Berbagai berita kesehatan umum, anak, reproduksi dan seks, kecantikan dan kebugaran, penyakit menular, dan produk serta layanan kesehatan di Indonesia.

Obat Herbal Pencegah Osteoporosis

Obat Herbal Pencegah Osteoporosis

salutemondiale.web.id Penyakit tulang salah satu penyakit berbahaya yang paling ditakuti oleh banyak orang mulai dari tua hingga muda. Berikut ini adalah obat herbat yang dapat mengatasi penyakit osteoporosis.

Pengobatan utama untuk osteoporosis adalah obat-obatan resep dokter, seperti bifosfonat, dan mungkin juga meliputi terapi fisik. Namun di samping itu, ada beberapa obat herbal yang diyakini berpotensi membantu mengatasi gejala osteoporosis dan mengendalikan keparahan penyakitnya.

Obat herbal untuk osteoporosis
Osteoporosis adalah pengeroposan tulang yang kerap menyerang orang lebih tua dan wanita. Saat osteoporosis menyerang tandanya kepadatan mineral tulang menurun sehingga rentan patah dan rapuh. Untuk membantu meringankan pengeroposan tulang atau osteoporosis, berikut berbagai obat herbal untuk osteoporosis:

1. Semanggi merah (red clover)
Dilansir dari penelitian yang diterbitkan dalam Evidence Based Complementary and Alternative Medicine, ekstrak semanggi merah dipercaya dapat menjadi obat herbal bagi pengidap osteoporosis.Hasil penelitian tersebut menemukan, mengonsumsi esktrak semanggi merah selama 12 minggu berefek baik untuk kesehatan tulang wanita menopause. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa suplemen ini membantu melindungi tulang punggung dari efek penuaan tulang akibat usia dan osteoporosis.Penelitian lain juga menyebutkan proses penurunan kepadatan tulang terjadi lebih lebih lambat pada wanita yang rutin mengonsumsi herbal ini. Mengapa? Semanggi merah dilaporkan mengandung isoflavon yang secara struktur mirip dengan estrogen alami dalam tubuh manusia.
Estrogen itu sendiri adalah hormon yang membantu melindungi kepadatan dan kekuatan tulang. Penurunan kadar hormon estrogen dalam tubuh merupakan salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko osteoporosis.

2. Black cohosh
Black cohosh adalah herbal yang populer digunakan oleh masyarakat Indian Amerika untuk mengatasi masalah kesehatan wanita. Black cohosh banyak digunakan untuk mengobati gejala menopause, sindrom PMS, nyeri haid, jerawat, serta menginduksi persalinan. Namun selain itu, obat herbal yang satu ini juga kerap digunakan untuk mengatasi osteoporosis.Black cohosh mengandung fitoestrogen (zat mirip estrogen) yang diyakini mampu membantu mencegah pengeroposan tulang. Sebuah penelitian dalam jurnal Bone menemukan bukti bahwa black cohosh mendukung pembentukan tulang pada tikus.

Baca Juga : Resep Olahan Kacang Kapri

Meski begitu, black cohosh tidak bisa dijadikan sebagai pengganti estrogen dalam pengobatan apa pun termasuk terapi hormon. Di beberapa bagian tubuh, black cohosh ditemukan bisa meningkatkan efek estrogen. Sementara di bagian lainnya black cohosh justru diamati mengurangi efek estrogen yang merugikan tubuh.

Tetap dibutuhkan penelitian lanjutan untuk memperkuat bukti apakah obat herbal ini benar-benar efektif untuk osteoporosis atau tidak. Pastikan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai manfaat dan efek samping obat herbal yang satu ini sebelum dikonsumsi.

3. Paku ekor kuda (horsetail)
Paku ekor kuda termasuk obat herbal yang diduga kuat bisa membantu mengatasi osteoporosis. Biasanya tanaman herbal ini dikonsumsi sebagai suplemen, teh, atau kompres herbal.Kandungan silikon di dalam paku ekor kuda dipercaya mampu membantu mengurangi pengeroposan tulang. Selain itu, tanaman dengan nama latin Equisetum arvense ini juga diduga kuat bisa merangsang regenerasi tulang.Paku ekor kuda termasuk tanaman yang mengandung antioksidan dan antiradang. Kandungan ini memiliki senyawa yang bekerja seperti pil diuretik, atau dengan kata lain membuat Anda jadi sering kencing. Oleh karena itu, Anda biasanya disarankan untuk banyak minum air agar cairan yang hilang dan keluar dapat tergantikan.

Selain untuk osteoporosis, obat herbal ini juga digunakan untuk mengatasi penumpukan cairan di tubuh seperti edema. Kadar kolesterol yang tinggi, haid yang berat, dan batu ginjal juga bisa diringankan gejalanya dengan obat herbal yang satu ini. Namun, masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk membuktikan keefektifannya.

Panduan Cara Mengatasi Asam Lambung Secara Alami

Panduan Cara Mengatasi Asam Lambung Secara Alami

Salutemondiale.web.id – Pada umumnya lambung memang selalu menghasilkan asam yang nantinya akan bermanfaat untuk proses pencernaan didalam tubuh kita. Asam tersebut akan membantu menghancurkan makanan secara kimiawi agar mudah diserap oleh tubuh. Namun sayangnya, pada suatu kondisi tertentu seperti tidak sedang makan asam lambung bisa naik dengan sendirinya dan memicu masalah yang besar, apalagi kalau sampai naik ke atas.

Cara mengatasi asam lambung secara alami

Seseorang yang lambungnya sensitif tidak bisa makan sembarangan. Kalau hal ini sampai terjadi, asam lambung bisa terpicu naik cukup banyak dan gangguan terjadi. Ada akan merasakan mual, heartburn, hingga perut yang tidak nyaman.

Kondisi ini sangat berbahaya pada beberapa orang, bahkan ada yang memicu gangguan fatal dan membahayakan nyawa. Kalau Anda sering mengalami kenaikan asam lambung, praktikkan beberapa cara mengatasi asam lambung di bawah ini.

Menghindari makanan pemicu asam lambung

Kunci utama agar bisa bertahan dari kondisi asam lambung yang sedang tinggi adalah tidak makan sesuatu yang aneh. Asal tidak makan pemicu kenaikan asam lambung secara berlebihan, asam bisa diturunkan dan Anda tidak mengalami nyeri di dada dan panas yang sangat menyesakkan kalau digunakan untuk bernapas.

