat membantu mengurangi gejala nyeri otot. Bahkan jahe lebih efekti mengurangi peradangan dalam tubuh dibandingkan dengan obat anti inflamasi non steroid.

Jadi bagi orang-orang yang mengalami penyakit nyeri rematik, manfaat jahe merah akan sangat baik untuk meredakan gejalanya. Namun perlu juga dikombinasikan dengan berbagai bahan lainnya seperti temu lawak, kumis kucing, cabe jawa, dan daun komfrey, yang direbus secara bersamaan.

Minum jahe merah secara rutin akan meredakan rematik yang diderita. Beberapa komponen aktif dalam jahe yang dapat menurunkan leukotrien dan portaglandin yang memicu peradangan di antaranya gingerol, gingerdione, dan zingeron. Selain itu, jahe merah juga mengandung oleoresin yang lebih tinggi dari jahe lainnya, di mana oleoresin juga dapat bekerja sebagai antiperadangan.

Baca Juga : Beberapa Bahaya Menggunakan Earphone Bagi Kesehatan

Mengatasi Masalah Pencernaan

Manfaat jahe merah selanjutnya adalah untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan. Hal ini sebenarnya sudah diterapkan zaman dahulu. Jahe merah maupun jahe putih sudah menjadi obat herbal alami yang digunakan untuk memperlancar sekaligus mengatas berbagai masalah pencernaan.

Manfaat jahe merah ini didukung oleh ekstrak minyak jahe merah dapat melindungi sistem pencernaan kamu dari bakteri. Dengan begitu, sistem pencernaan dapat bekerja dengan baik dan masalah pencernaan seperti sakit perut tidak akan muncul lagi.

Agen antibakteri yang ada dalam jahe seperti Escherichia coli, Salmonella enteriditis, dan Staphylococcus aureus dapat melawan bakteri jahat. Bahkan manfaat jahe merah juga bisa digunakan untuk mengatasi flu dan batuk.

Mengobati Asam Urat

Manfaat jahe merah ternyata juga bisa membantu menurunkan asam urat. Bahkan jahe merah masuk dalam 10 daftar tanaman herbal yang efektif untuk mengobati asam urat. Seperti yang dirilis di laman website resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES RI).

Penyakit asam urat bisanya terjadi karena adanya penumpukan asam urat pada persendian yang menyebabkan peradangan dan timbul rasa nyeri. Jahe merah dapat membantu mengurangi peradangan di sendi dan membuang tumpukan asam urat dengan memperlancar sirkulasi darah. Dengan begitu, asam urat yang tinggi dapat berangsur-angsur pulih dan normal kembali.

Meningkatkan Kesuburan Pria

Manfaat jahe merah berikutnya adalah dapat meningkatkan kesuburan pria. Hal ini berkaitan dengan kandungan minyak atsiri pada jahe merah yang memiliki efek afrodisiak. Sehingga berbagai gangguan reproduksi yang biasa dialami pria dapat teratasi.

Afrodisiak sendiri merupakan zat kimia yang digunakan merangsang daya seksual dengan cara meningkatkan serta melancarkan sirkulasi aliran darah dalam tubuh. Apabila sirkulasi darah meningkat, maka kemungkinan aliran darah di daerah lemin juga meningkat. Alhasil, pria pun memungkinkan untuk mengalami ereksi.

Selain itu, jahe merah juga memiliki kandungan antioksidan yang diyakini dapat meningkatkan jumlah hormone testosteron pada pria. Hal inilah yang menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesuburan pria.

Perbedaan Jahe Putih dan Jahe Merah

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, perbedaan yang paling mendasar pada jahe merah dan jahe putih adalah pada warnanya. Jahe putih memiliki rimpang yang besar dengan warna putih kekuningan.

Selain itu, jahe putih sudah bisa diolah sejak usianya masih terbilang agak muda, jadi tidak perlu menunggu hingga tua, baik kamu ingin mengonsumsinya secara langsung maupun diolah menjadi berbagai makanan dan minuman lainnya.

