Berbagai berita kesehatan umum, anak, reproduksi dan seks, kecantikan dan kebugaran, penyakit menular, dan produk serta layanan kesehatan di Indonesia.

Tips-Sederhana-Menjaga-Kesehatan-Paru-Paru

Tips Sederhana Menjaga Kesehatan Paru Paru

salutemondiale – Paru-paru adalah salah satu organ dalam tubuh yang berhubungan dengan sistem pernapasan. Paru-paru memiliki fungsi menukar oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah. Dengan begitu, terganggunya kerja paru-paru memengaruhi fungsi tubuh dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Namun, jangan khawatir, ada beberapa cara sederhana bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru.

Inilah Cara Sederhana Jaga Kesehatan Paru-Paru

Ada beberapa gejala yang menjadi tanda adanya gangguan kesehatan pada paru-paru, seperti alami sesak napas, kesulitan bernapas, mengalami batuk yang tidak kunjung hilang, merasa tidak nyaman ketika batuk, dan batuk yang bercampur dengan darah atau lendir.

Kondisi ini dapat diatasi sesuai dengan penyebab gangguan yang terjadi pada paru-paru. Namun, tidak ada salahnya untuk mencegah kondisi ini dengan menjaga kesehatan paru-paru agar tetap maksimal dalam menjalankan fungsinya. Berikut ini cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mendapatkan paru-paru yang sehat, yaitu:

1. Rajin Berolahraga

Dilansir dari Medical News Today, rajin melakukan aktivitas fisik atau berolahraga dapat meningkatkan kesehatan fisik dan juga mental kamu. Ya, rutin berolahraga membuat paru-paru menjadi lebih sehat. Tidak hanya itu, rutin olahraga juga menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Rutin berolahraga juga meningkatkan kualitas sistem pernapasan kamu.

jaga kesehatan paru paru, cara menjaga kesehatan paru paru, untuk menjaga kesehatan paru paru, menjaga kesehatan paru-paru, menjaga kesehatan paru paru, tips kesehatan paru paru, memelihara kesehatan paru paru, menjaga kesehatan paru paru bagi perokok, menjaga kesehatan paru-paru dan jantung, poster menjaga kesehatan paru paru,

 

 

 

 

 

 

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, kebiasaan merokok menyebabkan berbagai gangguan kesehatan dalam tubuh, termasuk pada paru-paru. Merokok dapat sebabkan kerusakan pada kantung udara kecil dan saluran udara pada paru-paru. Tidak hanya itu, penyebab kanker paru-paru yang paling banyak adalah kebiasaan merokok. Perokok aktif lebih berisiko mengalami gangguan pada paru-paru dibandingkan perokok pasif. Jadi, mulai sekarang, tidak ada salahnya untuk hentikan kebiasaan merokok.

Baca Juga : Tips Jaga Kesehatan Saat New Normal

3. Konsumsi Makanan yang Mengandung Antioksidan

Dilansir dari Healthline, cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru dengan mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan antioksidan di dalamnya. Antioksidan memiliki fungsi untuk menjaga sel-sel tubuh dari paparan radikal bebas yang berbahaya. Kamu dapat mengonsumsi beberapa makanan, seperti dark chocolate, sayuran hijau, stroberi, dan kacang-kacangan untuk mendapatkan asupan antioksidan dalam tubuh.

4. Rajin Cuci Tangan

Berdasarkan American Lung Association, rajin mencuci tangan menjadi cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru. Gangguan paru-paru dapat disebabkan oleh berbagai penyakit lain, seperti flu. Tidak ada salahnya untuk tetap menjaga tangan tetap bersih agar terhindar dari gangguan penyakit yang dapat sebabkan komplikasi pada paru-paru.

5. Lakukan Pemeriksaan Kesehatan secara Rutin

Jangan takut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin tiap tahunnya. Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, kamu mengetahui kesehatan kamu yang sesungguhnya. Dengan begitu, gangguan yang ada pada tubuh dapat segera diatasi sejak dini. Kondisi ini dapat menghindari kamu dari komplikasi yang mungkin terjadi.

Itulah beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru. Jangan lupa untuk hindari berbagai polusi udara agar kesehatan paru-paru kamu tetap terjaga.

Cara-Jaga-Kesehatan-Otak-Tanpa-Suplemen

Cara Jaga Kesehatan Otak Tanpa Suplemen

salutemondiale – Suplemen otak adalah bisnis besar. Pada tahun 2015, pasar suplemen yang secara spesifik menargetkan kesehatan otak bernilai US$ 2.3 miliar. Di tahun 2024, angkanya diprediksi naik 500%.

Hal tersebut mengindikasikan betapa orang memerhatikan kesehatan otaknya, tapi dengan cara instan. Dengan suplemen, mereka berharap bisa meningkatkan kemampuan memori, meningkatkan fokus, mengurangi depresi, hingga mencegah demensia.

Dari berbagai jenis suplemen, yang paling populer adalah yang mengandung ginkgo, ginseng, carnitine, minyak ikan, kunyit, hingga CBD oil.

Suplemen adalah produk kesehatan yang regulasinya tidak ketat dan penelitian berkualitas untuk menguji efektivitasnya tidak sebaik riset obat. Dengan kata lain, sebenarnya tidak ada bukti kuat yang menyimpulkan suplemen-suplemen tersebut memang bermanfaat bagi otak.

Jika Anda tidak ingin mengeluarkan uang banyak untuk membeli suplemen otak yang belum tentu efektif itu, masih banyak cara yang bisa dilakukan demi menjaga fungsi otak tetap prima.

Cara-Jaga-Kesehatan-Otak-Tanpa-Suplemen

 

 

 

 

 

 

1. Pola makan, bukan pil

Penelitian menyebutkan, otak yang sehat terkait erat dengan pola makan yang tinggi sayuran hijau, kacang-kacangan, buah berry, dan ikan berlemak.

Beberapa jenis vitamin dan mineral memang dibutuhkan oleh otak, dan kita bisa memenuhinya dari beragam jenis makanan.

2. Bergerak, berkeringat

Bergerak aktif bukan hanya baik untuk tubuh, tapi juga otak. Penelitian mengungkap, orang yang jarang berolahraga lebih beresiko menderita demensia.

Berolahraga juga akan meningkatkan kerja otak lebih efektif, berapa pun usia kita. Olahraga yang dianjurkan pun tidak harus yang berat, namun aktivitas tanpa pengerahan fisik seperti jalan kaki, yoga, atau tai chi, juga bisa bermanfaat asalkan denyut jantung kita meningkat.

Baca Juga : Ciri Ciri Penis Yang Sehat

3. Latih otak

Otak kita seperti otot, jika jarang dipakai maka kekuatannya akan pudar. Itu sebabnya, kita harus rajin melatih otak. Misalnya dengan belajar Bahasa baru, mengisi teka-teki silang, atau menyusun puzzle.