Kalau Anda memiliki asam lambung dan sering sekali kambuh, ada baiknya untuk tidak mengonsumsi apa saja yang mengandung kafein seperti kopi atau teh. Selanjutnya cokelat juga tidak disarankan meski secara umum menyehatkan. Makanan yang terlalu pedas dan aneka alkohol juga sangat pantang. Terakhir aneka jenis makanan yang digoreng, olahan mint, dan olahan tomat.

Mulai makan dengan sadar

Kalau sudah memiliki bakat asam lambung, ada baiknya untuk bisa mengatur apa saja yang masuk ke dalam tubuh dengan baik. Meski berada di mana saja, Anda harus makan dengan benar dan tahu mana saja yang bisa dimakan dan mana yang dilarang karena memicu asam lambung.

Pengetahuan tentang makanan dan nutrisi juga harus ditambah perlahan-lahan. Dengan melakukan ini Anda bisa melakukan analisis sendiri terkait makanan yang ada di luaran sana, kira-kira bisa dimakan atau tidak. Kalau Anda khawatir dengan makanan yang dijual bebas di luar sana, ada baiknya memasak sendiri.

Berusaha menurunkan berat badan

Salah satu faktor risiko dari asam lambung yang sering kambuh adalah kegemukan atau obesitas. Kalau Anda mengalami obesitas, kemungkinan besar akan terjadi masalah pada tubuh khususnya saluran cerna. Masalah seperti asam lambung dan gejalanya seperti heartburn akan sering terjadi.

Penurunan berat badan tidak bisa dilakukan dengan sembrono. Kalau Anda melakukanya, tubuh justru tidak akan baik. Apalagi kalau sampai menekan porsi makan yang memicu gangguan di lambung. Konsultasikan masalah diet ini dengan ahli gizi agar mendapatkan pola makan yang tepat.

Baca Juga : Panduan Cara Mengatasi Bersin Yang Terus Menerus Datang

Tidak langsung tidur setelah makan

Pernahkah Anda mengalami perut kembung hingga dada terasa sangat panas karena langsung rebahan setelah makan? Kejadian ini sering sekali muncul saat Anda berbuka puasa. Karena tubuh sudah sangat lelah dan mengantuk, akhirnya setelah makan Anda langsing tidur begitu saja.

Kalau tidak mau mengalami kembung hingga asam lambungnya baik, jangan langsung tidur setelah makan. Lebih baik tunggu sekitar 2-3 jam. Kalau Anda terbiasa tidur pada pukul 21.00, pastikan untuk sudah makan sebelum pukul 19.00 setiap harinya.

Selalu tidur dengan posisi kepala di atas

Kalau Anda sering kambuh di malam hari, ada baiknya untuk tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki. Dengan melakukan ini asam lambung tidak akan sampai naik dan memicu heartburn yang sangat mengganggu. Kalau Anda tidak pernah kambuh di malam hari, cara ini tidak perlu dilakukan. Yang penting tidak makan terlalu banyak saat tidur khususnya makanan pemicu asam lambung untuk naik cepat.

Berhenti merokok

Memiliki asam lambung tinggi dan sering kambuh akan sangat membahayakan. Apalagi kalau saat kambuh tidak segera diatasi. Kalau Anda sudah mengalami hal ini ada baiknya untuk berhenti merokok. Jangan merokok sama sekali meski hanya sesekali atau beberapa isapan saja.

Kandungan racun di dalam rokok seperti nikotin bisa menyebabkan gangguan pada tubuh dan memicu asam lambung sering muncul. Selain itu kondisi heartburn akan lebih sering terjadi.

Kurangi stres yang berlebihan

Disadari atau tidak, masalah stres hingga anxiety menyebabkan cukup banyak masalah pada tubuh. Selain tidak bisa konsentrasi kerja, stres juga memicu kenaikan asam lambung. Jadi, jangan menganggap asam lambung yang tinggi hanya disebabkan oleh makanan saja. Kalau Anda mengalami stres hingga depresi, kemungkinan mengalami asam lambung akan besar.

Panduan Cara Mengatasi Bersin Yang Terus Menerus Datang

Panduan Cara Mengatasi Bersin Yang Terus Menerus Datang

Salutemondiale.web.id – Suatu hal yang akan mengganggu jika terjadi seperti Bersin merupakan situasi yang pasti dialami semua orang, terutama saat sedang terserang flu atau terpapar debu. Bersin merupakan sesuatu yang wajar sebagai bentuk respons alami tubuh terhadap pemicu-pemicu dari bersin tersebut. Akan tetapi, Anda kerap dibuat jengkel apabila bersin terjadi terus-menerus, bukan? Jika ya, bagaimana cara mengatasi bersin yang mengganggu tersebut?

Penyebab Bersin-Bersin

Bukan tanpa alasan mengapa Anda bersin-bersin. Bersin adalah kondisi yang disebabkan oleh sejumlah faktor. Mengetahui penyebab bersin menjadi penting mengingat hal ini nantinya berkaitan dengan cara mengatasi bersin tersebut.

Beberapa penyebab bersin paling umum adalah:

  • Infeksi virus atau bakteri (flu, sinusitis)
  • Reaksi alergi
  • Paparan cahaya terang
  • Udara kering
  • Olahraga berlebihan
  • Penggunaan obat-obatan (contoh: pil KB, anti-depresan, dekongestan nasal).

Cara Mengatasi Bersin Terus-Menerus

Bersin memang memberikan rasa lega, tapi juga bisa menjadi sangat mengganggu apabila terjadi secara terus-menerus. Berikut ini ada sejumlah tips atau cara mengatasi bersin tiada henti yang saat ini sedang Anda alami.

1. Vitamin C

Salah satu penyebab bersin yang paling umum adalah infeksi virus atau bakteri. Akibat terinfeksi kedua mikroorganisme “jahat” tersebut, muncullah penyakit-penyakit seperti flu dan sinusitis. Kedua penyakit yang disebabkan oleh lemahnya sistem kekebalan tubuh tersebut salah satu gejalanya adalah bersin-bersin.

Mencukupi asupan vitamin C adalah cara mengatasi bersin apabila pemicunya adalah infeksi virus atau bakteri. Vitamin C berfungsi untuk meningkatkan kinerja sistem kekebalan tubuh sehingga virus maupun bakteri penyebab flu dapat disingkirkan.