Sedangkan jahe merah mempunyai kulit rimpang berwarna hijau kemerahan dengan bagian dalam berwarna merah muda hingga kuning. Ukuran rimpang jahe merah lebih kecil dibandingkan jahe putih.

Selain itu, jahe merah memiliki rasa yang lebih pedas dan lebih pahit dari jahe biasa. Kemudian, jahe merah hanya dipanen setelah berumur agak tua dan cocok dijadikan untuk ramuan obat-obatan.

Beberapa Bahaya Menggunakan Earphone Bagi Kesehatan

Beberapa Bahaya Menggunakan Earphone Bagi Kesehatan

Salutemondiale.web.id – Penggunaan earphone pada dasarnya sering digunakan untuk mendengarkan musik atau radio yang dihubungkan melalui perangkat lain seperti handphone. Tak hanya itu, earphone juga sering digunakan untuk mempermudah menelpon.

Penggunaan earphone sebagai alat bantu untuk mendengarkan sesuatu ini dipilih karena bagi penggunanya bisa mendapatkan kenyamanan. Bentuknya yang simpel dan sederhana menjadikan banyak orang memilih produk ini untuk mendengarkan suara dari balik perangkat seperti handphone.

Sebagai alat yang dirasa sangat menguntungkan, tak banyak orang yang kemudian tidak bisa lepas untuk menggunakannya. Banyak orang yang menggunakan earphone hingga lupa waktu alias tidak ada batasan waktu.

Alih-alih ingin mendapatkan kenyamanan saat melakukan beragam aktivitas, ternyata ada dampak buruk bagi kesehatan dari keseringan menggunakan earphone.

Nah, sebelum masalah kesehatan muncul pada dirimu, ada baiknya kamu untuk mengetahui beberapa dampak buruk kesehatan karena sering menggunakan earphone. Berikut ini beberapa bahaya menggunakan earphone terlalu sering bagi kesehatan.

Kerusakan Permanen pada Telinga

Bahaya menggunakan earphone yang pertama adalah gangguan pendengaran. Penggunaan earphone yang terlalu sering ini biasanya banyak ditemui pada mereka yang masih muda atau remaja. Maka risiko munculnya gangguan pada telinga sangatlah besar.

Hal ini mungkin saja terjadi dikarenakan telinga kamu sudah tidak kuat lagi menaggung beban suara keras yang dihasilkan melalui earphone. Paparan suara berulang menyebabkan kerusakan telinga bagian dalam, yang pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan masalah kesehatan terkait pendengaran lainnya.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksan dan mengatur level volume earphone sebelum mengenakannya. Selain itu, jangan terlalu sering menggunakan earphone dengan volume yang tinggi.

Infeksi Telinga

Earphone difungsikan digunakan untuk telinga, maka sangat memungkinkan penyebaran kuman atau bakteri di sekitar area pendengaranmu. Tak jarang, orang memperhatikan kebersihan dari earphone ini. Padahal ini memungkinkan earphone menjadi tempat bakteri berkembang biak.

Sering meminjamkan atau meminjam earphone, memberi kemungkinan untuk tertular banteri penyebab infeksi telinga. Oleh karena itu, sebisa mungkin kamu hanya menggunakan earphone secara pribadi saja. Bila kamu terpaksa untuk meminjam earphone, pastikan untuk membersihkannya terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

Baca Juga : Beberapa Penyebab Janin Tidak Berkembang

Penyebaran Kuman Masuk ke Telinga

Earphone merupakan salah satu benda yang memiliki kandungan kuman tinggi. Bagaimana tidak, ini dikarenakan earphone merupakan dari sekian benda yang sering diletakkan pada udara terbuka tanpa perlindungan dan juga jarang dibersihkan.

