Berbagai berita kesehatan umum, anak, reproduksi dan seks, kecantikan dan kebugaran, penyakit menular, dan produk serta layanan kesehatan di Indonesia.

Cek Kesehatan Mental Orang Sekitarmu

Cek Kesehatan Mental Orang Sekitarmu

salutemondiale.web.id Kali ini kami akan memberikan beberapa ulasan yang berisikan artikel mengenai Cek Kesehatan Mental Orang Sekitarmu.Dibawah ini adalah beberapa artikel yang membahas dan berkaitan mengenai Cek Kesehatan Mental Orang Sekitarmu

Depresi
Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang perasaan sedih terus-menerus atau kehilangan minat dalam beraktivitas. Depresi juga memengaruhi cara seseorang merasakan sesuatu, berpikir, dan berperilaku. Biasanya seseorang yang depresi mengalami berbagai masalah emosional seperti selalu merasa salah, cemas, putus asa, dan menganggap dirinya tidak berharga. Suasana hatinya pun jelek, sering sedih yang berlarut atau mudah marah. Selain itu, depresi mengakibatkan penurunan kualitas hidup sehari-hari seperti lesu, sulit berkonsentrasi, dan kehilangan motivasi terhadap segala hal.Perhatikan sikap dan perilaku pada orang terdekat kamu, jika terlihat lesu dan tidak bersemangat bisa jadi dia sedang tertekan. Depresi bukanlah penyakit mental yang bisa sembuh dengan sendirinya. Oleh karena itu segera berikan simpati dengan mengajaknya mengobrol hangat dan tanyakan permasalahan hidup yang membebaninya. Jadilah pendengar yang baik dan berikan solusi konkret yang sesuai dengan kebutuhannya. Walaupun terlihat sepele, tetapi tindakan tersebut dapat memberikan efek yang besar.

Bipolar
Gangguan bipolar adalah kondisi dimana seseorang yang mengalami perubahan suasana hati secara fluktuatif dan drastis. Misalnya, tiba-tiba menjadi sangat bahagia padahal beberapa waktu sebelumnya murung dan menangis. Setiap fase emosi dapat berubah dalam hitungan minggu atau bulan tergantung pada pengidapnya. Perubahan suasana hati ini bisa memengaruhi perilaku, kemampuan berpikir jernih, dan aktivitas sehari-hari. Bahkan pada kondisi yang lebih buruk, gangguan bipolar bisa mengganggu kegiatan belajar di sekolah, pekerjaan di kantor, atau hubungan dengan orang terdekat.

Baca Juga : Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa

Belum diketahui pasti penyebab dari gangguan bipolar. Namun, diperkirakan bipolar disebabkan oleh adanya gangguan pada senyawa alami bernama neurotransmitter yang berfungsi menjaga fungsi otak. Gangguan pada neurotransmitter itu sendiri diduga dipicu oleh beberapa faktor seperti genetik, fisik, sosial, dan lingkungan.Jika kamu merasakan perubahan emosional yang sangat cepat pada orang terdekat seperti bahagia menjadi sedih, percaya diri menjadi pesimis, dan semangat menjadi malas, bisa jadi dia mengidap penyakit bipolar. Kamu bisa menyarankan dia untuk berkonsultasi dengan psikolog ataupun psikiater untuk penanganan lebih lanjut seperti penggunaan obat atau terapi khusus.

Gangguan Stres Pasca-trauma
Gangguan stres pasca-trauma (PTSD) adalah kondisi kesehatan mental yang dipicu oleh peristiwa traumatis dan menakutkan. Baik itu yang mengalaminya atau menyaksikannya. Gejalanya dapat berupa kilas balik, mimpi buruk, kecemasan berlebihan, serta pikiran yang tidak terkendali mengenai peristiwa tersebut. Kebanyakan orang yang mengalami peristiwa traumatis mungkin mengalami kesulitan sementara untuk menyesuaikan diri dan mengatasi masalah, tetapi dengan waktu dan perawatan diri yang baik, mereka biasanya menjadi lebih baik.Kalau orang terdekat kamu baru mengalami peristiwa yang traumatis, seperti kematian tak terduga dari orang yang dicintai, kecelakaan kendaraan, atau bencana alam. Potensi PTSD bisa terjadi, oleh karena itu berikan perhatian agar ia bisa bertahan menghadapi traumanya. Bisa jadi, trauma tersebut tidak diungkapkan karena umumnya pengidap PTSD justru tidak menyadari bahwa ia mengalami trauma.

Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa

Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa

salutemondiale.web.id Kali ini kami akan memberikan beberapa ulasan yang berisikan artikel mengenai Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa.Dibawah ini adalah beberapa artikel yang membahas dan berkaitan mengenai Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa

Gangguan jiwa dapat terjadi pada siapa saja, dan jenisnya ada banyak sekali. Seperti halnya penyakit fisik, gangguan jiwa katanya bisa diturunkan secara genetik, benarkah demikian? Jawabannya, bisa jadi iya, bisa jadi tidak. Sebab hingga kini, masih belum diketahui pasti apa yang menjadi penyebab seseorang bisa terkena gangguan jiwa.Namun memang, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan gangguan jiwa. Salah satunya adalah faktor genetik. Artinya, orang yang memiliki orangtua atau keluarnya dengan riwayat gangguan jiwa, dapat lebih rentan mengalami kondisi serupa.Meski demikian, bukan berarti gangguan jiwa pasti akan diturunkan secara genetik. Risikonya mungkin lebih besar, tetapi orang dengan orangtua atau keluarga yang mengidap gangguan jiwa bisa saja tetap sehat. Hal ini karena ada banyak faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami gangguan jiwa, dan faktor genetik bukanlah satu-satunya penentu.