4. Punya hewan peliharaan

Hewan kesayangan kita di rumah ternyata juga menyehatkan mental, termasuk menjaga mood tetap stabil. Studi pada anak-anak yang memelihara anjing menemukan, mereka lebih jarang merasa cemas dibanding anak yang tak punya peliharaan.

5. Tidur cukup

Tidur adalah faktor yang sering diremehkan dalam menjaga kesehatan otak. Kurang tidur paling berdampak pada otak. Misalnya saja kita jadi sulit fokus, kemampuan belajar dan kreativitas juga menurun. Jadi, sesibuk apa pun kita usahakan untuk tidur malam yang cukup 7 jam hingga 8 jam. (Lusia Kus Anna)

Ciri-Ciri-Penis-Yang-Sehat

Ciri Ciri Penis Yang Sehat

salutemondiale – Pada satu titik di kehidupannya, kebanyakan pria pasti bertanya-tanya, “Apakah penis saya normal?” atau “Apakah air mani seharusnya terlihat seperti itu?” Memangnya, seperti apa sih ciri penis yang sehat?

Sebuah penis yang sehat tidak hanya dapat dinilai pada seberapa baiknya performa seorang pria di tempat tidur, tetapi dari seberapa baik fungsinya sehari-hari.

Sensitivitas penis, ukuran, dan ereksi — semua ini berhubungan dengan keseluruhan kesehatan tubuh pria dalam hal apa yang normal dan tidak, yang dapat berfungsi sebagai indikator awal dari masalah di daerah lain. Jika penis tidak bisa ereksi, misalnya, hal ini dapat mencerminkan masalah kesehatan yang mendasari, melampaui isu gairah dan seks semata.

Karakteristik fisik dari penis yang sehat

Warna

Pada umumnya, penis yang sehat memiliki warna yang sama dengan rona kulit tubuh seseorang. Namun, seorang pria dapat memiliki penis yang berwarna 1-2 tingkat lebih gelap, lebih cokelat, atau kemerahan — bahkan lebih terang daripada bagian tubuh lainnya.

Beberapa pria memiliki bintik-bintik hitam pada penis mereka. Bagi sebagian pria, hal ini merupakan bagian normal dari kulit mereka. Namun, segera konsultasikan ke dokter jika timbul bercak atau noda yang baru muncul dan tidak kunjung menghilang.

Walaupun tidak terlalu umum, namun bukan tidak mungkin untuk penis memar. Memar yang hilang dengan cepat, relatif tidak berbahaya. Namun, memar berwarna ungu atau biru gelap yang menyebar, terutama muncul setelah cedera, memerlukan perhatian medis segera karena dapat menandakan kerusakan jangka panjang pada ereksi.

Satu hal yang pasti, jika rona warna kulit penis Anda tidak begitu berbeda dengan sisa warna kulit tubuh Anda maka kemungkinan terbesarnya Anda baik-baik saja. Selain itu, saat mendapat rangsangan, penis dapat cenderung menggelap selama beberapa saat. Akan tetapi, jika ada perubahan warna yang signifikan dan mendadak, serta diikuti rasa sakit — terutama kemerahan dan membengkak — Anda harus temui dokter.

Baca Juga : Proses Corona Menyerang Tubuh Manusia

Tekstur

Kebanyakan penis tidak mulus. Normal bagi pembuluh darah pada penis dapat terlihat dan bahkan sedikit timbul di permukaan, terutama jika terangsang. Banyak penis yang sehat juga memiliki folikel rambut pada batangnya, yang terasa seperti benjolan kecil. Selama ukuran benjolan tidak mengkhawatirkan dan memerah, atau teriritasi, benjolan ini mungkin merupakan bagian dari kulit alami Anda, seperti pearly penile papules (PPP) atau bintik Fordyce.

Pearly penile papule (PPP) adalah kutil kecil, halus seperti mutiara di kepala penis yang umumnya hadir di usia dewasa muda. PPP merupakan kondisi yang sangat umum, sama sekali tidak berbahaya dan tidak menular; sekitar 25 persen dari populasi laki-laki di dunia memilikinya.

Bintik Fordyce adalah benjolan kecil berwarna merah terang atau senada dengan rona kulit Anda pada batang penis atau buah zakar. Benjolan ini timbul setidaknya pada 50 persen dari populasi pria. Bintik Fordyce merupakan kondisi alami dan tidak memerlukan kekhawatiran khusus, tidak berbahaya dan tidak menular. Namun demikian, benjolan yang besar dan teriritasi dapat memberikan sinyal untuk penyakit kelamin menular, seperti kutil penis bernanah. Anda harus temui dokter jika memiliki ini.

Seorang pria juga mungkin untuk mendapatkan ruam kemerahan pada penisnya. Selain akibat penyakit kelamin, kulit penis dapat memerah teriritasi dari reaksi alergi sabun mandi, deterjen, atau dari terlalu banyak gesekan dari seks maupun masturbasi.

Jika iritasi tidak menghilang dalam beberapa hari, temui dokter — terutama jika Anda aktif secara seksual. Iritasi kulit yang tidak kunjung sembuh dapat menandakan penyakit kelamin atau kurap (infeksi jamur akibat temperatur lembap). Kurap mudah diobati dan sering terjadi pada pria yang tidak disunat.

Ukuran

berapa-ukuran-penis-normal-pria-dewasa

Ukuran penis bervariasi, begitu pula dengan ukuran buah zakar. Di Indonesia, rata-rata panjang ukuran penis pria dewasa saat ereksi 12-19 centimeter. Saat ‘layu’, panjang penis pada umumnya berkisar 5-10 centimeter.

Beberapa orang dapat memiliki tambahan beberapa centimeter yang signifikan saat ereksi, sementara yang lainnya hanya mendapat tambahan panjang 1-2 centimeter. Saat kedinginan atau berenang di air dingin (atau bahkan grogi), sebuah penis dapat mengerut ke dalam tubuh, tetapi akan memanjang kembali saat mendapat kehangatan. Semua ini normal. Hal ini diakibatkan setengah panjang dari penis yang sebenarnya berada di dalam tubuh — seperti sebuah pohon besar dengan akar kokoh di dalam tanah. Anda tidak dapat melihat pangkal penis Anda tertanam dalam panggul dan menempel di tulang kemaluan Anda. Penis yang sedang ereksi, sebenarnya, memiliki bentuk seperti bumerang.