Maka tak heran kalau earphone menjadi salah satu sarang tempat tinggal kuman dan juga bakteri. Nah, apabila kamu memakai earphone terlalu lama, maka bisa dipastikan kuman atau bakteri dari luar akan bebas masuk ke dalam tubuh melalui telinga. Inilah yang menyebabkan banyak sekali gangguan kesehatan bisa terjadi.

Kerusakan Otak

Gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh earphone dapat menyebabkan bahaya serius bagi otak. Hal ini dikarenakan telinga bagian dalam terhubung langsung dengan otak, sehingga infeksi sekecil apapun pada bagian dalam telinga dapat memberi pengaruh pada otak.

Efek awalnya biasanya muncul sakit kepala. Dampaknya berakibat juga dengan infeksi telinga bagian dalam, secara langsung memengaruhi otak dan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.

Telinga Menjadi Lelah

Kelelahan pada telinga merupakan kondisi dimana telinga terlalu banyak menerima stimulus dari suara secara bersamaan dan terus menerus. Kelelahan pada telinga dapat menyebabkan sistem pendengaranmu menjadi tidak nyaman dan terasa sulit dalam menangkap gelombang suara.

Oleh karena itu, ada baiknya untuk tidak langsung memasukkan earphone atau menyisipkan langsung ke saluran telinga. Meskipun akan memberikan suara atau audio yang baik, tetapi kebiasaan ini akan meningkatkan kemungkinan gangguan pendengaran.

Selain itu, perhatikan juga durasi pemakaian earphone. Disarankan bagi kamu untuk beristirahat sejenak di setiap jamnya untuk membantu telinga pulih dari gelombang suara yang dihasilkan oleh earphone.

Beberapa Penyebab Janin Tidak Berkembang

Beberapa Penyebab Janin Tidak Berkembang

Salutemondiale.web.id – Seorang calon ibu harus atau wajib mengetahui perbedaan kehamilan kosong yang sering dianggap sebagai janin tidak berkembang dengan janin tumbuh lambat atau disebut juga dengan IUGR (Intrauterine Growth Restriction).

Penyebab janin tidak berkembang bisa terjadi karena faktor genetik dan gaya hidup. Seorang ibu wajib menjaga kesehatannya agar bayi yang dikandungnya tubuh dengan normal dan sehat, begitu pula dengan ayah juga harus menjaga gaya hidupnya untuk lebih sehat.

Berikut beberapa pembahasan mengenai apa penyebab janin tidak berkembang,

Perbedaan Kehamilan Kosong (Blighted Ovum) dan Keterlambatan Pertumbuhan Fisik Janin (IUGR).

Blighted ovum atau kehamilan kosong adalah kondisi di mana, telur yang ada di dalam rahim berhasil dibuahi oleh sperma, tetapi ia tidak berkembang menjadi embrio, sehingga pada usia tertentu, kehamilan berhenti.

Hal ini seringkali menyebabkan keguguran dan pendarahan hebat. Blighted ovum atau yang selanjutnya disebut BO biasanya terjadi pada usia kehamilan trimester pertama. Normal dialami oleh wanita sekali dalam beberapa kali kehamilan.

Dalam kehamilan usia 5-6 minggu, seharusnya embrio sudah bisa dilihat dengan USG. Namun dalam kasus BO ini, embrio tidak hadir dan fetus hanya berkembang 18 milimeter besarnya.

Sedangkan IUGR atau intrauterine growth restriction adalah pertumbuhan fisik janin yang tidak sesuai dengan usia perkembangannya, dalam artian lain keterlambatan pertumbuhan fisik janin.

IUGR merupakan kondisi yang menandakan bahwa janin tumbuh lambat dibandingkan yang seharusnya saat berada dalam kandungan selama kehamilan. IUGR juga dikenal dengan istilah kecil masa kehamilan.