Tentang Gangguan Jiwa dan Faktor yang Tingkatkan Risikonya
Gangguan jiwa merupakan jenis penyakit yang memengaruhi emosi seseorang. Gangguan ini menyebabkan perilaku dan pola pikir pengidapnya mengalami perubahan dan berbeda dari orang kebanyakan. Sayangnya, gangguan ini kerap dipandang sebelah mata dan diidentikan dengan hal-hal negatif.Padahal, sama seperti penyakit yang menyerang fisik, gangguan jiwa juga ada obatnya dan bisa disembuhkan dengan mengikuti serangkaian pengobatan, seperti pemberian obat-obatan dan psikoterapi. Jenis dari gangguan jiwa juga ada banyak sekali. Gejala yang ditunjukkan juga bervariasi, tergantung jenis gangguan yang dialami.Pengidap gangguan jiwa bisa saja mengalami gangguan pada pola pikir, perilaku, dan emosi. Umumnya, gejala dari gangguan jiwa adalah delusi, halusinasi, suasana hati yang berubah-ubah, rasa cemas dan takut berlebihan, dan ketidakstabilan emosi. Namun, tingkat keparahan dan gejala lebih lanjutnya bervariasi, tergantung jenis gangguan jiwa yang dialami.Soal faktor-faktor yang tingkatkan risiko gangguan jiwa, seperti telah disebutkan di awal, ada banyak sekali. Beberapa faktor yang umum adalah biologis dan psikologis. Secara biologis, gangguan jiwa dapat terjadi akibat kerusakan fungsi sel saraf di otak, infeksi, kelainan bawaan, cedera pada otak, kekurangan oksigen pada bayi saat persalinan, dan kekurangan nutrisi.

Baca Juga : Penyakit Psikis Wanita Yang Tidak Disadari

Selain faktor biologis,ada juga faktor psikologis. Faktor ini juga termasuk salah satu faktor paling umum yang berperan dalam memicu gangguan jiwa pada seseorang. Berbagai faktor psikologis yang dimaksud dapat berupa adanya peristiwa traumatis di masa lalu, seperti kekerasan dan pelecehan seksual, kehilangan orang yang dicintai, perceraian, rasa rendah diri, atau ketidakmampuan dalam berinteraksi sosial.Satu hal yang perlu diingat adalah, jangan pernah self-diagnose, atau mendiagnosis diri mengidap penyakit jiwa tertentu. Sebab, gangguan jiwa hanya bisa didiagnosis melalui pemeriksaan medis kejiwaan. Jadi, datanglah ke psikolog atau psikiater jika mengalami keluhan atau merasa ada yang tidak beres pada emosi, perilaku, dan pola pikir.Perlu diketahui juga bahwa gangguan jiwa merupakan kondisi yang tidak boleh dianggap sepele dan harus segera ditangani. Ya, sama seperti penyakit pada fisik. Pengidap gangguan jiwa biasanya perlu mengonsumsi obat-obatan tertentu, menjalani psikoterapi, dan melakukan perubahan gaya hidup. Hal ini bertujuan untuk menangani dan mengontrol gejala yang dialami.

Penyakit Psikis Wanita Yang Tidak Disadari

Penyakit Psikis Wanita Yang Tidak Disadari

salutemondiale.web.id Kesempatan kali ini kami telah merangkum beberapa artikel yang berkaitan dengan Penyakit Psikis Wanita Yang Tidak Disadari.Berikut ini adalah pembahasan dan ulasan yang berkaitan dengan beberapa artikel yang membahas dan berkaitan mengenai Penyakit Psikis Wanita Yang Tidak Disadari

Penyakit mental diidentikkan dengan gejala-gejala yang berat, tetapi ternyata ada beberapa kebiasaan yang tanpa disadari bisa memicu gangguan ini terjadi. Gangguan mental bisa terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita. Pada wanita, penyakit mental disebut bisa meningkat karena beberapa hal yang mungkin tidak disadari.Gangguan mental alias penyakit mental merupakan kondisi yang terjadi karena banyak faktor yang memengaruhi emosi, perilaku, serta pola pikir pengidapnya. Ada banyak jenis penyakit mental yang bisa terjadi, seperti delusi, halusinasi, perubahan mood alias suasana hati yang terjadi mendadak, perubahan pola tidur, hingga masalah pada hubungan sosial.

Pemicu Penyakit Mental yang Sering Tidak Disadari
Penyakit mental bisa terjadi pada siapa saja dan biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor. Risiko gangguan ini meningkat pada orang yang mengalami gangguan fungsi sel saraf di otak, cedera pada otak, kelainan bawaan, peristiwa traumatik, serta penyalahgunaan obat-obatan. Namun ternyata, baru-baru ini ada berbagai “kebiasaan” yang disebut bisa meningkatkan risiko penyakit mental pada wanita, di antaranya:

1. Belanja Berlebihan
Siapa yang tidak suka berbelanja? Aktivitas yang satu ini sering diidentikkan sebagai hal yang disukai wanita. Belakangan, kebiasaan belanja disebut berkaitan dengan kesehatan mental, jika dilakukan secara berlebihan dan impulsif. Wanita yang kecanduan berbelanja disebut lebih rentan mengembangkan penyakit mental. Kecanduan belanja membuat seseorang rentan mengalami tekanan dan merasa harus untuk terus mengulangi hal tersebut.

2. Gangguan Makan
Salah satu gejala atau kondisi yang bisa menjadi tanda gangguan mental adalah perubahan pada pola makan. Orang yang mengidap kondisi ini biasanya juga akan mengembangkan gangguan makan, misalnya binge eating. Binge eating disorder merupakan kondisi yang bersifat kompleks, dan memengaruhi otak hingga fisik pengidapnya. Gangguan ini masuk dalam penyakit mental, sebab pengidapnya bisa menjadi sangat terobsesi dengan suatu makanan dan ingin menghabiskan makanan tersebut dalam jumlah yang sangat banyak.Kabar buruknya, kondisi ini nyatanya tidak hanya berhubungan dengan kondisi mental pengidapnya. Kebiasaan mengonsumsi makanan terlalu banyak juga bisa memicu berbagai gangguan kesehatan. Hal ini bisa meningkatkan risiko kelebihan berat badan alias obesitas yang berkaitan dengan berbagai penyakit seperti diabetes.