Efektivitas vitamin C dalam melawan infeksi virus flu ini sebagaimana dituliskan dalam sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Pharmacy and Pharmacology. Jadi, pastikan Anda mencukupi asupan vitamin C guna mempercepat proses penyembuhan bersin.

2. Antihistamin

Selain infeksi, bersin-bersin yang Anda alami mungkin saja merupakan suatu reaksi alergi, biasanya alergi debu, serbuk sari, udara dingin, dan sebagainya.

Tips atau cara mengatasi bersin terus-menerus akibat reaksi alergi adalah dengan cara mengonsumsi obat antihistamin. Obat ini berfungsi untuk meredakan gejala alergi yang ditimbulkan, tak terkecuali bersin-bersin. Beberapa jenis antihistamin yang umum diresepkan oleh dokter seperti loratadine dan cetirizine.

3. Menghindari Paparan Cahaya

Ada sebagian orang (mungkin termasuk Anda salah satunya) yang mengalami bersin-bersin ketika terpapar cahaya terang seperti sinar matahari. Kondisi ini dinamakan sebagai bersin fotik dan dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetik).

Tak ada cara mengatasi bersin fotik lainnya yang bisa Anda lakukan selain sebisa mungkin menghindari paparan cahaya terang. Apabila Anda mengidap bersin fotik dan sering beraktivitas di luar ruangan, menggunakan payung atau kacamata hitam akan menjaga tubuh dari paparan sinar matahari langsung.

Baca Juga : Tips Untuk Mengatasi Wasir dengan Mudah dan Cepat

4. Menghindari Polusi Udara

Polusi udara juga menjadi penyebab bersin-bersin yang paling umum dialami. Mulai dari debu, asap rokok, asap kendaraan, dan sebagainya, semuanya berpotensi mengakibatkan Anda bersin-bersin.

Cara mengatasi bersin-bersin yang satu ini adalah dengan menghindari paparan polusi udara tersebut, seperti memakai masker penutup hidung. Tak hanya mengatasi bersin-bersin, cara ini juga bertujuan untuk meminimalisir risiko sejumlah gangguan kesehatan seperti asma hingga kanker paru-paru yang berbahaya.

5. Spray Khusus Hidung

Bersin-bersin yang Anda alami diakibatkan oleh banyaknya benda asing yang masuk ke dalam hidung. Jika sudah begitu, maka salah satu cara mengatasi bersin terus-menerus yang dapat dilakukan adalah dengan menyemprotkan spray khusus hidung. Cara ini bertujuan untuk membersihkan kotoran-kotoran di hidung sebagai penyebab bersin.

Anda bisa menyemprotkan cairan capsaicin pada hidung. Cairan capsaicin memiliki fungsi untuk mematikan jaringan di hidung sehingga keinginan untuk bersin dapat dihentikan. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter tentang tata cara penggunaan cairan tersebut agar pemakaiannya tepat.

6. “Menggaruk” Langit-Langit Mulut

Menggaruk langit-langit mulut dengan lidah adalah tips atau cara mengatasi bersin selanjutnya yang bisa Anda terapkan.

Lakukan cara ini manakala bersin terjadi terus-menerus dan sudah sangat mengganggu dengan durasi 5-10 detik.

7. Berbicara

Mitos yang beredar selama ini mengatakan jika berbicara adalah salah satu cara mengatasi bersin terus-menerus. Hal ini didasari oleh asumsi bahwa ketika seseorang sedang berbicara, terlebih jika yang dibicarakan itu menarik, keinginan untuk bersin yang datangnya dari otak akan teralihkan.

Belum ada bukti ilmiah yang mendukung tips atau cara mengatasi bersin yang satu ini. Jika ada yang mengatakan cara ini berhasil, mungkin saja itu hanya sugesti. Tanyakan pada dokter Anda perihal cara mengatasi bersin-bersin dengan berbicara tersebut.

Tips Untuk Mengatasi Wasir dengan Mudah dan Cepat

Tips Untuk Mengatasi Wasir dengan Mudah dan Cepat

Salutemondiale.web.id – Penyakit yang bernama Hemoroid atau wasir merupakan pembengkakan pada vena yang terletak di anus. Penyakit ini susah dideteksi dan kerap baru terasa saat kondisinya sudah parah. Wasir dibagi menjadi beberapa tingkat pembengkakannya. Ada wasir dengan pembengkakan ringan, sedang, dan parah.

Cara Mengatasi Wasir yang Tepat dan Mudah

Kalau seseorang masih mengalami wasir dengan pembengkakan ringan dan sedang, mereka bisa disembuhkan dengan obat. Selain itu, penderita juga harus melakukan beberapa hal di bawah ini untuk mengurangi efek atau mencegahnya datang kembali. Berikut beberapa cara menangani wasir secara alami.

Duduk di Dalam Air Hangat

Kalau wasir muncul atau kambuh, rendam pantat ke dalam air hangat. Air hangat bisa mengurangi iritasi dan gatal yang terjadi. Anda akan merasa lebih nyaman setelah berendam selama 20 menit selama 3-4 kali sehari. Lakukan perendaman pada pagi, siang, sore, dan malam sebelum tidur.

Perendaman bisa dilakukan dengan cara mandi di dalam bak. Kalau di dalam rumah Anda tidak ada bathtub, bisa menggunakan sitz bath yang dipasang pada toilet. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan air yang hangat untuk menyentuh area anus segingga pembengkakannya bisa sedikit diminimalkan.

Tidak Menahan Buang Air Besar

Jangan sesekali menahan buang air besar kalau Anda memiliki wasir. Jika perut sudah mulai mulas segera ke kamar kecil untuk menuntaskannya. Kalau menahan buang air, bagian anus akan terasa sakit karena pembuluh darah menegang saat menahan.

Tekanan dari kotoran yang akan keluar sangatlah besar. Tekanan ini akan membuat pembengkakan di anus semakin besar. Bahkan, bukan tidak mungkin memicu perdarahan kalau sampai kotoran yang banyak melukai dinding anus yang terlanjur membengkak pembuluh darahnya.

Hindari Sembelit

Makanan dan minuman yang mampu melancarkan buang air besar dan menurunkan risiko sembelit harus dikonsumsi setiap hari. Perbanyak makan buah-buahan seperti alpukat, jeruk nipis, pepaya, dan pir setiap harinya. Dengan mengonsumsi makanan tinggi serat pergerakan di usus bisa berjalan dengan lancar.