Baca Juga : Manfaat Tomat Untuk Kecantikan

Penyebab Janin Tidak Berkembang

Kelainan Kromosom

Penyebab janin tidak berkembang atau kehamilan kosong yang utama adalah adanya kelainan atau masalah pada kromosom yang dipengaruhi oleh gen. Biasanya masalah ini timbul karena kualitas sperma atau telur yang buruk dan pembentukan sel yang tidak normal. Hal ini mempengaruhi tubuh untuk menghentikan proses kehamilan dan menyebabkan janin tidak berkembang.

Kualitas sperma dan telur sendiri juga dipengaruhi oleh kondisi kesehatan serta asupan nutrisi pasangan suami istri, yang pada akhirnya menjadi penyebab janin tidak berkembang.

Ketika tubuh mengalami stres atau asupan nutrisi kurang, maka kualitas sperma dan telur cenderung menurun. Selain itu, kualitas sperma dan telur ini juga dipengaruhi oleh konsumsi obat-obatan tertentu, asupan alkohol, berat badan, diet yang tidak sehat serta konsumsi rokok.

Infeksi dan Penyakit

Sealin itu, infeksi juga bisa menjadi penyebab janin tidak berkembang atau kehamilan kosong. Beberapa penyakit dan infeksi yang dialami ibu hamil juga bisa menjadi penyebab janin tidak berkembang.

Misalnya jika janin terinfeksi sifilis atau infeksi bakteri menular seksual, cytomegalovirus atau infeksi virus yang memiliki dampak signifikan ketika kekebalan tubuh lemah selama kehamilan, serta toksoplasmosis atau infeksi dengan parasit yang ditularkan terutama melalui kontak dengan hewan.

Infeksi-infeksi ini bahkan tidak hanya berbahaya bagi janin, tapi juga bagi ibu hamil. Berbagai infeksi virus maupun bakteri dapat menyebabkan gangguan penglihatan dan pendengaran juga pada ibu hamil.

Plasenta Tidak Berfungsi Optimal

Penyebab janin tidak berkembang selanjutnya adalah plasenta tidak berfungsi dengan optimal. Saat plasenta tidak berfungsi dengan normal atau insufisiensi plasenta adalah suatu kondisi ketika plasenta tidak mampu melaksanakan tugasnya selama kehamilan dengan optimal.

Pada kehamilan normal, sel telur yang telah dibuahi akan membelah dan membentuk embrio pada hari ke-10. Plasenta mulai berkembang dan terjadi peningkatan hormon kehamilan.

Pada kasus janin tidak berkembang, sel telur yang telah dibuahi (zigot) gagal membelah diri menjadi embrio. Kehamilan kosong juga bisa terjadi ketika pembelahan sel zigot berhenti setelah menempel pada dinding rahim.

Seperti diketahui plasenta memiliki fungsi penting yakni mengirimkan suplai nutrisi dan oksigen untuk janin. Apabila terjadi kelainan atau masalah pada fungsi plasenta, maka janin pun akan mendapatkan lebih sedikit oksigen dan nutrisi. Hal inilah yang menjadi penyebab janin tidak berkembang.

Gaya hidup yang buruk

Seperti yang telah disebutkan juga sebelumnya, salah satu penyebab janin tidak berkembang adalah gaya hidup yang buruk. Konsumsi obat-obatan tertentu, asupan alkohol, berat badan, diet yang tidak sehat, serta konsumsi rokok dapat mempengaruhi kualitas sperma dan telur pada pasangan suami istri.

Selain itu, pola makan, tubuh sering mengalami stress, dan asupan nutrisi juga bisa menjadi penyebab janin tidak berkembang, yang mempengaruhi cenderung menurunnya kualitas sperma dan telur.

Hal ini harus diperhatikan benar oleh ibu hamil. Selanjutnya, kebiasaan kurang mengonsumsi asam folat, baik dari suplemen maupun dari makanan sehari-hari juga turut memengaruhi perkembangan janin. Terutama di trimester pertama, asam folat sangat penting bagi proses tumbuh kembang janin, terutama di bagian saraf dan otak.