Baca Juga : Untuk Wanita Jaga Lubangnya

 3. Stress
Di tengah tuntutan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, wajar jika seseorang mengalami stres. Namun hati-hati, stres yang tidak dikelola dengan baik ternyata bisa berujung pada berbagai masalah kesehatan, lho. Pada mulanya, stres bisa menyebabkan seseorang mengalami insomnia alias kesulitan tidur di malam hari. Jika dibiarkan berlarut, insomnia bisa memicu kondisi yang lebih berbahaya. Lebih lanjut, hal ini juga bisa berkembang menjadi penyakit mental.Orang yang kurang tidur biasanya akan mengalami penurunan produktivitas, gelisah, sakit kepala, bahkan halusinasi hingga perubahan suasana hati yang terjadi secara mendadak. Hal itu yang kemudian diduga bisa meningkatkan risiko penyakit mental menyerang.

4. Terlalu Sedih
Merasa sedih adalah hal yang normal, terlebih jika baru mengalami hal yang tidak sesuai harapan. Namun hati-hati, terlalu lama bersedih nyatanya bisa meningkatkan risiko terjadinya depresi. Pada dasarnya, sedih dan depresi adalah dua hal yang berbeda. Namun, sedih sebenarnya merupakan bagian atau gejala awal dari depresi. Sangat penting untuk mengetahui perbedaan dari dua kondisi ini. Rasa sedih biasanya akan menghilang setelah beberapa saat. Namun, jika perasaan ini tak kunjung hilang, bisa jadi itu adalah tanda awal depresi.

Madu Tidak Semanismu Tapi Lebih Baik

Madu Tidak Semanismu Tapi Lebih Baik

salutemondiale.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Madu Tidak Semanismu Tapi Lebih Baik. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Madu Tidak Semanismu Tapi Lebih Baik
Pengidap diabetes harus berhati-hati untuk menghindari lonjakan gula darah. Mengontrol gula darah sangat penting untuk menghindari komplikasi diabetes yang lebih parah, termasuk kerusakan saraf dan penyakit kardiovaskular.

Memilih pengganti gula alternatif adalah salah satu cara mempertahankan rasa manis dalam makanan dan minuman untuk pengidap diabetes. Butuh rekomendasi pengganti gula untuk pengidap diabetes, selengkapnya ada di bawah ini!

Madu Sebagai Pengganti Gula
Benarkah konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan diabetes? Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Journal of American College of Nutrition, konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan sensitivitas insulin.Sensitivitas insulin menentukan seberapa efektif sel menggunakan glukosa dan mengeluarkannya dari aliran darah. Ketika sensitivitas ini menurun, kandungan gula darah dapat menjadi tinggi, sehingga berpotensi menyebabkan diabetes tipe .Apakah madu bisa dianggap sebagai pengganti gula yang tepat? Perlu diketahui kalau sebagian besar madu yang dijual oleh produsen biasanya sudah diproses, artinya produsen telah memanaskan dan menyaringnya. Sejatinya, ini menghilangkan beberapa nilai gizi madu dan manfaat kesehatan potensialnya.Namun, ketika kamu mengonsumsi madu mentah, kemungkinan kecil kandungan nutrisinya masih tersimpan. Menurut data kesehatan yang dipublikasikan di Oxidative Medicine, beralih dari gula biasa ke konsumsi madu dapat membantu menjaga kadar glukosa darah turun.Walaupun begitu, bukan berarti madu menjadi satu-satunya manajemen perubahan gaya hidup yang dilakukan oleh pengidap diabetes. Penerapan gaya hidup sehat juga harus dilakukan untuk mendukung tercapainya tujuan kesehatan maksimal.

Tetap Perlu Batasan Konsumsinya
Banyak penelitian sudah mengungkapkan manfaat dari madu. Salah satu fakta menariknya adalah madu dapat menurunkan glukosa serum puasa, meningkatkan kadar C-peptida puasa yang membantu pankreas mengetahui berapa banyak insulin yang dikeluarkan dan memainkan peran penting dalam menjaga kadar gula darah stabil dalam kisaran yang sehat.Selain mengendalikan kadar gula darah, konsumsi madu juga berdampak pada penurunan berat badan yang signifikan. Para peneliti juga menguji hemoglobin orang yang mengonsumsi madu dan menemukan kadar gula darah yang lebih stabil. Tapi, tentunya ini tidak semata karena madu tetapi didukung oleh pola hidup sehat lainnya.

Baca Juga : Cebok Yang Benar Abis Boker

Madu dapat menjadi pengganti yang sehat untuk gula putih. Namun, orang harus menggunakannya dalam jumlah sedang. Soalnya bila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak.Ini terutama terjadi ketika madu ketika seseorang menggunakan madu sebagai tambahan, bukannya sebagai pengganti bentuk gula lainnya. Buat kamu yang kepikiran untuk mengganti gula menjadi madu, harus hati-hati soalnya beberapa produsen memproduksi madu yang tidak murni dan mungkin mengandung tambahan gula atau sirup.Pun, penggunaan madu mentah bisa jadi dapat mengandung racun yang dapat menyebabkan botulisme atau berbahaya bila dikonsumsi bayi di bawah 1 tahun. Madu memang memberikan nutrisi layaknya sumber makanan lain seperti buah-buahan dan sayuran segar. Karenanya, kombinasi makanan sehat yang tepat adalah saran yang paling direkomendasikan.Untuk pengidap diabetes, perlu tahu kalau gula tidak satu-satunya “musuh” yang harus dikendalikan. Masih ada karbohidrat, lemak, bahkan protein yang seharusnya dikonsumsi dengan sewajarnya, sesuai dengan batasan yang dianjurkan.Dalam hal penentuan batasan wajar tersebut, beberapa hal yang harus jadi pertimbangan adalah sensitivitas insulin, kualitas tidur, persentase lemak tubuh, dan tingkat aktivitas.