Kondisi wasir akan semakin parah kalau sampai tubuh mengalami sembelit. Perut akan semakin kembung dan Anda mengejan terlalu kuat saat buang air besar. Jangan makan yang berlemak saja setiap harinya. Selalu tambah jumlah sayuran ke dalam makanan. Kalau Anda tidak suka sayur coba makan buah yang berserat.

Baca Juga : Beberapa Cara Mengatasi Gatal Akibat Diabetes

Jaga Pola Makan dengan Ketat

Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu pedas, untuk mengurangi risiko pembengkakan pada anus. Makan makanan yang mengandung banyak serat seperti sayur hijau, roti gandum, dan buah segar lainnya. Perbanyak jus buah dan sayur sebagai camilan ketimbang mengonsumsi gorengan.

Olahraga Rutin

Salah satu penyebab wasir adalah obesitas yang terlalu parah. Untuk mengurangi risiko ini, Anda diwajibkan untuk melakukan olahraga secara rutin. Setelah sembuh coba lakukan olahraga pelan-pelan seperti jalan santai dan lari ringan 30 menit setiap hari.

Menggunakan Bahan Alami

Beberapa bahan alami bisa digunakan untuk lebih melancarkan buang air besar dan juga meredakan gangguan pada anus yang membengkak. Anda bisa menggunakan beberapa bahan seperti minyak kelapa alami. Minyak ini memiliki kemampuan untuk melembabkan kulit dan juga jaringan di sekitar anus.

Selanjutnya ada juga lidah buaya. Krim dari lidah buaya alami bisa diaplikasikan langsung ke sekitar anus. Selanjutnya, krim akan bekerja untuk menghilangkan rasa nyeri berlebihan termasuk rasa panasnya.

Minum Lebih Banyak

Air adalah salah satu minuman yang paling penting meski beberapa orang sering sekali mengabaikannya. Dengan minum air yang banyak, organ di tubuh seperti ginjal bisa bekerja dengan maksimal. Selain itu, air juga bisa melunakkan feses sehingga mudah keluar dan mencegah wasir semakin parah.

Beberapa Cara Mengatasi Gatal Akibat Diabetes

Beberapa Cara Mengatasi Gatal Akibat Diabetes

Salutemondiale.web.id – Tentunya bagi sebagian orang, gatal-gatal adalah kondisi yang tidak perlu dikhawatirkan. Hal ini disebabkan oleh sensasi gatal yang akan hilang dengan sendirinya setelah digaruk atau dibiarkan begitu saja. Masalahnya adalah, bagi penderita diabetes, gatal-gatal bisa menjadi penyebab masalah kesehatan yang jauh lebih serius.

Diabetes bisa membuat sensasi gatal dan kulit kering

Diabetes tak hanya akan memicu kenaikan kadar gula darah dengan drastis. Dalam realitanya, ada banyak sekali sistem dan organ tubuh yang ikut terpengaruh akibat masalah kesehatan ini, termasuk kulit kita. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar gula darah yang akhirnya mengganggu kinerja sistem saraf yang akhirnya berimbas pada produksi sitokin dalam jumlah yang lebih banyak.

Sebagai informasi, jika sampai produksi hormon sitokin berlebihan, bisa memicu peradangan, termasuk pada kulit. Hal ini akan memicu sensasi gatal-gatal, kering, hingga pecah-pecah pada kulit. Bagi orang biasa, sensasi gatal atau kulit kering ini memang tidak akan menjadi masalah, namun bagi penderita diabetes, sensasi gatal dan kulit kering jika sampai digaruk atau tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan munculnya luka atau lecet-lecet yang berbahaya.

Masalahnya adalah tingginya kadar gula darah akan menurunkan fungsi sistem pemulihan luka. Meski lukanya terlihat kecil atau sepele, bisa jadi hal ini akan memicu infeksi yang kemudian berujung menjadi amputasi, komplikasi yang memang sering terjadi pada penderita diabetes.

Mengatasi gatal-gatal yang terjadi pada penderita diabetes

Pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk tidak sembarangan menggaruk kulit kering atau gatal-gatal demi mencegah munculnya luka dan infeksi. Mereka harus bisa menahan diri untuk tidak melakukannya. Berikut beberapa cara mengatasi gatal akibat diabetes.

Melakukan latihan pernapasan

Penderita diabetes sangat disarankan untuk melakukan latihan pernapasan atau meditasi. Hal ini bisa membantu menurunkan stres yang bisa mempengaruhi kadar gula darah. Dengan menjaga kadar gula darah tetap normal, maka gejala gatal-gatal atau kulit kering bisa dicegah. Selain itu, hal ini juga bisa membantu mengatasi keinginan berlebih untuk menggaruk sensasi gatal pada kulit.

Baca Juga : Beberapa Penyebab Perut Menjadi Kembung

Perhatikan waktu mandi

Mandi bisa membantu menjaga kesegaran dan kebersihan tubuh. Selain itu, hal ini juga bisa membantu menjaga kulit tetap lembab dan mengatasi masalah kulit kering, namun jika kita mandi terlalu lama, yakni hingga melebihi 15 menit, bisa jadi risiko untuk terkena masalah kulit kering akan meningkat.

Dampak ini bahkan akan semakin terasa jika kita mandi dengan menggunakan air hangat. Hal ini disebabkan oleh pori-pori yang akan semakin melebar dan akhirnya menurunkan kadar minyak alami pada kulit. Hal inilah yang akhirnya memicu masalah kulit kering dan gatal-gatal.

Mandi sebaiknya dilakukan selama 5 hingga 10 menit saja. Selain itu, sebaiknya kita memilih sabun yang bisa menjaga kelembapan kulit, bukannya yang bisa memicu masalah kulit kering.

Memakai krim pelembap

Setelah mandi, oleskanlah krim pelembap pada kulit demi mencegah masalah kulit kering. Selain krim yang bisa ditemukan dengan mudah di pasaran, kita juga bisa menggunakan bahan alami seperti gel lidah buaya, minyak zaitun, serta susu.

Mengendalikan pola makan

Penderita diabetes harus menjaga pola makannya demi menjaga kadar gula darah tetap seimbang. Selain itu, mereka juga sebaiknya memperbanyak konsumsi asam lemak omega 3 yang bisa menjaga kesehatan kulit. Makanan-makanan dengan kandungan ini adalah ikan laut, tahu, biji chia, dan beberapa jenis sayuran seperti bayam.

Memakai humidifier

Kita bisa memasang humidifier atau pengatur kelembapan udara di dalam ruangan demi mencegah masalah kulit kering dan gatal-gatal.