Testis kebanyakan pria memiliki ukuran yang seragam, meski umum untuk satu sisi berukuran lebih besar dari yang lain. Satu testis yang menggantung lebih rendah juga umum ditemui dan bukan merupakan kondisi medis serius. Umumnya, testis harus terasa halus, tanpa ada benjolan atau gumpalan. Di belakang testis, terdapat sebuah ‘tabung’ lunak yang disebut epididymis. Jika Anda melihat perubahan atau sesuatu yang aneh — satu testis membesar dan memiliki gumpalan keras, mengeras, dan rasa sakit yang bisa menandakan kanker — penting untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh di rumah sakit.

Penis dapat mengecil karena beberapa alasan. Merokok, salah satunya. Merokok berdampak pada perkembangan aterosklerosis, alias penumpukan plak dalam arteri. Plak ini akan menyumbat pembuluh darah jantung, termasuk pembuluh darah yang bertugas mengirim darah ke penis selama ereksi. Penyumbatan pembuluh darah yang ditambah dengan racun bahan-bahan kimia dari rokok dapat merusak pembuluh darah, sehingga menyebabkan disfungsi ereksi. Hal ini dapat menyebabkan ukuran penis menyusut 1-2 centimeter akibat pengapuran pembuluh darah. Merokok juga dapat menyebabkan kerusakan jaringan penis yang dapat mempengaruhi kemampuan penis berfungsi secara normal, di samping ereksi.

Bentuk

Beberapa penis dapat menggantung ke satu sisi atau lainnya. Beberapa penis juga dapat memiliki sedikit lekukan, bahkan saat ereksi. Kondisi ini termasuk umum dan tidak memerlukan kekhawatiran besar, terutama jika lekukan ini telah ada sejak bayi. Namun, jika penis Anda tiba-tiba bengkok — akibat Peyronie’s disease, yang merupakan penumpukan plak jinak — dan menimbulkan nyeri saat seks, hubungi dokter. Kondisi ini mudah diobati.

Selain itu, setiap kali Anda mengalami ereksi di pagi hari atau masturbasi, sebenarnya hal ini adalah cara tubuh untuk menjaga kebugaran bentuk penis. Otot penis harus tetap menerima oksigen melalui aliran darah yang dapat menyebabkannya membesar dan ereksi. Jika seorang pria tidak mengalami ereksi normal, jaringan penis dapat menjadi kurang elastis dan menyusut, yang dapat membuat penis 1-2 cm lebih pendek. Tapi tenang, jika Anda secara fisik masih bisa ereksi namun tidak mengalaminya dalam sehari, otak memiliki program pemeliharaan penis otomatis.

Beberapa orang tidak mampu secara fisik untuk mengalami ereksi, seperti setelah mengalami trauma atau kerusakan saraf, atau mereka yang memiliki diabetes. Pada kasus seperti ini, sebuah perangkat seperti pompa vakum, yang berfungsi memaksa penis membesar dengan asupan darah, dapat membantu pria yang memiliki masalah ereksi fisik untuk mempertahankan penis yang sehat.

Kulit kulup

Beberapa pria disunat, beberapa lainnya tidak dan masih memiliki kulit kulup utuh. Keduanya merupakan hal yang umum di kebudayaan Indonesia. Kulit kulup adalah lapisan kulit tipis yang menutupi kepala penis pada pria yang tidak disunat. Saat terangsang, kulit kulup akan menarik diri yang akan memperlihatkan kepala penis.

Yang penting untuk diingat, selalu jaga kebersihan kulit kulup. Minyak, keringat, kotoran, dan kulit mati dapat menumpuk di bawahnya, yang dapat membentuk kerak putih atau kekuningan yang disebut smegma. Smegma termasuk normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Cukup bersihkan saat Anda mandi untuk menghindari infeksi ragi.

Seperti vagina, kulit penis adalah lingkungan yang ideal untuk bakteri berkembang biak. Tetapi, jumlah bakteri akan tergantung pada apakah pria tersebut disunat atau tidak. Dilansir dari Medical Daily, ada lebih sedikit bakteri ditemukan pada kelompok pria yang disunat daripada yang tidak. Sunat mengubah ekologi bakteri pada penis, yang mungkin dapat menjelaskan mengapa tindakan ini dapat mengurangi risiko HIV. Teorinya, bakteri anaerob — bakteri yang tidak bisa hidup di hadapan oksigen — dapat menyebabkan sistem imun tubuh bereaksi sedemikian rupa sehingga sel-sel tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi HIV pada pria yang tidak disunat.

Ejakulasi

Ketika seorang pria mendapat rangsangan, ia akan mengalami ejakulasi dan mengeluarkan air mani. Jumlah air mani saat satu kali ejakulasi biasanya kurang dari satu sendok teh, tetapi hal ini bervariasi antar pria.

Cairan ejakulasi biasanya berwarna putih susu, meski sebagian pria memiliki cairan yang berwarna sedikit kekuningan. Jika ejakulasi terasa sakit atau Anda tidak bisa ejakulasi, hubungi dokter. Cairan ejakulasi yang mengandung darah juga harus diperiksa.

Air mani memiliki konsistensi dan tekstur yang juga bervariasi. Sewaktu-waktu, air mani dapat tampak lebih kental dan menggumpal daripada biasanya. Umumnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Perubahan konsistensi dan tekstur dipengaruhi oleh pola makan dan asupan nutrisi terakhir sebelum ia ejakulasi, terakhir kali ia ejakulasi, dan seberapa terangsangnya mereka.

Sensitivitas

Penurunan sensitivitas penis merupakan hal yang normal seiring dengan bertambahnya usia, meskipun seberapa banyak derajat penurunannya tidak dapat dijelaskan secara rinci. Umumnya, sensitivitas sebuah penis diukur oleh sedikitnya jumlah stimulasi yang bisa dirasakan — disebut ambang sensorik.

Penurunan sensitivitas akibat usia sering dikaitkan dengan penurunan jumlah testosteron dan perubahan sensitivitas reseptor androgen. Sensitivitas akan mulai menurun di usia 25 tahun, dan penurunan paling tajam terlihat pada pria usia 65-75 tahun.

Yang perlu dipahami tentang penis yang sehat, setiap orang dapat berbeda satu sama lainnya. Penis yang sehat tidak terlihat seragam, jadi cobalah untuk tidak terlalu khawatir atau membandingkan diri dengan orang lain.

Kriteria Hand Sanitizer yang Efektif untuk Mencegah Corona

Kriteria Hand Sanitizer yang Efektif untuk Mencegah Corona

Salutemondiale.web.id – Cara terbaik untuk mencegah penularan COVID-19 adalah mencuci tangan dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik. Jika keduanya tidak tersedia, Anda pun dapat membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua jenis hand sanitizer mampu mencegah penularan COVID-19.