Manfaat Tomat Untuk Kecantikan

Manfaat Tomat Untuk Kecantikan

Salutemondiale.web.idManfaat mengkonsumsi tomat baik untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker, serta antioksidan untuk kesehatan kulit. Selain makan atau membuat jus, manfaat tomat kulit juga bisa diperoleh jika diterapkan langsung.

Apa saja? ini manfaat tomat untuk kecantikan kulit yang dirangkum Salutemondiale.web.id dari berbagai sumber.

Memudarkan Noda Hitam
Ingin memudarkan noda atau mencerahkan warna kulit? Manfaatkan masker tomat yang dicampur dengan perasan lemon. Baik lemon maupun tomat memiliki sifat pencerah kulit alami yang dapat membantu meratakan warna kulit, hiperpigmentasi dan mencerahkan bekas jerawat. Oleskan masker tomat dan lemon minimal satu kali seminggu.

Melindungi Kulit dari sinar UV
Selain menghilangkan noda hitam ternyata tomat juga bermanfaat untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari. Kandungan lycopene dalam tomat akan melindungi kulit dari sinar UV sehingga dapat menjadikannya tabir surya alami.

Namun perlu diketahui, konsumsi tomat hanya akan membantu memaksimalkan perlindungan kulit terhadap sinar matahari, bukan sebagai satu-satunya elemen. Kamu tetap harus memakai krim tabir surya, mengenakan jaket atau baju lengan panjang dan topi jika akan berada seharian di luar rumah.

Meremajakan Kulit
Manfaat lain dari tomat adalah kandungan astringent alami yang membantu mengencangkan pori-pori. Kulit menjadi terlihat lebih halus dan tidak mudah berkerut.

Baca juga : Gejala Kanker Kulit Dan Cara Mengatasinya

Menyamarkan Kantung Mata
Kantung mata yang bengkak dapat disebabkan kurangnya nutrisi atau jam tidur. Manfaatkan masker tomat yang dicampur dengan lidah buaya. Kandungan dalam tomat bermanfaat membantu mencerahkan dan mengencangkan kulit di sekitar bagian bawah mata.

Sementara lidah buaya merupakan sumber antiinflamasi dan antioksidan yang baik untuk membantu mengatasi kantung mata bengkak. Tapi tidak semua orang aman memakai masker tomat dan lidah buaya, karena ada beberapa yang memiliki kulit sensitif. Sebaiknya tes terlebih dahulu di belakang telinga. Jika menimbulkan reaksi seperti gatal, perih dan kemerahan, maka sebaiknya dihindari.

Menenangkan Kulit yang Terbakar Sinar Matahari
Tomat sangat efektif dalam menenangkan kulit yang terbakar sinar matahari setelah berjemur seharian. Oleskan gunakan jus tomat dingin menggunakan kapas ke area kulit yang terbakar, lalu biarkan beberapa saat sebelum dibilas dengan air. Kulit akan kembali ke keadaan semula.

Gejala Kanker Kulit Dan Cara Mengatasinya

Gejala Kanker Kulit Dan Cara Mengatasinya

Salutemondiale.web.idGejala kanker kulit biasanya ditandai oleh perubahan pada kulit, seperti tahi lalat baru atau adanya lesi kulit yang muncul tiba-tiba. Kanker kulit yang umum jarang menyebar ke bagian tubuh lain, atau bahkan jarang hidup.

Sebelum itu kamu sebaiknya mengetahui pengertian kanker kulit terlebih dahulu. Kanker kulit adalah pertumbuhan kulit tidak normal yang diakibatkan oleh kerusakan pada kulit. Sebagian besar kanker kulit adalah kanker lokal yang bersifat merusak pada pertumbuhan kulit. Gejala kanker kulit umumnya terjadi pada bagian kulit yang sering terkena sinar matahari, namun kondisi ini juga dapat terjadi pada bagian kulit yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jadi kamu wajib untuk menjaga kondisi kulitmu agar tidak terkena kanker kulit.