Beberapa Penyebab Perut Menjadi Kembung

Beberapa Penyebab Perut Menjadi Kembung

Salutemondiale.web.id – Kalian semua tentunya pasti pernah mengalami yang namanya perut kembung, bukan? Kondisi ini ditandai dengan perut yang terasa penuh, mual, dan ingin buang angin, baik itu melalui lubang anus (kentut), atau mulut (sendawa). Perut kembung adalah kondisi yang identik dengan gangguan pada sistem pencernaan. Namun, apa penyebab perut kembung tersebut sebenarnya? Simak informasinya berikut ini.

Penyebab Perut Kembung (Karena Makanan?)

Sebelum membahas lebih lebih lanjut, ketahui terlebih dahulu bahwa yang dimaksud perut kembung adalah ketika saluran pencernaan diisi oleh gas atau udara dalam jumlah yang melebihi batas normal. Lantas, apa yang memicu terjadinya peningkatan jumlah gas atau udara tersebut?

Berikut adalah penyebab perut kembung yang perlu Anda ketahui.

1. Refluks Asam Lambung (GERD)

Gastroesophageal reflux disease (GERD), atau jika diterjemahkan berarti refluks asam lambung, adalah salah satu penyakit yang menjadi penyebab perut kembung dan mual.

GERD, sesuai dengan namanya, menyerang organ lambung. Penyakit ini dipicu oleh produksi asam lambung yang berlebih, pun ditambah menurunnya fungsi katup (sfringter) kerongkongan bagian bawah sehingga asam lambung naik ke kerongkongan.

Perut kembung menjadi salah satu gejala yang ditimbulkan oleh penyakit refluks asam lambung atau GERD ini, di samping sejumlah gejala khas lainnya seperti:

  • Nyeri ulu hati
  • Nyeri dada (heartburn)
  • Mulut terasa pahit
  • Tenggorokan sakit
  • Cegukan

2. Makanan

Sejumlah jenis makanan disinyalir sebagai penyebab perut sering kembung. Predikat ‘penyebab perut kembung’ yang disematkan pada makanan-makanan tersebut didasari fakta bahwa mengonsumsinya dapat meningkatkan produksi gas di dalam tubuh sehingga berujung pada kondisi perut kembung.

Makanan-makanan yang dimaksud di antaranya:

  • Apel
  • Plum
  • Kacang polong
  • Kubis
  • Brokoli
  • Makanan yang mengandung gula buah (fruktosa)
  • Makanan yang mengandung gula alkohol (sorbitol)

Baca Juga : Penyebab Batu Amandel dan Cara Mencegahnya

3. Intoleransi Laktosa

Perut kembung yang sering dialami mungkin saja disebabkan oleh sistem pencernaan Anda yang kesulitan dalam mencerna jenis-jenis makanan yang mengandung laktosa. Kondisi yang dikenal sebagai intoleransi laktosa ini pun menjadi salah satu penyebab perut kembung yang paling umum.

Intoleransi laktosa sendiri, sebagaimana dijelaskan oleh National Institute of Child Health and Human Development, diakibatkan oleh ketidakmampuan tubuh dalam memproduksi enzim laktosa. Apabila Anda mengalami perut kembung pasca mengonsumsi makanan yang mengandung laktosa seperti susu dan produk olahannya, maka itu berarti Anda mengalami intolerasi laktosa tersebut.

4. Susah Buang Air Besar (Sembelit)

Konstipasi atau biasa kita menyebutnya dengan istilah ‘sembelit’ adalah kondisi di mana tubuh kesulitan untuk mengeluarkan feses alias buang air besar (BAB). Gangguan pencernaan ini disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti kurang serat, salah makan, hingga stres.

Selain sulit buang air besar, perut kembung adalah salah satu gejala sembelit yang dirasakan oleh penderitanya.

5. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah penyakit di mana terjadi iritasi pada usus besar sehingga menyebabkan usus besar tidak dapat menjalankan fungsinya untuk mendorong feses keluar secara optimal.

IBS atau iritasi usus besar menjadi salah satu penyebab perut kembung yang perlu Anda ketahui dan waspadai. Selain perut kembung, IBS juga ditandai oleh gejala-gejala lainnya, seperti:

  • Perut kram
  • Perut nyeri
  • Mual
  • Kentut terus-menerus
  • Lemas
Penyebab Batu Amandel dan Cara Mencegahnya

Penyebab Batu Amandel dan Cara Mencegahnya

Salutemondiale.web.id – Jika Anda melihat bintik putih pada sisi kiri atau kanan kerongkongan, bintik tersebut bisa saja merupakan batu amandel. Penyebab batu amandel dapat berasal dari serpihan makanan, kotoran, dan bahan lain yang mengeras bersama kalsium.

Batu amandel biasanya tidak membahayakan kesehatan. Namun, Anda mungkin akan merasa tidak nyaman karena terasa ada yang mengganjal di sisi tenggorokan. Lantas, apa sebenarnya yang memicu pembentukan batu amandel?

Penyebab terbentuknya batu amandel

Amandel atau tonsil adalah sepasang jaringan lunak yang terdapat di sisi kiri dan kanan belakang tenggorokan (kerongkongan). Jaringan ini berfungsi untuk memerangkap bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh melalui tenggorokan.

Masing-masing jaringan amandel diselubungi oleh lapisan sel mukosa berwarna merah muda seperti bagian dalam mulut Anda. Permukaannya terdiri dari banyak celah dan lekukan yang disebut kripta.

Penyebab munculnya batu amandel bisa berasal dari bakteri, sisa makanan, kotoran, sel-sel mati, dan bahan sejenisnya yang terperangkap di dalam kripta. Seluruh kotoran ini kemudian terkumpul dan bertambah banyak.

Kotoran yang menumpuk lama-kelamaan memadat dan mengeras dalam proses yang disebut kalsifikasi. Akhirnya, terbentuklah batu amandel dengan tekstur yang keras. Batu amandel dapat terjebak di dalam kripta dan bertambah banyak.

Batu amandel biasanya berwarna putih atau kekuningan. Ukurannya bervariasi, mulai dari beberapa milimeter hingga sebesar kacang polong. Hanya ada sedikit kasus di mana batu amandel tumbuh melebihi ukuran tersebut.

Baca Juga :

Batu amandel dan kebersihan mulut

Banyak orang menduga bahwa kebersihan mulut merupakan penyebab utama dari terbentuknya batu amandel. Padahal, tidak demikian. Anda tetap dapat memiliki batu amandel walaupun rajin merawat kebersihan mulut.