Jangan Takut Lagi Sama Kanker Usus

Jangan Takut Lagi Sama Kanker Usus

salutemondiale.web.id Kanker adalah sesuatu yang amat sangat harus untuk ditakuti,apalagi jika itu menyerang organ pencernaan kita. Berikut ini adalah apasaja yang kita butuhkan untuk menghadapi kanker usus tersebut

Penyebab kanker usus
Penyebab dari kanker sampai saat ini belum dapat dipastikan. Namun, perkembangan kanker diketahui dimulai dari terjadinya mutasi DNA dalam sel-sel tubuh yang sehat.DNA berisi serangkaian informasi yang memberi tahu apa yang harus dilakukan oleh sel di usus. Sel-sel sehat umumnya berfungsi menjaga tubuh Anda bekerja normal. Namun, ketika DNA sel yang sehat jadi rusak akibat mutasi, sel-sel tersebut akan terus membelah secara ganas dan membentuk tumor.Mutasi dari banyak gen berbeda biasanya diperlukan untuk sampai bisa menyebabkan kanker usus.Seiring waktu, sel-sel kanker dapat menyebar dan menghancurkan sel dan jaringan normal lain di dekatnya.Meski penyebab utamanya belum diketahui, namun faktor risiko tertentu seperti genetik dan gaya hidup tidak sehat dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami kanker.

Dua jenis kanker usus
Kanker bisa bertumbuh di bagian mana pun dari usus Anda.Namun umumnya, jenis kanker usus terbagi menjadi dua mengikuti anatomi usus dalam pencernaan manusia.

1. Kanker usus kecil
Usus kecil bertanggung jawab untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan yang Anda makan. Usus kecil juga membantu sistem imun melawan bakteri dan virus yang masuk ke tubuh Anda bersama makanan.Mutasi sel dapat bermula di duodenum (usus 12 jari), jejunum (bagian tengah melingkar), dan ileum (bagian terakhir).Kanker usus kecil termasuk jenis kanker langka.

2. Kanker usus besar
Usus besar adalah bagian terakhir dari saluran pencernaan yang menyatu dengan rektum dan anus.Kanker usus besar dapat terjadi pada usia berapa pun. Namun, penyakit ini lebih sering memengaruhi orang dewasa di usia tua.Kanker pada awalnya dapat berwujud sebagai gumpalan kecil non-kanker (jinak) yang disebut sebagai polip di dalam usus besar.Seiring waktu tanpa pengobatan yang tepat, polip dapat berkembang mengganas menjadi kanker.Kanker dapat berkembang di bagian mana saja dari usus besar. Usus besar itu sendiri berukuran sekitar 5-6 meter, yang memiliki tiga bagian, yaitu sekum (cecum), kolon, dan rektum (rectum).

3. Kanker kolorektal
Ketika kanker di usus besar menyebar sampai ke rektum, kondisi ini disebut dengan kanker kolorektal. Kanker kolorektal juga bisa dimulai sebaliknya, dari rektum dan menyebar ke usus, atau terjadi bersamaan.Rektum atau rektal letaknya sangat dekat dengan usus besar. Rektum itu sendiri adalah saluran pembuangan terakhir yang mengangkut feses dari usus besar menuju anus.

Baca Juga : Obat Herbal Pencegah Osteoporosis

Cara mendiagnosis kanker usus:
Kanker hanya bisa didiagnosis oleh dokter dan dipastikan lewat serangkaian pemeriksaan medis.Pertama-tama dokter mungkin akan menanyakan gejala apa saja yang Anda alami, riwayat kesehatan Anda selama ini, serta riwayat medis dalam keluarga.Jika Anda memang benar dicurigai terkena kanker usus, dokter akan menyarankan Anda melakukan serangkaian tes berikut:

1. Tes pemindaian
Tes ini dapat memperlihatkan gambaran bagian dalam usus Anda. Dengan begitu, dokter dapat melihat apakah benar ada kemunculan benjolan tumor yang dicurigai kanker atau tidak. Pemindaian juga dapat sekaligus memberi tahu dokter apakah kanker telah menyebar.Jenis tesnya dapat termasuk sinar-X, CT scan, atau MRI.

2. Endoskopi
Dokter juga mungkin akan melakukan tes endoskopi untuk melihat bagian dalam kerongkongan, perut, dan usus Anda. Untuk melakukan endoskopi dokter akan memasukkan endoskop, selang tipis seperti tabung yang memiliki cahaya dan kamera di ujungnya.Anda akan diberikan obat untuk menenangkan rubuh Anda saat dimasukkan selang dalam prosedur ini.

3. Kolonoskopi
Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan kolonoskop, sebuah selang fleksibel yang dilengkapi dengan senter, kamera, dan pisau bedah mikro untuk mengambil jaringan di usus.Alat kolonoskop akan dimasukkan melalui anus, lalu ke rektum, dan ke saluran usus. Di saat yang sama pula, dokter akan memompa karbon dioksida agar gambar usus lebih jelas terlihat.Selama skrinig kolonoskopi, setiap pertumbuhan abnormal pada usus besar dan rektum akan dilihat. Apa ada pertumbuhan abonormal, itu juga bisa dihilangkan dengan alat yang ada di tabung kolonoskopi.Saat menjalani tes ini, umumnya pasien akan diberikan obat sedasi yang bertujuan untuk menenangkan tubuh pasien.

Obat Herbal Pencegah Osteoporosis

Obat Herbal Pencegah Osteoporosis

salutemondiale.web.id Penyakit tulang salah satu penyakit berbahaya yang paling ditakuti oleh banyak orang mulai dari tua hingga muda. Berikut ini adalah obat herbat yang dapat mengatasi penyakit osteoporosis.

Pengobatan utama untuk osteoporosis adalah obat-obatan resep dokter, seperti bifosfonat, dan mungkin juga meliputi terapi fisik. Namun di samping itu, ada beberapa obat herbal yang diyakini berpotensi membantu mengatasi gejala osteoporosis dan mengendalikan keparahan penyakitnya.