Di pasaran, Anda akan menemukan beragam jenis hand sanitizer dengan kandungan yang berbeda-beda. Jenis hand sanitizer tertentu mungkin dapat membunuh bakteri, tapi belum tentu dengan virus ataupun kuman lainnya. Supaya Anda tidak salah pilih, mari kenali dulu hand sanitizer seperti apa yang sebenarnya Anda butuhkan.

Jenis hand sanitizer yang bisa mencegah penularan COVID-19
Hand sanitizer memang efektif untuk mencegah penyebaran COVID-19, tapi hanya bila Anda menggunakannya dengan tepat. Salah satu faktor yang menentukan tepat atau tidaknya suatu produk hand sanitizer adalah bahan aktif di dalamnya.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan penggunaan hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60% alkohol. Pasalnya, alkohol merupakan kandungan penting yang akan membunuh berbagai kuman pada tangan Anda.

Virus tersusun dari rantai kode genetik yang tersimpan dalam sejenis ‘kulit’ bernama kapsid. Sementara itu, beberapa virus pada hewan seperti coronavirus biasanya memiliki selubung tambahan yang terbuat dari lemak, fosfor, protein, dan glukosa.

Alkohol pada hand sanitizer, terutama dari jenis etanol atau isopropil alkohol, dapat menguraikan dan menghancurkan ikatan selubung tersebut. Virus akhirnya tidak bisa bertahan ataupun memperbanyak diri, dan lama-kelamaan akan mati.

Ini sebabnya banyak rumah sakit menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol untuk mencegah penularan COVID-19. Alkohol mampu membunuh bakteri, virus, dan parasit dengan efektif, termasuk kuman-kuman di rumah sakit.

Meski demikian, penggunaan hand sanitizer tetap tidak dapat menggantikan manfaat cuci tangan menggunakan air dan sabun. Jadi, pastikan Anda hanya menggunakan hand sanitizer ketika air dan sabun benar-benar tidak tersedia.

Bolehkah memakai produk pembersih tangan tanpa alkohol?
Selain hand sanitizer berbahan alkohol, Anda mungkin juga pernah menemukan hand sanitizer tanpa alkohol, tisu basah, atau produk-produk pembersih sejenisnya. Lantas, apakah produk-produk seperti ini juga bisa digunakan untuk mencegah COVID-19?

Alkohol menimbulkan efek samping berupa kulit kering. Orang-orang yang memiliki kulit kering dan sensitif tentu rentan terkena efek samping ini. Produsen produk pembersih pun menyiasatinya dengan mengurangi kadar alkohol atau menggantinya sama sekali.

Pembersih tanpa alkohol biasanya mengandung bahan pengganti berupa benzalkonium klorida. Benzalkonium klorida memang dapat membersihkan tangan Anda dari kuman, tapi CDC menyatakan bahwa senyawa ini tidak bekerja pada semua jenis kuman.

Hand sanitizer mengandung benzalkonium klorida mungkin hanya akan menghambat pertumbuhan kuman pada tangan, tapi tidak membunuhnya. Efeknya berbeda dengan cuci tangan yang akan membunuh kuman sekaligus menghilangkannya bersama air.

Hal yang sama juga berlaku pada tisu basah, apalagi mengingat kebanyakan tisu basah dirancang untuk bayi sehingga tidak mengandung alkohol. Bahan aktif pada tisu basah mungkin dapat membunuh bakteri, tapi tidak dengan virus.

Oleh sebab itu, penggunaan hand sanitizer tanpa alkohol dan tisu basah dinilai kurang efektif untuk mencegah penularan COVID-19. Walau demikian, keduanya bisa menjadi alternatif apabila air bersih, sabun, dan hand sanitizer dengan alkohol tidak tersedia.

Baca Juga : Pembahasan Mengenai Virus Corona

Apakah hand sanitizer buatan sendiri bisa cegah COVID-19?
Kabar mengenai munculnya COVID-19 sempat menimbulkan kepanikan. Banyak orang lantas berbondong-bondong membeli hand sanitizer sehingga stoknya menipis. Mereka yang kehabisan hand sanitizer akhirnya membuat sendiri produk ini dengan bahan yang tersedia.

Hand sanitizer memang bisa dibuat sendiri, tapi Anda perlu mengukur bahan-bahannya dengan sangat teliti. Jika Anda salah mengukur, kandungan alkohol pada hand sanitizer akan turun menjadi kurang dari 60% sehingga efektivitasnya pun berkurang.

Jenis hand sanitizer buatan sendiri mungkin efektif untuk mencegah penyakit pada situasi biasa. Namun, ketika penyakit infeksi seperti COVID-19 merebak, produk hand sanitizer yang paling sesuai untuk mencegah penularan tetaplah yang mengandung 60% alkohol atau lebih.

COVID-19 menular lewat percikan cairan tubuh yang mengandung partikel virus. Virus biasanya memasuki tubuh saat seseorang menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang kotor.

Penggunaan hand sanitizer dapat mengurangi risiko seseorang terinfeksi COVID-19. Agar manfaatnya lebih optimal, pastikan Anda memilih hand sanitizer dengan kandungan yang tepat serta menggunakannya dengan cermat.

Jenis Insomnia yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Jenis Insomnia yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Salutemondiale.web.id – Kebanyakan orang hanya tahu bahwa insomnia adalah masalah sulit tidur. Padahal sebenarnya, definisi ini kurang tepat. Insomnia adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan tidur berkualitas agar Anda bisa terbangun di pagi hari dengan semangat. Seseorang yang memiliki insomnia merasa kesulitan untuk terlelap di malam hari, tetap tertidur sepanjang malam, dan/atau tidak bisa tidur cukup lama sesuai dengan waktu yang dibutuhkan tubuh. Jenis insomnia pun ternyata ada banyak.

Jenis insomnia yang paling umum
Dirangkum dari International Classification of Sleep Disorder, ada sebelas jenis insomnia. Berikut ulasannya.

1. Susah tidur (sleep onset insomnia)
Anda dikatakan sulit tidur ketika Anda merasa sulit untuk mulai tidur. Anda sudah berbaring di kasur, sudah memejamkan mata dan siap untuk tidur, tapi tidak kunjung bisa terlelap. Akibatnya, Anda terus terbaring terjaga selama berjam-jam, menatapi gelapnya langit-langit rumah.

Sleep onset insomnia juga menyebabkan Anda sering terbangun di tengah malam dan sulit untuk kembali tidur lagi, dan/atau selalu bangun jauh lebih cepat dari yang diinginkan. Susah tidur ini bisa disebabkan oleh kondisi medis atau masalah psikologis, seperti stres berat atau gangguan kecemasan hingga depresi.

2. Insomnia
Insomnia adalah gangguan tidur yang menyebabkan Anda merasa sangat sulit untuk mulai tidur, sulit untuk tidur nyenyak, atau keduanya di saat yang bersamaan.