Faktor yang meningkatkan risiko terbentuknya batu amandel justru adalah struktur amandel itu sendiri. Batu amandel dapat terbentuk dengan lebih mudah apabila Anda memiliki amandel dengan banyak kripta.

Kondisi ini membuat amandel memiliki lebih banyak lekukan dan celah yang dalam. Kotoran pun lebih mudah terperangkap dan menumpuk sehingga Anda akan lebih sering bermasalah dengan batu amandel.

Cara mencegah terbentuknya batu amandel

Penyebab terbentuknya batu amandel berasal dari kondisi dan struktur amandel itu sendiri. Tidak ada cara alami yang benar-benar efektif mencegah pembentukan batu amandel.

Meski demikian, Anda dapat mengurangi risikonya dengan menjaga kebersihan mulut dan gigi. Rutinlah menyikat gigi minimal sebanyak dua kali dalam sehari. Gunakan benang gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang masih menempel pada celah gigi.

Kemudian, bersihkan seluruh bagian mulut Anda dengan obat kumur. Utamakan berkumur pada bagian belakang tenggorokan yang menjadi tempat terbentuknya batu amandel.

Batu amandel lebih sering muncul pada penderita radang amandel. Jika Anda mengalami kondisi ini atau sering bermasalah dengan batu amandel, operasi pengangkatan amandel mungkin bisa menjadi solusi.

Operasi adalah tindakan yang besar untuk sekadar mengatasi penyebab batu amandel, kecuali jika batu amandel menghambat fungsi pernapasan dan menelan. Sebagian besar batu amandel bahkan dapat hilang dengan sendirinya.

Jadi, pastikan Anda telah berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum memilih untuk menjalani operasi pengangkatan amandel. Dokter biasanya akan menyarankan opsi ini ketika cara lain tidak dapat mengatasi masalah batu amandel yang Anda alami.

Cara Aman Mengobati Diare di Rumah

Cara Aman Mengobati Diare di Rumah

Salutemondiale.web.id – Bolak-balik BAB lebih dari tiga kali sehari dengan feses yang encer adalah tanda Anda kena diare. Selain itu, gejala lainnya bisa berupa badan lemas, kram perut, dan kembung meski tidak makan. Diare bisa terjadi pada siapa saja, dari anak-anak sampai lansia dewasa sekalipun. Lalu, adakah cara mengatasi diare yang aman di rumah?

Cara mengatasi dan mengobati diare di rumah

1. Minum banyak cairan

Minum banyak cairan menjadi cara mengatasi diare secara alami yang terbukti aman.

Asupan air diperlukan oleh tubuh selama diare karena gejalanya dapat membuat Anda dehidrasi dan kekurangan cairan. Apabila saat diare Anda sampai terkena dehidrasi, akibatnya bisa berisiko parah.

Cara ini penting bagi semua orang yang kena diare, namun perlu lebih ditekankan pada bayi dan anak kecil serta lansia. Bayi, anak kecil, dan lansia adalah kelompok orang yang rentan mengalami dehidrasi.

Sumber cairan terbaik selama Anda sedang sakit diare adalah air putih. Namun, Anda juga bisa minum minuman elektrolit atau cairan oralit yang bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter. Cara mengatasi diare dengan oralit bahkan dikatakan lebih efektif daripada minum air saja.

Jika tidak bisa pergi ke luar rumah, Anda bisa membuat cairan IDN Poker elektrolit sendiri dari campuran air, gula, dan garam. larutan ini dapat membantu usus lebih efisien menyerap kelebihan cairan dalam feses. Alhasil, tekstur feses akan lebih padat dan dapat dikeluarkan lebih teratur.

Cairan elektrolit juga penting untuk meningkatkan aktivitas otak saraf, kontraksi otot, dan pembuatan jaringan baru di dalam tubuh Anda.

Selama masih diare, hindari minum minuman yang dapat semakin mengiritasi saluran pencernaan, seperti:

  • Minuman berkafein seperti kopi atau teh
  • Alkohol
  • Minuman berkarbonasi atau minuman bersoda
  • Minuman yang sangat panas

2. Makan makanan sehat rendah serat

Saat diare menyerang, ada baiknya mengonsumsi makanan berkarbohidrat yang rendah IDNPlay serat dengan rasa tawar (hambar; tidak terlalu berbumbu). Ini supaya perut Anda terpicu untuk mual atau mulas akibat rasa yang tawar. Makanan ini juga disarankan karena dapat memberikan energi dan membantu memadatkan tinja.

Cara mengobati diare lewat pola makan yang seperti ini disebut dengan diet BRAT. Diet BRAT dapat membantu menghasilkan lebih banyak feses yang padat. Anda hanya perlu makan:

  • Banana atau pisang
  • Rice atau nasi (nasi merah atau nasi putih)
  • Apple sauce atau saus apel
  • Toast atau roti tawar panggang (tanpa olesan)

Selain empat jenis makanan di atas, ada pilihan makan berserat lain yang mudah didapat dan diolah sebagai cara mengatasi diare di rumah, seperti:

  • Kentang
  • Selai kacang
  • Daging ayam tanpa kulit

Diet BRAT harus dilakukan dengan benar. Cara mengatasi diare dengan diet BRAT hanya boleh dilakukan untuk 2-3 hari saja sampai frekuensi BAB Anda lebih baik.

Diet ini tidak boleh dilakukan terlalu lama karena tidak mengandung nutrisi yang cukup dan seimbang untuk tubuh.

Baca Juga : Tips Jitu Mengatasi Bau Mulut Dengan Obat Medis dan Cara Rumahan

3. Mengonsumsi minuman, makanan, atau suplemen probiotik

Mengonsumsi makanan atau minuman probiotik dapat menjadi cara alami untuk mengatasi diare.

Probiotik adalah bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan sistem pencernaan. Probiotik berguna mendukung kontraksi usus dan membantu melawan infeksi pada saluran pencernaan.

Probiotik dapat Anda temukan dalam yogurt atau makanan fermentasi lainnya, seperti tape atau kimchi dari Korea.

Anda juga bisa mengonsumsi suplemen probiotik yang dijual di toko obat atau secara online untuk membantu mengobati diare.

4. Hindari makanan yang membuat diare makin parah

Cara mengobati diare agar tidak semakin parah adalah dengan menghindari makanan tertentu.