Obat herbal untuk osteoporosis
Osteoporosis adalah pengeroposan tulang yang kerap menyerang orang lebih tua dan wanita. Saat osteoporosis menyerang tandanya kepadatan mineral tulang menurun sehingga rentan patah dan rapuh. Untuk membantu meringankan pengeroposan tulang atau osteoporosis, berikut berbagai obat herbal untuk osteoporosis:

1. Semanggi merah (red clover)
Dilansir dari penelitian yang diterbitkan dalam Evidence Based Complementary and Alternative Medicine, ekstrak semanggi merah dipercaya dapat menjadi obat herbal bagi pengidap osteoporosis.Hasil penelitian tersebut menemukan, mengonsumsi esktrak semanggi merah selama 12 minggu berefek baik untuk kesehatan tulang wanita menopause. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa suplemen ini membantu melindungi tulang punggung dari efek penuaan tulang akibat usia dan osteoporosis.Penelitian lain juga menyebutkan proses penurunan kepadatan tulang terjadi lebih lebih lambat pada wanita yang rutin mengonsumsi herbal ini. Mengapa? Semanggi merah dilaporkan mengandung isoflavon yang secara struktur mirip dengan estrogen alami dalam tubuh manusia.
Estrogen itu sendiri adalah hormon yang membantu melindungi kepadatan dan kekuatan tulang. Penurunan kadar hormon estrogen dalam tubuh merupakan salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko osteoporosis.

2. Black cohosh
Black cohosh adalah herbal yang populer digunakan oleh masyarakat Indian Amerika untuk mengatasi masalah kesehatan wanita. Black cohosh banyak digunakan untuk mengobati gejala menopause, sindrom PMS, nyeri haid, jerawat, serta menginduksi persalinan. Namun selain itu, obat herbal yang satu ini juga kerap digunakan untuk mengatasi osteoporosis.Black cohosh mengandung fitoestrogen (zat mirip estrogen) yang diyakini mampu membantu mencegah pengeroposan tulang. Sebuah penelitian dalam jurnal Bone menemukan bukti bahwa black cohosh mendukung pembentukan tulang pada tikus.

Baca Juga : Resep Olahan Kacang Kapri

Meski begitu, black cohosh tidak bisa dijadikan sebagai pengganti estrogen dalam pengobatan apa pun termasuk terapi hormon. Di beberapa bagian tubuh, black cohosh ditemukan bisa meningkatkan efek estrogen. Sementara di bagian lainnya black cohosh justru diamati mengurangi efek estrogen yang merugikan tubuh.

Tetap dibutuhkan penelitian lanjutan untuk memperkuat bukti apakah obat herbal ini benar-benar efektif untuk osteoporosis atau tidak. Pastikan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai manfaat dan efek samping obat herbal yang satu ini sebelum dikonsumsi.

3. Paku ekor kuda (horsetail)
Paku ekor kuda termasuk obat herbal yang diduga kuat bisa membantu mengatasi osteoporosis. Biasanya tanaman herbal ini dikonsumsi sebagai suplemen, teh, atau kompres herbal.Kandungan silikon di dalam paku ekor kuda dipercaya mampu membantu mengurangi pengeroposan tulang. Selain itu, tanaman dengan nama latin Equisetum arvense ini juga diduga kuat bisa merangsang regenerasi tulang.Paku ekor kuda termasuk tanaman yang mengandung antioksidan dan antiradang. Kandungan ini memiliki senyawa yang bekerja seperti pil diuretik, atau dengan kata lain membuat Anda jadi sering kencing. Oleh karena itu, Anda biasanya disarankan untuk banyak minum air agar cairan yang hilang dan keluar dapat tergantikan.

Selain untuk osteoporosis, obat herbal ini juga digunakan untuk mengatasi penumpukan cairan di tubuh seperti edema. Kadar kolesterol yang tinggi, haid yang berat, dan batu ginjal juga bisa diringankan gejalanya dengan obat herbal yang satu ini. Namun, masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk membuktikan keefektifannya.

Panduan Cara Mengatasi Asam Lambung Secara Alami

Panduan Cara Mengatasi Asam Lambung Secara Alami

Salutemondiale.web.id – Pada umumnya lambung memang selalu menghasilkan asam yang nantinya akan bermanfaat untuk proses pencernaan didalam tubuh kita. Asam tersebut akan membantu menghancurkan makanan secara kimiawi agar mudah diserap oleh tubuh. Namun sayangnya, pada suatu kondisi tertentu seperti tidak sedang makan asam lambung bisa naik dengan sendirinya dan memicu masalah yang besar, apalagi kalau sampai naik ke atas.

Cara mengatasi asam lambung secara alami

Seseorang yang lambungnya sensitif tidak bisa makan sembarangan. Kalau hal ini sampai terjadi, asam lambung bisa terpicu naik cukup banyak dan gangguan terjadi. Ada akan merasakan mual, heartburn, hingga perut yang tidak nyaman.

Kondisi ini sangat berbahaya pada beberapa orang, bahkan ada yang memicu gangguan fatal dan membahayakan nyawa. Kalau Anda sering mengalami kenaikan asam lambung, praktikkan beberapa cara mengatasi asam lambung di bawah ini.

Menghindari makanan pemicu asam lambung

Kunci utama agar bisa bertahan dari kondisi asam lambung yang sedang tinggi adalah tidak makan sesuatu yang aneh. Asal tidak makan pemicu kenaikan asam lambung secara berlebihan, asam bisa diturunkan dan Anda tidak mengalami nyeri di dada dan panas yang sangat menyesakkan kalau digunakan untuk bernapas.

Kalau Anda memiliki asam lambung dan sering sekali kambuh, ada baiknya untuk tidak mengonsumsi apa saja yang mengandung kafein seperti kopi atau teh. Selanjutnya cokelat juga tidak disarankan meski secara umum menyehatkan. Makanan yang terlalu pedas dan aneka alkohol juga sangat pantang. Terakhir aneka jenis makanan yang digoreng, olahan mint, dan olahan tomat.

Mulai makan dengan sadar

Kalau sudah memiliki bakat asam lambung, ada baiknya untuk bisa mengatur apa saja yang masuk ke dalam tubuh dengan baik. Meski berada di mana saja, Anda harus makan dengan benar dan tahu mana saja yang bisa dimakan dan mana yang dilarang karena memicu asam lambung.

Pengetahuan tentang makanan dan nutrisi juga harus ditambah perlahan-lahan. Dengan melakukan ini Anda bisa melakukan analisis sendiri terkait makanan yang ada di luaran sana, kira-kira bisa dimakan atau tidak. Kalau Anda khawatir dengan makanan yang dijual bebas di luar sana, ada baiknya memasak sendiri.