Berikut Salutemondiale.web.id rangkum dari berbagai sumber. tentang gejala kanker kulit

Gejala Kanker Kulit

Gejala kanker kulit bisa dilihat dari jenis kanker kulit apa yang menyerang kamu. Ada tiga jenis kanker kulit yang biasa terjadi. Begini gejala kanker kulit yang terjadi berdasarkan jenis kanker kulitnya:

Melanoma: merupakan kanker kulit yang terjadi pada bagian melanosit atau sel-sel penghasil pigmen kulit. Melanoma sangat berbahaya walaupun jarang terjadi.

Gejala kanker kulit melanoma yang umumnya terjadi adalah sebagai berikut:

  • Tahi lalat yang mengalami perubahan warna dan ukuran atau mengeluarkan darah.
  • Benjolan berwarna cokelat dengan bintik-bintik hitam
  • Munculnya lesi kecil pada kulit dengan tepi yang tidak beraturan, atau lesi berwarna merah, putih, biru, serta biru kehitaman.
  • Munculnya lesi berwarna gelap pada telapak tangan, telapak kaki, ujung jari tangan atau kaki.
  • Munculnya lesi berwarna gelap pada membran mukosa di dalam mulut, hidung, vagina, atau anus.

Karsinoma Sel Basal: kanker kulit yang paling umum terjadi. Kanker kulit jenis ini terjadi pada bagian bawah epidermis. Gejala kanker kulit karsinoma sel basal ini umumnya terjadi pada daerah yang sering terkena sinar matahari seperti leher atau wajah. Gejala kanker kulit sel basal di antaranya adalah:

  • Benjolan lunak dan mengkilat pada kulit.
  • Lesi berbentuk datar pada kulit berwarna cokelat gelap atau cokelat kemerahan seperti daging.

Karsinoma Sel Skuamosa: kanker kulit yang terjadi pada bagian atas epidermis. Kanker kulit jenis ini cukup sering terjadi, namun tidak sebanyak karsinoma sel basal. Gejala kanker

kulit karsinoma sel skuamosa juga pada umumnya terjadi di daerah kulit yang terkena sinar matahari.

Namun pada orang berkulit gelap, kanker sel skuamosa sering terjadi pada kulit di bagian tubuh yang jarang terkena sinar matahari. Gejala kanker kulit karsinoma sel skuamosa secara umum adalah sebagai berikut:

  • Benjolan merah keras pada kulit.
  • Lesi pada kulit yang berbentuk datar dan bersisik keras seperti kerak.

Penyebab Kanker Kulit

Kanker kulit umumnya disebabkan oleh sinar matahari yang terdiri dari tiga jenis yaitu, Ultraviolet A (UVA), Ultraviolet B (UVB), Ultraviolet C (UVC). Tidak hanya sinar matahari. Sinar UV dari lampu UV juga bisa menyebabkan kanker. Ada bebera faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena kanker kulit: Tahi lalat. Seseorang yang memiliki banyak tahi lalat atau memiliki tahi lalat yang berukuran lebih besar dari biasanya, lebih berisiko terkena kanker kulit. Riwayat kanker kulit. Jika seseorang pernah mengalami kanker kulit dan sembuh, ada kemungkinan bahwa kondisi yang sama akan muncul kembali. Begitupula jika memiliki saudara atau orang tua yang pernah menderita kanker kulit.

Usia. Orang dengan usia lanjut lebih mudah terkena kanker kulit dibandingkan dengan anak-anak atau remaja. Kulit yang pernah terbakar sinar matahari. Kulit yang melepuh akibat sinar matahari membuatnya lebih berisiko terkena kanker kulit, terutama jika pelepuhan kulit tersebut terjadi pada waktu anak-anak atau remaja. Sistem imun lemah. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah memiliki risiko tinggi terkena kanker kulit. Apalagi pada orang-orang yang menderita HIV/AIDS, orang yang mengonsumsi obat imunosupresan, dan penerima transplantasi organ.