Kondisi ini bisa menjadi kronis sehingga membuat Anda sama sekali tak bisa tidur bahkan ketika Anda ingin tidur. Insomnia kronis bisa bertahan hingga setidaknya tiga malam berturut-turut dalam kurun waktu satu minggu dan berjalan selama sebulan atau lebih.

Jika mengalami insomnia, Anda biasanya akan bangun tidur dalam keadaan lelah, yang dapat mempengaruhi kemampuan Anda beraktivitas pada siang hari.

3. Insomnia akut
Gangguan tidur ini juga sering disebut dengan insomnia jangka pendek atau insomnia kambuhan. Insomnia akut dapat bertahan dari satu malam hingga beberapa minggu.

Penyebabnya bisa karena Anda sedang merasa stres. Jenis insomnia akut biasanya akan hilang setelah Anda bisa mengatasi biang stres tersebut. Namun, hal ini juga bisa disebabkan karena Anda berlebihan memikirkan sesuatu, termasuk ketika Anda terlalu gembira.

4. Insomnia anak-anak
Jenis insomnia ini terjadi ketika anak-anak tidak akan tidur kecuali orangtua atau pengasuhnya memaksa mereka untuk tidur. Jika anak-anak dibiasakan memiliki jam tidur, maka mereka akan cenderung memiliki jam tidur normal sedangkan anak-anak yang tidak dibiasakan memiliki jam tidur cenderung lebih mudah terbangun di malam hari.

5. Insomnia idiopatik
Insomnia idiopatik adalah gangguan tidur yang terjadi seumur hidup, dimulai saat bayi atau masa anak-anak dan berlanjut hingga dewasa. Jenis insomnia ini belum diketahui penyebabnya.

Hal ini mungkin disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang memengaruhi jam biologis tubuh Anda. Misalnya, hormon melatonin yang diproduksi terlalu sedikit di malam hari, sehingga Anda justru merasa segar bugar sepanjang malam.

6. Insomnia akibat obat-obatan atau zat kimia tertentu
Insomnia jenis ini biasanya diakibatkan oleh asupan stimulan dari konsumsi obat-obatan tertentu, kafein, alkohol, dan/atau makanan tertentu — misalnya, makanan pedas — sehingga Anda sukit tidur nyenyak.

Satu-satunya cara menghentikan insomnia ini adalah menghentikan penggunaan obat atau makanan dan minuman yang mengandung suatu senyawa kimia yang membuat Anda susah tidur.

7. Insomnia karena kondisi medis
Beberapa jenis gangguan jiwa dapat menyebabkan insomnia sebagai salah satu gejalanya. Misalnya saja, depresi, gangguan bipolar, dan gangguan kecemasan. ADHD, walaupun tidak tergolong sebagai penyakit mental, juga dapat menyebabkan masalah tidur.

Tingkat keparahan jenis insomnia ini berhubungan langsung dengan seberapa parah kondisi yang dialami. Namun biasanya, pengobatan kedua kondisi yang saling terkait ini akan dipisah — terlebih jika tingkat insomnia Anda parah.

Baca Juga : Beberapa Terapi Utama Untuk Mengobati Insomnia

8. Insomnia nonorganik
Jenis insomnia ini disebabkan oleh gangguan kesehatan mental dan faktor psikologis. Jenis insomnia nonorganik ini biasanya digunakan saat seseorang dengan insomnia tidak memenuhi kriteria untuk kesepuluh jenis insomnia lainnya.

9. Insomnia organik
Jenis insomnia ini disebabkan oleh gangguan medis, kondisi fisik, atau paparan senyawa kimia tertentu. Akan tetapi, penyebab pastinya tetap tidak jelas. Diperlukan pengujian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pastinya. Nama insomnia ini dapat digunakan untuk sementara sampai pasien mendapatkan diagnosis lebih lanjut.

10. Insomnia paradoks
Insomnia paradoks adalah keluhan insomnia berat. Orang dengan gangguan ini sering mengaku tidur cuma sebentar atau bahkan tidak tidur sama sekali selama semalam atau lebih. Terkadang pasien insomnia jenis ini juga merasa memiliki kesadaran yang kuat terhadap lingkungan atau mudah terjaga, gampang marah, dan terlalu bergairah.

Karakteristik utama dari jenis insomnia paradoks adalah Anda membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa tertidur, namun juga meremehkan total jam tidurnya.

11. Insomnia psikologis
Jenis insomnia ini disebabkan oleh gangguan kecemasan. Orang yang dihinggapi rasa cemas akan sulit untuk memulai tidur. Selain itu, rasa cemas juga dapat membuat seseorang menjadi kesulitan mempertahankan tidur, sehingga dia sering terbangun di tengah malam dan sulit untuk tidur kembali.

Kecemasan bisa diakibatkan oleh banyak hal, di antaranya stres karena kondisi keuangan, masa depan, dan cemas memikul tanggung jawab pekerjaan. Bahkan rasa cemas dan panik karena tidak bisa tidur pun dapat membuat seseorang jadi benar-benar tidak bisa tidur.

Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita

Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita

salutemondiale.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita

Organ Reproduksi Bagian Luar
Pada organ reproduksi bagian luar, terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

Mons Pubis, yaitu bagian terluar dari organ reproduksi pada perempuan. Bagian ini berbentuk segitiga yang melindungi tulang kemaluan atau simfisis pubis. Pada bagian ini terdapat jaringan lemak, jaringan kulit, jaringan ikat, kelenjar keringat, dan akar rambut.

Labia mayora, yang bisa disebut juga dengan bibir kemaluan. Bagian ini berupa lipatan yang menyerupai bibir. Berdasarkan letaknya, labia mayor dibedakan menjadi dua jenis, yaitu permukaan luar dan permukaan dalam. Pada bagian luar, labia mayora dilapisi dengan sel epitel bertanduk serta terdapat akar rambut. Sedangkan pada bagian dalam, labia mayora tampak licin karena terdapat banyak jaringan lemak, tidak mempunyai folikel rambut dan kelenjar keringat.

Labia minora, yang bisa disebut juga dengan bibir kecil pada kemaluan. Labia minora berada di sebelah labia mayora dan sebelum Miss V. Hal yang membedakan antara labia minora dan mayora hanya tidak terdapat akar rambut dan memiliki banyak pembuluh darah.

Klitoris, yaitu sebuah organ seksual yang berada dalam Miss V. Klitoris memiliki struktur yang sama dengan Mr P pada laki-laki. Keduanya berada dalam posisi yang sama pula. Bedanya, klitoris tumbuh ke arah dalam, sedangkan Mr P tumbuh ke arah luar.

Selaput dara, yaitu membran tipis yang menutupi lubang Miss V.
Vestibulum, yaitu rongga kemaluan yang terletak di labia minora dan merupakan muara dari saluran uretra dan lubang Miss V.