Berusaha menurunkan berat badan

Salah satu faktor risiko dari asam lambung yang sering kambuh adalah kegemukan atau obesitas. Kalau Anda mengalami obesitas, kemungkinan besar akan terjadi masalah pada tubuh khususnya saluran cerna. Masalah seperti asam lambung dan gejalanya seperti heartburn akan sering terjadi.

Penurunan berat badan tidak bisa dilakukan dengan sembrono. Kalau Anda melakukanya, tubuh justru tidak akan baik. Apalagi kalau sampai menekan porsi makan yang memicu gangguan di lambung. Konsultasikan masalah diet ini dengan ahli gizi agar mendapatkan pola makan yang tepat.

Baca Juga : Panduan Cara Mengatasi Bersin Yang Terus Menerus Datang

Tidak langsung tidur setelah makan

Pernahkah Anda mengalami perut kembung hingga dada terasa sangat panas karena langsung rebahan setelah makan? Kejadian ini sering sekali muncul saat Anda berbuka puasa. Karena tubuh sudah sangat lelah dan mengantuk, akhirnya setelah makan Anda langsing tidur begitu saja.

Kalau tidak mau mengalami kembung hingga asam lambungnya baik, jangan langsung tidur setelah makan. Lebih baik tunggu sekitar 2-3 jam. Kalau Anda terbiasa tidur pada pukul 21.00, pastikan untuk sudah makan sebelum pukul 19.00 setiap harinya.

Selalu tidur dengan posisi kepala di atas

Kalau Anda sering kambuh di malam hari, ada baiknya untuk tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki. Dengan melakukan ini asam lambung tidak akan sampai naik dan memicu heartburn yang sangat mengganggu. Kalau Anda tidak pernah kambuh di malam hari, cara ini tidak perlu dilakukan. Yang penting tidak makan terlalu banyak saat tidur khususnya makanan pemicu asam lambung untuk naik cepat.

Berhenti merokok

Memiliki asam lambung tinggi dan sering kambuh akan sangat membahayakan. Apalagi kalau saat kambuh tidak segera diatasi. Kalau Anda sudah mengalami hal ini ada baiknya untuk berhenti merokok. Jangan merokok sama sekali meski hanya sesekali atau beberapa isapan saja.

Kandungan racun di dalam rokok seperti nikotin bisa menyebabkan gangguan pada tubuh dan memicu asam lambung sering muncul. Selain itu kondisi heartburn akan lebih sering terjadi.

Kurangi stres yang berlebihan

Disadari atau tidak, masalah stres hingga anxiety menyebabkan cukup banyak masalah pada tubuh. Selain tidak bisa konsentrasi kerja, stres juga memicu kenaikan asam lambung. Jadi, jangan menganggap asam lambung yang tinggi hanya disebabkan oleh makanan saja. Kalau Anda mengalami stres hingga depresi, kemungkinan mengalami asam lambung akan besar.

Panduan Cara Mengatasi Bersin Yang Terus Menerus Datang

Panduan Cara Mengatasi Bersin Yang Terus Menerus Datang

Salutemondiale.web.id – Suatu hal yang akan mengganggu jika terjadi seperti Bersin merupakan situasi yang pasti dialami semua orang, terutama saat sedang terserang flu atau terpapar debu. Bersin merupakan sesuatu yang wajar sebagai bentuk respons alami tubuh terhadap pemicu-pemicu dari bersin tersebut. Akan tetapi, Anda kerap dibuat jengkel apabila bersin terjadi terus-menerus, bukan? Jika ya, bagaimana cara mengatasi bersin yang mengganggu tersebut?

Penyebab Bersin-Bersin

Bukan tanpa alasan mengapa Anda bersin-bersin. Bersin adalah kondisi yang disebabkan oleh sejumlah faktor. Mengetahui penyebab bersin menjadi penting mengingat hal ini nantinya berkaitan dengan cara mengatasi bersin tersebut.

Beberapa penyebab bersin paling umum adalah:

  • Infeksi virus atau bakteri (flu, sinusitis)
  • Reaksi alergi
  • Paparan cahaya terang
  • Udara kering
  • Olahraga berlebihan
  • Penggunaan obat-obatan (contoh: pil KB, anti-depresan, dekongestan nasal).

Cara Mengatasi Bersin Terus-Menerus

Bersin memang memberikan rasa lega, tapi juga bisa menjadi sangat mengganggu apabila terjadi secara terus-menerus. Berikut ini ada sejumlah tips atau cara mengatasi bersin tiada henti yang saat ini sedang Anda alami.

1. Vitamin C

Salah satu penyebab bersin yang paling umum adalah infeksi virus atau bakteri. Akibat terinfeksi kedua mikroorganisme “jahat” tersebut, muncullah penyakit-penyakit seperti flu dan sinusitis. Kedua penyakit yang disebabkan oleh lemahnya sistem kekebalan tubuh tersebut salah satu gejalanya adalah bersin-bersin.

Mencukupi asupan vitamin C adalah cara mengatasi bersin apabila pemicunya adalah infeksi virus atau bakteri. Vitamin C berfungsi untuk meningkatkan kinerja sistem kekebalan tubuh sehingga virus maupun bakteri penyebab flu dapat disingkirkan.

Efektivitas vitamin C dalam melawan infeksi virus flu ini sebagaimana dituliskan dalam sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Pharmacy and Pharmacology. Jadi, pastikan Anda mencukupi asupan vitamin C guna mempercepat proses penyembuhan bersin.

2. Antihistamin

Selain infeksi, bersin-bersin yang Anda alami mungkin saja merupakan suatu reaksi alergi, biasanya alergi debu, serbuk sari, udara dingin, dan sebagainya.

Tips atau cara mengatasi bersin terus-menerus akibat reaksi alergi adalah dengan cara mengonsumsi obat antihistamin. Obat ini berfungsi untuk meredakan gejala alergi yang ditimbulkan, tak terkecuali bersin-bersin. Beberapa jenis antihistamin yang umum diresepkan oleh dokter seperti loratadine dan cetirizine.