Makanan yang harus dihindari adalah makanan yang pedas, digoreng, berminyak, dan yang mengandung pemanis buatan (permen, minuman kemasan, dsb). Makanan-makanan ini umumnya tidak bisa dicerna dan diserap dengan baik jika Anda sedang diare. Kopi serta susu dan produk olahannya seperti es krim juga perlu dihindari sampai diarenya sembuh.

Anda juga harus menghindari buah-buahan dan sayuran yang dapat memicu kembung, seperti:

  • Kacang polong
  • Beri
  • Brokoli
  • Kubis
  • Kol bunga
  • Buncis
  • Jagung
  • Sayuran berdaun hijau
  • Kacang polong
  • Paprika

5. Minum teh chamomile

Minum teh chamomile bisa menjadi cara alami untuk mengobati diare yang bisa Anda coba di rumah, ungkap sebuah penelitian dari India.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Medicine Reports ini menunjukkan chamomile dapat membantu mengatasi kembung, sakit perut, dan mual akibat diare. Teh chamomile juga diyakini dapat mempercepat proses penyembuhan diare.

6. Makan dalam porsi kecil

Saat terserang diare, jangan makan dengan porsi yang terlalu banyak. Makan dengan porsi kecil tapi sering menjadi cara mengatasi diare yang aman.

Pasalnya, usus Anda terus dipaksa bekerja ekstra keras selama diare. Apabila Anda menambah beban kerja usus dengan langsung makan banyak, yang ada diare jadi lama sembuhnya.

Tips Jitu Mengatasi Bau Mulut Dengan Obat Medis dan Cara Rumahan

Tips Jitu Mengatasi Bau Mulut Dengan Obat Medis dan Cara Rumahan

Salutemondiale.web.id – Bau mulut memang mengganggu. Selain tak nyaman, bau mulut juga bisa bikin nyali ciut untuk sekadar mengobrol dengan orang di sekitar. Namun, jangan biarkan bau mulut mengganggu aktivitas Anda. Sejumlah obat medis dan alami di bawah ini dapat dicoba untuk menghilangkan bau mulut membandel.

Obat alami untuk bau mulut

Setiap orang pasti pernah mengalami bau mulut. Beberapa orang ada yang menyadarinya tanpa perlu diberi tahu. Sementara lainnya mungkin mengalami masalah ini bertahun-tahun tanpa pernah tersadar.

Penyebab kondisi ini pun ada banyak. Mulai dari kebersihan gigi yang buruk hingga tanda dari suatu penyakit. Apa pun itu, bau mulut harus segera diatasi.

Beragam obat alami ala rumahan di bawah ini dapat Anda coba untuk atasi bau mulut yang membandel.

1. Rajin sikat gigi

Penyebab paling sering dari bau mulut adalah gigi yang kotor. Maka, cara paling sederhana untuk menumpas bau mulut adalah dengan rajin sikat gigi setiap hari.

Pastikan Anda menyikat gigi dua kali sehari pada pagi dan malam sebelum tidur, ditambah setelah makan.

Agar gigi dan mulut benar-benar terjamin bersih, Anda juga butuh flossing. Flossing adalah teknik membersihkan sela-sela gigi dengan benang. Flossing dapat menghilangkan sisa-sisa makanan yang tersangkut di sela gigi dan sulit dijangkau bulu sikat.

Selain itu, jangan lupa untuk rutin membersihkan lidah menggunakan alat penggosok lidah. Ingat, lidah Anda juga sumber bakteri, lho! Bila Anda jarang membersihkannya, bakteri akan terus menumpuk hingga menyebabkan mulut berbau tak sedap.

2. Banyak minum air putih

Jarang minum air putih akan membuat mulut Anda kering. Akibatnya, produksi air liur di dalam mulut pun terganggu. Bila produksi air liur di dalam mulut berkurang, sisa makanan akan menumpuk di dalam mulut dan membuat bau.

Air liur justru penting untuk membantu melembapkan mulut dan membilas sisa-sisa makanan yang menempel di permukaan gigi.

Nah, banyak minum air putih merupakan solusi terbaik untuk mencegah mulut kering. Hal ini secara tidak langsung juga jadi obat alami untuk menghilangkan bau mulut. Aroma napas Anda pun jadi lebih segar alami.

3. Makan buah apel

Buah apel juga bisa jadi obat alami untuk membantu menghilangkan bau mulut. Ya, selain kaya serat yang bikin cepat kenyang, apel juga bisa membuat napas jadi lebih segar.

Mengunyah buah apel dapat membuat mulut lebih banyak menghasilkan air liur. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari risiko mulut kering, si penyebab utama bau mulut.

Anda juga bisa makan buah pir supaya produksi air liur Anda melimpah.

4. Yogurt

Sejumlah penelitian menunjukkan yogurt dapat dijadikan obat alami untuk membantu meredakan bau mulut. Kandungan probiotik dalam yogurt ampuh untuk membasmi bakteri jahat di dalam mulut.

Lebih jauh, probiotik dalam yogurt juga mampu menurunkan kadar hidrogen sulfida yang dihasilkan oleh bakteri jahat. Hidrogen sulfida inilah yang menyebabkan keluarnya bau tidak sedap dari mulut Anda.

Pilihlah yogurt yang plain alias tanpa rasa. Yogurt dengan beragam rasa cenderung mengandung gula tambahan, yang dapat mengundang bakteri dalam mulut.

Baca Juga : Cara Mengatasi Gejala Psoriasis Akibat Cuaca Panas

Obat medis untuk menghilangkan bau mulut

Ada pula pilihan obat medis yang bisa Anda coba untuk menghilangkan bau mulut. Berikut daftarnya:

1. Obat kumur

Selain harus rajin sikat gigi dan flossing setiap hari, Anda juga bisa pakai obat kumur untuk menghilangkan bau mulut.

Anda dapat menggunakan obat kumur yang mengandung cetylpyridinium chloride (Cepacol) dan chlorhexidine (Peridex). Kedua senyawa tersebut dapat membantu mengurangi senyawa penyebab bau tak sedap di mulut.

Ada banyak obat kumur dengan berbagai merek di pasaran. Namun, obat kumur yang mengandung chlorhexidine dan cetylpyridinium chloride umumnya hanya tersedia dengan resep dokter. Sementara hidrogen peroksida biasanya dijual bebas di apotek atau swalayan.