Organ Reproduksi Bagian Dalam
Organ reproduksi bagian dalam pada wanita terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

Miss V, yaitu organ seksual pada wanita yang berbentuk seperti tabung. Miss V memiliki fungsi dalam berhubungan secara seksual dan sebagai jalan lahir.

Uterus atau rahim, yaitu organ paling penting dalam sistem reproduksi wanita. Rahim terhubung dengan leher rahim atau serviks yang tersambung dengan Miss V dan tuba fallopi. Selama masa kehamilan, seluruh proses perkembangan bayi terjadi di dalam rahim.

Oviduk atau tuba fallopi, yaitu saluran yang menghubungkan ovarium atau sel telur menuju ke rahim. lalu sebagai tempat terjadinya fertilisasi oleh sperma dan ovum, sebagai tempat pertumbuhan atau pembelahan embrio sementara sebelum akhirnya melekat pada endometrium atau lapisan pada rahim.

Ovarium, yaitu indung telur yang berfungsi sebagai organ penghasil sel kelamin pada wanita. Organ ini berjumlah dua buah dan terletak di sisi kanan dan kiri dari rahim dan berbentuk bulat lonjong.

Masyarakat Indonesia memang dikenal sulit menerima hal-hal yang dianggap ‘nyeleneh’. Terlebih jika hal itu dianggap melanggar norma-norma keagamaan, seperti apa yang dilakukan Lucinta Luna. Tidak hanya di-bully terkait dirinya yang merupakan transgender, Lucinta Luna belakangan tengah ramai dibicarakan terkait kasus penyalahgunaan zat psikotropika.

Belakangan ini pun, Lucinta Luna mengaku bahwa dirinya mengalami menstruasi sebagaimana wanita pada umumnya. Hal ini terjadi karena ia tidak hanya menjalani operasi penggantian kelamin, tetapi juga melakukan transplantasi rahim. Orang-orang menjadi mempertanyakan kebenaran hal ini. Nah, berikut ini fakta mengenai transplantasi rahim yang mungkin masih banyak belum diketahui orang.

Lebih Besar Risiko Ketimbang Manfaatnya
Transplantasi rahim adalah prosedur bedah yang hingga saat ini masih dalam uji klinis. Pembedahan ini dilakukan untuk memperbesar kemungkinan seseorang untuk bisa hamil. Sayangnya, prosedur ini mengandung risiko yang jauh lebih besar daripada potensi manfaatnya.

Melansir UT Southwest Medical Center, banyak dokter kandungan yang tidak merekomendasikan transplantasi rahim. Mereka meyakini bahwa masih banyak cara yang bisa ditempuh untuk bisa memiliki anak. Hingga kini, transplantasi rahim tidak tersedia di luar tujuan penelitian. Salah satu lembaga penelitian yang berhasil mencetak kelahiran hidup dari transplantasi rahim adalah Cleveland Clinic. Namun, mereka pun menggunakan donor dari wanita yang baru saja meninggal untuk mengurangi risiko transplantasi yang terjadi jika dilakukan oleh pendonor yang masih hidup.

Baca Juga : Hindari Dan Waspadai Gangguan Pada Testosteron

Transplantasi organ adalah prosedur utama yang membutuhkan persiapan fisik dan mental yang besar. Beberapa risiko yang terkait dengan transplantasi rahim mirip dengan yang terkait dengan transplantasi organ lain. Usai menjalankan transplantasi rahim, seseorang harus mengonsumsi obat imunosupresan dengan dosis yang kuat untuk mencegah sistem imun tubuh menyerang organ baru yang dianggap sebagai benda asing.

Efek samping potensial dari obat imunosupresan juga sebanding dengan risiko prosedur penyelamatan nyawa seperti transplantasi jantung atau paru-paru. Namun, untuk prosedur pembedahan yang dimaksudkan untuk menghasilkan kehamilan, risikonya lebih besar daripada manfaat potensial. Meskipun dokter berusaha untuk mengoptimalkan perawatan obat ini sebelum kehamilan, obat-obatan ini malah dapat menyebabkan berat badan bayi yang lahir rendah, kelahiran prematur, dan peningkatan risiko cacat lahir.

Bukan Langkah Permanen
Faktanya, prosedur transplantasi rahim juga tidak dimaksudkan untuk menjadi hal yang permanen. Jika transplantasi berhasil, konsumsi obat imunosupresan dalam jangka panjang dikhawatirkan dapat mengancam jiwa. Jadi, seseorang harus menjalani histerektomi (pengangkatan rahim) setelah satu atau dua kehamilan.

Ini Prosedurnya
Prosedur transplantasi rahim bisa memakan waktu 6 hingga 8 jam. Sebelum melakukannya, wanita harus memulai dengan minum obat imunosupresan. Prosedur transplantasi menghubungkan pembuluh darah donor ke penerima donor. Jika penerima donor ingin memiliki anak dan rahim sudah siap, maka embrio akan dipindahkan. Beberapa bulan setelah transplantasi, penerima mulai mengalami menstruasi.

Rahim akan sepenuhnya siap setelah 6 bulan. Kehamilan yang terjadi terus dipantau dan persalinan dilakukan dengan operasi caesar. Setelah 1 hingga 2 kehamilan, rahim akan diangkat agar penerima donor menghentikan konsumsi obat imunosupresan.

Hadapi Virus Dari Dasar Penggunaan Masker

Hadapi Virus Dari Dasar Penggunaan Masker

salutemondiale.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Hadapi Virus Dari Dasar Penggunaan Masker Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Hadapi Virus Dari Dasar Penggunaan Masker

Virus corona jenis baru, Novel coronavirus (2019-nCoV) yang muncul di Tiongkok masih terus menjadi perhatian masyarakat global. Menurut otoritas Tiongkok, sampai 28 Januari 2020, lebih dari 4.515 orang terjangkit infeksi novel coronavirus. Dari angka-angka tersebut, setidaknya 106 tewas akibat pneumonia berat yang disebabkan virus corona tersebut.Di balik ganasnya serangan virus corona jenis 2019-nCoV, akhirnya ada kabar baik yang muncul ke permukaan. Seperti pemberitaan di berbagai media massa internasional maupun nasional, terdapat ratusan korban virus corona pulih dari infeksi tersebut.

Pertanyaannya, bagaimana sih cara mencegah serangan virus corona yang misterius ini? Menurut ahli di Medicine National Institutes of Health – Medlineplus, ada berbagai cara yang bisa kita lakukan. Mulai dari mencuci tangan hingga bersih, hindari kontak dengan orang sakit, hingga hindari menyentuh unggas atau hewan liar.Selain itu, jangan pula lupakan pentingnya peran masker yang dinilai bisa meminimalkan risiko terjangkit virus ini.Nah, berikut beberapa jenis masker beserta manfaat dan cara menggunakannya.