3. Menghindari Paparan Cahaya

Ada sebagian orang (mungkin termasuk Anda salah satunya) yang mengalami bersin-bersin ketika terpapar cahaya terang seperti sinar matahari. Kondisi ini dinamakan sebagai bersin fotik dan dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetik).

Tak ada cara mengatasi bersin fotik lainnya yang bisa Anda lakukan selain sebisa mungkin menghindari paparan cahaya terang. Apabila Anda mengidap bersin fotik dan sering beraktivitas di luar ruangan, menggunakan payung atau kacamata hitam akan menjaga tubuh dari paparan sinar matahari langsung.

Baca Juga : Tips Untuk Mengatasi Wasir dengan Mudah dan Cepat

4. Menghindari Polusi Udara

Polusi udara juga menjadi penyebab bersin-bersin yang paling umum dialami. Mulai dari debu, asap rokok, asap kendaraan, dan sebagainya, semuanya berpotensi mengakibatkan Anda bersin-bersin.

Cara mengatasi bersin-bersin yang satu ini adalah dengan menghindari paparan polusi udara tersebut, seperti memakai masker penutup hidung. Tak hanya mengatasi bersin-bersin, cara ini juga bertujuan untuk meminimalisir risiko sejumlah gangguan kesehatan seperti asma hingga kanker paru-paru yang berbahaya.

5. Spray Khusus Hidung

Bersin-bersin yang Anda alami diakibatkan oleh banyaknya benda asing yang masuk ke dalam hidung. Jika sudah begitu, maka salah satu cara mengatasi bersin terus-menerus yang dapat dilakukan adalah dengan menyemprotkan spray khusus hidung. Cara ini bertujuan untuk membersihkan kotoran-kotoran di hidung sebagai penyebab bersin.

Anda bisa menyemprotkan cairan capsaicin pada hidung. Cairan capsaicin memiliki fungsi untuk mematikan jaringan di hidung sehingga keinginan untuk bersin dapat dihentikan. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter tentang tata cara penggunaan cairan tersebut agar pemakaiannya tepat.

6. “Menggaruk” Langit-Langit Mulut

Menggaruk langit-langit mulut dengan lidah adalah tips atau cara mengatasi bersin selanjutnya yang bisa Anda terapkan.

Lakukan cara ini manakala bersin terjadi terus-menerus dan sudah sangat mengganggu dengan durasi 5-10 detik.

7. Berbicara

Mitos yang beredar selama ini mengatakan jika berbicara adalah salah satu cara mengatasi bersin terus-menerus. Hal ini didasari oleh asumsi bahwa ketika seseorang sedang berbicara, terlebih jika yang dibicarakan itu menarik, keinginan untuk bersin yang datangnya dari otak akan teralihkan.

Belum ada bukti ilmiah yang mendukung tips atau cara mengatasi bersin yang satu ini. Jika ada yang mengatakan cara ini berhasil, mungkin saja itu hanya sugesti. Tanyakan pada dokter Anda perihal cara mengatasi bersin-bersin dengan berbicara tersebut.

Tips Untuk Mengatasi Wasir dengan Mudah dan Cepat

Tips Untuk Mengatasi Wasir dengan Mudah dan Cepat

Salutemondiale.web.id – Penyakit yang bernama Hemoroid atau wasir merupakan pembengkakan pada vena yang terletak di anus. Penyakit ini susah dideteksi dan kerap baru terasa saat kondisinya sudah parah. Wasir dibagi menjadi beberapa tingkat pembengkakannya. Ada wasir dengan pembengkakan ringan, sedang, dan parah.

Cara Mengatasi Wasir yang Tepat dan Mudah

Kalau seseorang masih mengalami wasir dengan pembengkakan ringan dan sedang, mereka bisa disembuhkan dengan obat. Selain itu, penderita juga harus melakukan beberapa hal di bawah ini untuk mengurangi efek atau mencegahnya datang kembali. Berikut beberapa cara menangani wasir secara alami.

Duduk di Dalam Air Hangat

Kalau wasir muncul atau kambuh, rendam pantat ke dalam air hangat. Air hangat bisa mengurangi iritasi dan gatal yang terjadi. Anda akan merasa lebih nyaman setelah berendam selama 20 menit selama 3-4 kali sehari. Lakukan perendaman pada pagi, siang, sore, dan malam sebelum tidur.

Perendaman bisa dilakukan dengan cara mandi di dalam bak. Kalau di dalam rumah Anda tidak ada bathtub, bisa menggunakan sitz bath yang dipasang pada toilet. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan air yang hangat untuk menyentuh area anus segingga pembengkakannya bisa sedikit diminimalkan.

Tidak Menahan Buang Air Besar

Jangan sesekali menahan buang air besar kalau Anda memiliki wasir. Jika perut sudah mulai mulas segera ke kamar kecil untuk menuntaskannya. Kalau menahan buang air, bagian anus akan terasa sakit karena pembuluh darah menegang saat menahan.

Tekanan dari kotoran yang akan keluar sangatlah besar. Tekanan ini akan membuat pembengkakan di anus semakin besar. Bahkan, bukan tidak mungkin memicu perdarahan kalau sampai kotoran yang banyak melukai dinding anus yang terlanjur membengkak pembuluh darahnya.

Hindari Sembelit

Makanan dan minuman yang mampu melancarkan buang air besar dan menurunkan risiko sembelit harus dikonsumsi setiap hari. Perbanyak makan buah-buahan seperti alpukat, jeruk nipis, pepaya, dan pir setiap harinya. Dengan mengonsumsi makanan tinggi serat pergerakan di usus bisa berjalan dengan lancar.

Kondisi wasir akan semakin parah kalau sampai tubuh mengalami sembelit. Perut akan semakin kembung dan Anda mengejan terlalu kuat saat buang air besar. Jangan makan yang berlemak saja setiap harinya. Selalu tambah jumlah sayuran ke dalam makanan. Kalau Anda tidak suka sayur coba makan buah yang berserat.