Terapi radiasi. Hal ini biasanya dilakukan kepada penderita jerawat ataupun eksim. Paparan bahan kimia. Beberapa bahan kimia bersifat karsinogenik, seperti arsenik, dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit. Memiliki kulit putih. Setiap orang, terlepas dari warna kulitnya, dapat menderita kanker kulit. Namun kulit putih memiliki perlindungan terhadap sinar UV yang lebih lemah dibandingkan dengan kulit yang lebih gelap.

Baca juga : Suka Dengan Aroma Mobil Baru Itu Berbahaya

Cara Mengatasi Kanker Kulit

Menghindari sinar matahari pada siang hari. Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya bahwa penyebab utama kanker kulit adalah terlalu sering terkana sinar matahari. Dengan begitu, kamu bisa mengatur jadwal agar tidak terlalu sering terkena sinar matahari. Menggunakan tabir surya secara rutin atau sunscreen. Sunscreen dapat mengurangi efek buruk dan kerusakan pada kulit yang diakibatkan oleh sinar matahari. Menggunakan pakaian yang dapat melindungi dari sinar matahari. Kamu bisa menggunakan baju dan celana panjang saat keluar di siang hari yang terik. Selain itu, topi dan kacamata juga bisa digunakan untuk melindungi radiasi sinar matahari.

Berhati-hati dalam menggunakan obat dengan efek samping terhadap kulit. Beberapa jenis obat seperti antibiotik meningkatkan sensitivitas kulit terhadap cahaya. Jika mengonsumsi obat dengan efek samping tersebut, hendaknya mengurangi aktivitas di luar ruangan terutama pada tengah hari. Menghindari penggunaan tanning bed. Tanning bed yang digunakan untuk menggelapkan warna kulit memancarkan radiasi UV yang dapat berbahaya bagi kulit. Konsultasi dengan dokter terkait kesehatan kulit.

Makanan Beracun Jika Dikonsumsi Bersamaan

Makanan Beracun Jika Dikonsumsi Bersamaan

Salutemondiale.web.id – Terkadang kita berpikir bahwa menggabungkan makanan tertentu dapat menambah manfaat kesehatan. Tidak jarang, makanan terbaik datang dari kombinasi rasa bahan makanan lainnya. Tapi, tidak semua kombinasi makanan lezat membuat tubuh sehat. Bahkan, beberapa kombinasi bahkan dapat menjadi beracun dan menyebabkan efek samping yang berbahaya.

Dilansir salutemondiale.web.id dari berbagai sumber, berikut kombinasi makanan yang beracun bagi tubuh jika dikonsumsi bersamaan.

Minum jus buah bersamaan dengan makanan
Nggak jarang ada yang punya kebiasaan makan sambil minum. Padahal kebiasaan ini bisa merusak sistem kerja dalam tubuhmu. Minum jus sambil makan adalah salah satu kombinasi paling beracun. Air mencairkan asam lambung dan mengurangi efektivitasnya dalam memecah protein, karbohidrat, dan lemak. Jadi, disarankan untuk minum air 10 menit sebelum makan.

Pisang dan puding
Tubuh mungkin akan kesulitan untuk mencerna kombinasi ini. Mengonsumsi pisang dan puding akan membuat perut buncit, memperlambat kerja otak dan meningkatkan produksi racun. Efek samping lainnya adalah mengantuk selama beberapa waktu. Pada bayi, kasusnya bisa berakibat lebih fatal.

Baca juga : Serangan Jantung Hal Yang Harus Segara Di Lakukan

Jeruk dan wortel
Meski kombinasi ini sangat populer, mengonsumsi keduanya secara bersamaan bisa mengakibatkan mulas, refluks empedu berlebih, dan bahkan merusak sistem ginjal yang merupakan asal dari penyakit lebih serius. Selain itu, jika mengidap masalah pencernaan, kombinasi ini dapat memperburuk kondisi tersebut.