1. Masker Bedah
Banyak orang menggunakan masker bedah sebagai masker antipolusi. Padahal, masker bedah memiliki lapisan penyaring yang lebih sedikit ketimbang simple mask (masker polusi).Sebenarnya, maker bedah ini berfungsi untuk menghambat penyebaran infeksi, bukan penyaring udara. Oleh sebab itu, ketika berada di luar ruangan dan menggunakannya sebagai masker antipolusi, tentu tak seefektif respirator atau simple mask.

Masker bedah ini bisa membantu memblokir butiran partikel besar dan percikan dari mulut dan hidung pemakai. Selain itu, masker ini juga bisa mengurangi paparan air liur dan sekresi pernapasan dari pemakai ke orang lain. Lalu, bagaimana cara menggunakan masker ini?Simpel kok caranya. Pertama, pasang masker menutupi hidung dan mulut, lalu kaitkan tali ke telinga. Kemudian, tarik bagian bawah masker sampai menutupi bawah dagu. Selanjutnya, tekan bagian atas masker pada bagian hidung, sehingga rapat dan nyaman dipakai.

Masker Respirator (N95)
Masker respirator merupakan masker yang dibuat khusus untuk pernapasan. Masker ini juga disebut sebagai masker N95. Masker ini berbeda dengan kedua masker bedah. Meski sama-sama didesain untuk mencegah penyebaran virus atau bakteri, N95 dirancang secara pas menutupi wajah.Tak cuma itu, masker ini juga dilengkapi dengan alat yang efisien untuk menyaring partikel berbahaya, bahkan dengan ukuran kecil sekalipun.Kode N95 menunjukkan masker ini bisa menyaring partikel PM 2.5 (Particulate matter) hingga 95 persen. Nah, inilah sebabnya masker ini sering diandalkan untuk mereka yang bekerja meneliti di sekitar zat berbahaya atau saat menangani asap akibat kebakaran hutan.

Baca Juga: Gerakan Yoga Aman Untuk Bumil

Lalu, bagaimana cara penggunaan masker ini?
Langkah pertama letakkan masker di satu tangan, lalu tempelkan di atas mulut dan hidung dengan bagian depan di telapak tangan. Pastikan tepat di hidung dan mulut serta bagian bawah harus berada di bawah dagu.

Lalu, pastikan hanya menyentuh bagian luar dan tepi masker agar tetap bersih. Setelah itu, tarik tali bagian bawah dan atas melewati kepala. Tali bagian bawah harus disesuaikan dengan leher dan tepat di bawah telinga. Setelah itu, tarik tali bagian atas dan letakkan di atas telinga. Jika masker memiliki nosepiece, rekatkan di bagian jembatan hidungmu.Sebenarnya penggunaan masker N95 dalam jangka waktu yang lama, lebih dianjurkan daripada penggunaan yang berulang-ulang (reuse). Sebab, penggunaan yang lama melibatkan sentuhan respirator yang lebih sedikit, sehingga risiko penularan kontak lebih sedikit.Meski terlihat lebih unggul dari masker bedah, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan saat hendak menggunakan masker N95.

Misalnya:Masker N95 tidak dirancang untuk anak-anak atau mereka yang memiliki rambut pada wajah, karena tidak bisa menutupi wajah secara sempurna.Untuk mencegah penularan virus atau bakteri, masker N95 tak boleh dipakai bergantian dengan orang lain.Pengidap masalah pernapasan kronis, jantung, atau konis medis lain yang menyulitkan bernapas, perlu berdiskusi dengan dokter sebelum menggunakan masker N95.Bila masker N95 sudah kotor, rusak, atau membuat sulit bernapas, segera ganti dengan yang baru.

Manfaat Yoga Untuk Awet Muda

Manfaat Yoga Untuk Awet Muda

salutemondiale.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Manfaat Yoga Untuk Awet Muda. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Manfaat Yoga Untuk Awet Muda

1.Membuat Awet Muda
Mau tahu manfaat yoga yang sangat istimewa? Ternyata, olahraga ini bisa membuat pegiatnya awet muda, termasuk wanita. Dalam buku Mitos dan Fakta Olahraga & Yoga, ada tiga asana (olahpostur) yang mampu melawan proses penuaan dan membuat kamu jadi awet muda dengan yoga. Namun, syaratnya kamu harus melakukan posenya dengan benar. Salah satu olahposturnya bernama Sirsasana.Pose ini paling penting dalam asana yoga. Lalu, apa hubungannya pose ini dengan awet muda? Ternyata, Sirsasana bisa memberi suplai darah segar kaya oksigen ke otak. Menurut ahli yoga, otak yang sehat bisa membuat seluruh fungsi tubuh terjaga dengan prima. Manfaatnya tidak hanya baik bagi fisik saja, tetapi juga psikis.

Menariknya lagi, pose ini juga baik untuk wajah. Sebab, pose ini bisa membuat otot wajah mengalami sensasi dari gravitasi, sehingga tidak akan mudah mengendur. Kata ahli yoga, kamu sebaiknya melakukan pose ini minimal 5-10 menit per hari.Dalam Mitos dan Fakta Olahraga & Yoga, ada sebuah penelitian mengenai yoga yang menarik untuk diketahui. Penelitian itu dilakukan terhadap ahli yoga yang berusia 80-an tahun, yang telah berlatih yoga selama puluhan tahun. Nah, setelah diteliti, secara fisiologis memperlihatkan elastisitas kulit, kerja paru-paru, jantung, dan pencernaannya masih seperti orang yang berusia 20-an tahun. Menarik, bukan?

2.Sarana Relaksasi
Biasanya olahraga juga diiringi dengan musim bertempo lambat yang membuat pikiran semakin tenang. Di samping itu, gerakan-gerakan yoga bersifat meregangkan otot-otot yang kaku. Nah, kedua hal inilah yang bisa merelaksasi tubuh dan pikiran.Sejumlah riset telah membuktikan bahwa yoga dapat mengurangi tingkat stres seseorang. Berlatih yoga juga mampu memperbaiki mood, terlebih di beberapa hari menjelang menstruasi yang terkadang membuat wanita lebih sensitif dari biasanya.

Baca Juga: Simpel Kecilkan Perut Sebelum Tidur

3.Memperbaiki Postur Tubuh
Sebagian besar gerakan yoga melibatkan kekuatan otot yang membuatnya jauh lebih aktif. Jika rutin berlatih, otomatis postur tubuh akan tebentuk lebih ideal dengan sendirinya. Nah, postur tubuh yang bisa meningkatkan rasa percaya diri wanita.Tak hanya itu saja, yoga juga membantu tubuh menjadi lebih peka. Misalnya, ketika dirimu duduk dalam postru membungkuk, secara spontan atau tidak sadar, tubuh akan segera merubah ke posisi yang benar.