Baik dengan atau tanpa resep dokter, selalu gunakan obat kumur sesuai aturan yang dianjurkan. Obat yang digunakan sembarangan dapat menyebabkan efek samping berbahaya.

Maka dari itu, selalu baca dengan teliti petunjuk pemakaian setiap obat yang akan Anda gunakan. Bila Anda tidak paham betul dengan aturan pakainya, jangan ragu untuk bertanya langsung ke dokter.

2. Pasta gigi khusus

Pasta gigi yang Anda gunakan dapat menentukan seperti apa aroma napas Anda. Pertimbangkan untuk menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride sebagai obat untuk menghilangkan bau mulut.

Fluorida adalah mineral alami yang berguna untuk menjaga dan melindungi gigi dari kerusakan. Menurut Hadie Rifai, juru bicara dari American Dental Association, pasta gigi terbaik adalah yang mengandung minimal 1.000 ppm fluorida.

Pasta gigi yang mengandung triclosan juga dapat membantu mencegah pertumbuhan plak penyebab bau mulut dan penyakit gusi.

Pastikan pasta gigi yang Anda beli sudah mendapat persetujuan dari American Dental Association atau BPOM RI.

3. Semprotan penyegar napas

Obat semprot penyegar napas dapat digunakan untuk menghilangkan bau mulut membandel di saat-saat mendesak.

Caranya praktis. Anda cukup menyemprotkannya langsung ke rongga mulut. Tunggu sebentar, kemudian bau mulut pun menghilang dan napas Anda menjadi lebih segar.

Pastikan obat semprot yang Anda beli sudah terdaftar oleh Badan POM untuk memastikan keamanannya.keamanannya.

Cara Mengatasi Gejala Psoriasis Akibat Cuaca Panas

Cara Mengatasi Gejala Psoriasis Akibat Cuaca Panas

Salutemondiale.web.idPsoriasis membuat kulit Anda memiliki bercak merah, tebal, dan bersisik. Kondisi ini merupakan gangguan imun. Meski tidak menjadi pemicu langsung, cuaca panas, udara kering, dan paparan sinar matahari berlebihan dapat memperburuk gejala psoriasis. Kabar baiknya, ada beberapa cara yang cukup ampuh untuk mengatasi gejala psoriasis pada cuaca panas.

Cara mudah mengatasi gejala psoriasis saat cuaca panas

Langkah utama dalam mengatasi gejala psoriasis ketika cuaca panas adalah mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Untuk menunjang pengobatan, Anda juga bisa melakukan tips berikut ini.

1. Menjaga kelembapan kulit

Kulit penderita psoriasis lebih rentan mengalami kemerahan, kering, dan gatal saat cuaca panas. Kondisi ini tentu memperparah gejala dan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Cara paling sederhana untuk mengatasi gejala psoriasis ketika cuaca sedang panas adalah dengan menjaga kelembapan kulit.

Mengutip National Psoriasis Foundation, penderita psoriasis dapat menjaga kelembapan kulitnya dengan cara berikut:

Mengoleskan krim atau salep khusus tanpa kandungan pewangi dan alkohol. Gunakan setiap sehabis mandi, membersihkan muka, dan mencuci tangan.
Mandi dengan air bersuhu suam-suam kuku.
Hindari sabun, sampo, atau produk sejenisnya yang mengandung pewangi.
Berendam dengan campuran air dan garam Epsom untuk mengatasi kulit kering dan gatal.
Batasi waktu mandi selama 15 menit agar kulit tidak kering.

2. Tidak menggaruk kulit yang gatal

Menggaruk bukanlah cara yang tepat untuk mengatasi psoriasis, apalagi ketika cuaca sedang panas dan membuat kulit kering.

Kulit Anda justru bisa terluka dan mengelupas. Bekas luka garuk akibat psoriasis pada kulit kepala bahkan dapat membuat rambut cepat rontok.

Cobalah oleskan krim mengandung asam salisilat untuk meredakan gejala tersebut. Asam salisilat mampu melembutkan bercak pada kulit yang terasa gatal, tapi jangan menggunakannya secara berlebihan atau terlalu lama.

Baca Juga : Beberapa Hal yang Dapat Menyebabkan Sariawan Muncul Tiba tiba

3. Membatasi waktu terkena sinar matahari

Sinar matahari memang bermanfaat meredakan gejala psoriasis pada sebagian penderita. Sayangnya, terlalu lama berada di bawah matahari bisa membuat kulit Anda terbakar yang akhirnya akan memperburuk gejala psoriasis.

Untuk itu, jangan lupa menggunakan tabir surya setiap kali bepergian pada cuaca panas. Gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih setiap dua jam sekali selama berada di luar. Tetaplah waspada terhadap tanda-tanda kulit terbakar matahari.

Konsultasikanlah dengan dokter Anda, berapa lama sebaiknya Anda berada di bawah matahari untuk mendapatkan manfaatnya.

4. Mengenakan pakaian longgar yang berbahan ringan

Pakaian ketat dan tebal akan memerangkap panas. Tubuh pun meningkatkan produksi keringat untuk mendinginkan kembali suhu kulit. Bagi beberapa penderita, keringat bisa memicu gejala psoriasis dan membuatnya semakin parah.

Anda dapat mengatasi gejala psoriasis dengan mengenakan pakaian longgar berbahan ringan. Jenis pakaian ini membuat kulit Anda tetap bernapas dan tidak berkeringat secara berlebihan. Lindungi pula kepala dan wajah Anda dengan mengenakan topi.

5. Mengelola stres dengan baik

Saat stres, sistem kekebalan tubuh melepaskan lebih banyak senyawa kimia yang memicu peradangan. Peradangan dapat menyerang berbagai bagian tubuh, tak terkecuali kulit Anda.

Maka dari itu, pengelolaan stres menjadi salah satu cara efektif untuk mengatasi gejala psoriasis. Cobalah melakukan kegiatan yang Anda gemari, seperti yoga, berolahraga, atau berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mental profesional bila perlu.

Psoriasis adalah penyakit yang dapat dipicu oleh banyak faktor, dari faktor medis berupa infeksi hingga yang sulit dihindari seperti cuaca panas. Gejala penyakit ini pun bisa begitu parah hingga menurunkan kualitas hidup penderitanya.

Inilah sebabnya setiap penderita perlu memahami cara mengatasi gejala psoriasis. Selain meredakan gejala saat cuaca panas melanda, ragam cara tersebut juga akan membantu mencegah munculnya gejala di kemudian hari.

1 2 3 4 5 7