Nanas dan susu
Ketika mengonsumsi nanas dan susu bersamaan, kamu akan mengalami efek samping seperti mual, infeksi, diare, sakit kepala dan sakit perut. Sebab, kombinasi bromelain pada nanas dan asam laktat pada susu terkadang tidak berjalan dengan baik.

Lemon dan pepaya
Keduanya jika dimakan bersamaan dapat mengembangkan anemia di dalam tubuh. Selain itu, kombinasi ini dapat membuat masalah pada hemoglobin atau protein dalam darah.

Teh dan susu
Mencampurkan sedikit susu pada teh bisa memberi rasa yang unik dan menjadi minuman favorit bagi beberapa orang. Namun, sebuah studi menunjukkan kombinasi ini dapat menjadikan tekanan darah meningkat dan risiko penyakit kardiovaskular bertambah.

Cara Cegah Serangan Jantung Kedua

Cara Cegah Serangan Jantung Kedua

Salutemondiale.web.id – Serangan jantung dapat menyerang orang tidak hanya sekali, tetapi beberapa kali. Jika seseorang menderita serangan jantung untuk pertama kalinya dan aman, biasanya akan ada ketakutan mengalaminya serangan jantung kedua lagi dalam waktu dekat, juga dikenal sebagai serangan jantung kedua.

Jika kamu atau orang sekitarmu adalah salah satunya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Dikutip dari beberapa sumber, hal-hal ini bisa mencegah datangnya serangan jantung kedua:

Minum obat secara teratur
Minumlah obat sesuai yang sudah diresepkan. Obat-obatan ini bertujuan untuk menurunkan risiko kekambuhan serangan jantung. Oleh karena itu penting bagimu untuk memahami obat yang diresepkan dan meminumnya secara benar.

Berhenti merokok
Turunkan risikomu terkena serangan jantung kedua dengan berhenti merokok. Bicarakan dengan dokter untuk mengikuti program berhenti merokok, atau mencobanya sendiri. Berhenti merokok menjadi faktor risiko terbesar yang bisa dicegah untuk penyakit jantung.

Perhatikan makanan
Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, karena bisa membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol ‘jahat’ yang bisa menyebabkan serangan jantung. Misalnya dengan tidak memakan goreng-gorengan atau yang terlalu banyak minyak. Hindari juga asupan alkohol yang berlebihan karena bisa menaikkan kadar gula darah.

Baca juga : Tidak Sangka Nonton Spider-Man Bisa Sembuhkan Fobia Serangga

Kendalikan kolesterol, tekanan dan gula darah
Kolesterol menjadi salah satu penyebab serangan jantung, sehingga sangat perlu untuk mengendalikannya. Risiko semakin meningkat apabila kamu memiliki diabetes, oleh karena itu kamu juga perlu menurunkan kadar gula darah. Menurunkan kadar gula darah dapat menurunkan inflamasi dan kerusakan pada arteri koroner dan mencegah merusak atau menyempitkan pembuluh darah. Kendalikan tekanan darah dengan rutin mengeceknya.

Rutin berolahraga
Olahraga sering disangka bisa memicu serangan jantung, namun faktanya justru olahraga rutin biasa sangat penting karena menguatkan otot jantung. Selain itu juga mendorong energi serta membantu menjaga kendali berat badan, kolesterol dan tekanan darah. Disarankan minimal 30-60 menit berjalan atau latihan sedang, kira-kira 3-5 kali per minggu.

Jaga berat badan dan kesehatan mental
Menjaga berat badan ideal penting karena semakin bertambah semakin besar risikomu terkena serangan jantung kedua. Idealnya, dengan indeks massa tubuh berada di antara 18,5 hingga 24,9 kamu akan terhindar dari risiko terserang penyakit jantung. Kemudian, perhatikan juga kesehatan mentalmu, karena depresi, stres, kecemasan dan rasa marah bisa merusak jantung dan kesehatan. Konsultasikan untuk mendapatkan terapi atau ikuti latihan anger management.

1 2 3 4 5 6 7