Baca Juga : Beberapa Cara Mengatasi Gatal Akibat Diabetes

Jaga Pola Makan dengan Ketat

Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu pedas, untuk mengurangi risiko pembengkakan pada anus. Makan makanan yang mengandung banyak serat seperti sayur hijau, roti gandum, dan buah segar lainnya. Perbanyak jus buah dan sayur sebagai camilan ketimbang mengonsumsi gorengan.

Olahraga Rutin

Salah satu penyebab wasir adalah obesitas yang terlalu parah. Untuk mengurangi risiko ini, Anda diwajibkan untuk melakukan olahraga secara rutin. Setelah sembuh coba lakukan olahraga pelan-pelan seperti jalan santai dan lari ringan 30 menit setiap hari.

Menggunakan Bahan Alami

Beberapa bahan alami bisa digunakan untuk lebih melancarkan buang air besar dan juga meredakan gangguan pada anus yang membengkak. Anda bisa menggunakan beberapa bahan seperti minyak kelapa alami. Minyak ini memiliki kemampuan untuk melembabkan kulit dan juga jaringan di sekitar anus.

Selanjutnya ada juga lidah buaya. Krim dari lidah buaya alami bisa diaplikasikan langsung ke sekitar anus. Selanjutnya, krim akan bekerja untuk menghilangkan rasa nyeri berlebihan termasuk rasa panasnya.

Minum Lebih Banyak

Air adalah salah satu minuman yang paling penting meski beberapa orang sering sekali mengabaikannya. Dengan minum air yang banyak, organ di tubuh seperti ginjal bisa bekerja dengan maksimal. Selain itu, air juga bisa melunakkan feses sehingga mudah keluar dan mencegah wasir semakin parah.

Beberapa Cara Mengatasi Gatal Akibat Diabetes

Beberapa Cara Mengatasi Gatal Akibat Diabetes

Salutemondiale.web.id – Tentunya bagi sebagian orang, gatal-gatal adalah kondisi yang tidak perlu dikhawatirkan. Hal ini disebabkan oleh sensasi gatal yang akan hilang dengan sendirinya setelah digaruk atau dibiarkan begitu saja. Masalahnya adalah, bagi penderita diabetes, gatal-gatal bisa menjadi penyebab masalah kesehatan yang jauh lebih serius.

Diabetes bisa membuat sensasi gatal dan kulit kering

Diabetes tak hanya akan memicu kenaikan kadar gula darah dengan drastis. Dalam realitanya, ada banyak sekali sistem dan organ tubuh yang ikut terpengaruh akibat masalah kesehatan ini, termasuk kulit kita. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar gula darah yang akhirnya mengganggu kinerja sistem saraf yang akhirnya berimbas pada produksi sitokin dalam jumlah yang lebih banyak.

Sebagai informasi, jika sampai produksi hormon sitokin berlebihan, bisa memicu peradangan, termasuk pada kulit. Hal ini akan memicu sensasi gatal-gatal, kering, hingga pecah-pecah pada kulit. Bagi orang biasa, sensasi gatal atau kulit kering ini memang tidak akan menjadi masalah, namun bagi penderita diabetes, sensasi gatal dan kulit kering jika sampai digaruk atau tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan munculnya luka atau lecet-lecet yang berbahaya.

Masalahnya adalah tingginya kadar gula darah akan menurunkan fungsi sistem pemulihan luka. Meski lukanya terlihat kecil atau sepele, bisa jadi hal ini akan memicu infeksi yang kemudian berujung menjadi amputasi, komplikasi yang memang sering terjadi pada penderita diabetes.

Mengatasi gatal-gatal yang terjadi pada penderita diabetes

Pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk tidak sembarangan menggaruk kulit kering atau gatal-gatal demi mencegah munculnya luka dan infeksi. Mereka harus bisa menahan diri untuk tidak melakukannya. Berikut beberapa cara mengatasi gatal akibat diabetes.

Melakukan latihan pernapasan

Penderita diabetes sangat disarankan untuk melakukan latihan pernapasan atau meditasi. Hal ini bisa membantu menurunkan stres yang bisa mempengaruhi kadar gula darah. Dengan menjaga kadar gula darah tetap normal, maka gejala gatal-gatal atau kulit kering bisa dicegah. Selain itu, hal ini juga bisa membantu mengatasi keinginan berlebih untuk menggaruk sensasi gatal pada kulit.

Baca Juga : Beberapa Penyebab Perut Menjadi Kembung

Perhatikan waktu mandi

Mandi bisa membantu menjaga kesegaran dan kebersihan tubuh. Selain itu, hal ini juga bisa membantu menjaga kulit tetap lembab dan mengatasi masalah kulit kering, namun jika kita mandi terlalu lama, yakni hingga melebihi 15 menit, bisa jadi risiko untuk terkena masalah kulit kering akan meningkat.

Dampak ini bahkan akan semakin terasa jika kita mandi dengan menggunakan air hangat. Hal ini disebabkan oleh pori-pori yang akan semakin melebar dan akhirnya menurunkan kadar minyak alami pada kulit. Hal inilah yang akhirnya memicu masalah kulit kering dan gatal-gatal.

Mandi sebaiknya dilakukan selama 5 hingga 10 menit saja. Selain itu, sebaiknya kita memilih sabun yang bisa menjaga kelembapan kulit, bukannya yang bisa memicu masalah kulit kering.

Memakai krim pelembap

Setelah mandi, oleskanlah krim pelembap pada kulit demi mencegah masalah kulit kering. Selain krim yang bisa ditemukan dengan mudah di pasaran, kita juga bisa menggunakan bahan alami seperti gel lidah buaya, minyak zaitun, serta susu.

Mengendalikan pola makan

Penderita diabetes harus menjaga pola makannya demi menjaga kadar gula darah tetap seimbang. Selain itu, mereka juga sebaiknya memperbanyak konsumsi asam lemak omega 3 yang bisa menjaga kesehatan kulit. Makanan-makanan dengan kandungan ini adalah ikan laut, tahu, biji chia, dan beberapa jenis sayuran seperti bayam.

Memakai humidifier

Kita bisa memasang humidifier atau pengatur kelembapan udara di dalam ruangan demi mencegah masalah kulit kering dan gatal-gatal.

1 2 3 4 6