4. Meningkatkan Kualitas Tidur
Pasca berlatih yoga, semua bagian otot yang tadinya kaku akan perlahan meregang. Peregangan inilah yang membuat tubuh kamu menjadi lebih rileks untuk beristirahat. Tak hanya itu, pikiran yang tenang setelah melakukan olahraga yoga juga akan memperbaiki kualitas tidur kamu di malam hari. Manfaat yoga bagi wanita yang ini tentu sangat penting, apalagi bagi mereka yang sering mengalami kesulitan tidur.

5. Tingkatkan Gairah Hubungan Intim
Bagi yang sudah menikah, yoga juga mampu meningkatkan performa berhubungan intim dengan pasangan. Dalam buku Natural Sex Boosters dikatakan, adanya peningkatan peredaran darah di berbagai bagian tubuh karena beryoga, termasuk daerah pinggang ke bawah, merupakan alasan utama di balik meningkatnya gairah berhubungan intim.

Cek Kesehatan Mental Orang Sekitarmu

Cek Kesehatan Mental Orang Sekitarmu

salutemondiale.web.id Kali ini kami akan memberikan beberapa ulasan yang berisikan artikel mengenai Cek Kesehatan Mental Orang Sekitarmu.Dibawah ini adalah beberapa artikel yang membahas dan berkaitan mengenai Cek Kesehatan Mental Orang Sekitarmu

Depresi
Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang perasaan sedih terus-menerus atau kehilangan minat dalam beraktivitas. Depresi juga memengaruhi cara seseorang merasakan sesuatu, berpikir, dan berperilaku. Biasanya seseorang yang depresi mengalami berbagai masalah emosional seperti selalu merasa salah, cemas, putus asa, dan menganggap dirinya tidak berharga. Suasana hatinya pun jelek, sering sedih yang berlarut atau mudah marah. Selain itu, depresi mengakibatkan penurunan kualitas hidup sehari-hari seperti lesu, sulit berkonsentrasi, dan kehilangan motivasi terhadap segala hal.Perhatikan sikap dan perilaku pada orang terdekat kamu, jika terlihat lesu dan tidak bersemangat bisa jadi dia sedang tertekan. Depresi bukanlah penyakit mental yang bisa sembuh dengan sendirinya. Oleh karena itu segera berikan simpati dengan mengajaknya mengobrol hangat dan tanyakan permasalahan hidup yang membebaninya. Jadilah pendengar yang baik dan berikan solusi konkret yang sesuai dengan kebutuhannya. Walaupun terlihat sepele, tetapi tindakan tersebut dapat memberikan efek yang besar.

Bipolar
Gangguan bipolar adalah kondisi dimana seseorang yang mengalami perubahan suasana hati secara fluktuatif dan drastis. Misalnya, tiba-tiba menjadi sangat bahagia padahal beberapa waktu sebelumnya murung dan menangis. Setiap fase emosi dapat berubah dalam hitungan minggu atau bulan tergantung pada pengidapnya. Perubahan suasana hati ini bisa memengaruhi perilaku, kemampuan berpikir jernih, dan aktivitas sehari-hari. Bahkan pada kondisi yang lebih buruk, gangguan bipolar bisa mengganggu kegiatan belajar di sekolah, pekerjaan di kantor, atau hubungan dengan orang terdekat.

Baca Juga : Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa

Belum diketahui pasti penyebab dari gangguan bipolar. Namun, diperkirakan bipolar disebabkan oleh adanya gangguan pada senyawa alami bernama neurotransmitter yang berfungsi menjaga fungsi otak. Gangguan pada neurotransmitter itu sendiri diduga dipicu oleh beberapa faktor seperti genetik, fisik, sosial, dan lingkungan.Jika kamu merasakan perubahan emosional yang sangat cepat pada orang terdekat seperti bahagia menjadi sedih, percaya diri menjadi pesimis, dan semangat menjadi malas, bisa jadi dia mengidap penyakit bipolar. Kamu bisa menyarankan dia untuk berkonsultasi dengan psikolog ataupun psikiater untuk penanganan lebih lanjut seperti penggunaan obat atau terapi khusus.

Gangguan Stres Pasca-trauma
Gangguan stres pasca-trauma (PTSD) adalah kondisi kesehatan mental yang dipicu oleh peristiwa traumatis dan menakutkan. Baik itu yang mengalaminya atau menyaksikannya. Gejalanya dapat berupa kilas balik, mimpi buruk, kecemasan berlebihan, serta pikiran yang tidak terkendali mengenai peristiwa tersebut. Kebanyakan orang yang mengalami peristiwa traumatis mungkin mengalami kesulitan sementara untuk menyesuaikan diri dan mengatasi masalah, tetapi dengan waktu dan perawatan diri yang baik, mereka biasanya menjadi lebih baik.Kalau orang terdekat kamu baru mengalami peristiwa yang traumatis, seperti kematian tak terduga dari orang yang dicintai, kecelakaan kendaraan, atau bencana alam. Potensi PTSD bisa terjadi, oleh karena itu berikan perhatian agar ia bisa bertahan menghadapi traumanya. Bisa jadi, trauma tersebut tidak diungkapkan karena umumnya pengidap PTSD justru tidak menyadari bahwa ia mengalami trauma.

Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa

Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa

salutemondiale.web.id Kali ini kami akan memberikan beberapa ulasan yang berisikan artikel mengenai Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa.Dibawah ini adalah beberapa artikel yang membahas dan berkaitan mengenai Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa

Gangguan jiwa dapat terjadi pada siapa saja, dan jenisnya ada banyak sekali. Seperti halnya penyakit fisik, gangguan jiwa katanya bisa diturunkan secara genetik, benarkah demikian? Jawabannya, bisa jadi iya, bisa jadi tidak. Sebab hingga kini, masih belum diketahui pasti apa yang menjadi penyebab seseorang bisa terkena gangguan jiwa.Namun memang, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan gangguan jiwa. Salah satunya adalah faktor genetik. Artinya, orang yang memiliki orangtua atau keluarnya dengan riwayat gangguan jiwa, dapat lebih rentan mengalami kondisi serupa.Meski demikian, bukan berarti gangguan jiwa pasti akan diturunkan secara genetik. Risikonya mungkin lebih besar, tetapi orang dengan orangtua atau keluarga yang mengidap gangguan jiwa bisa saja tetap sehat. Hal ini karena ada banyak faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami gangguan jiwa, dan faktor genetik bukanlah satu-satunya penentu.

Tentang Gangguan Jiwa dan Faktor yang Tingkatkan Risikonya
Gangguan jiwa merupakan jenis penyakit yang memengaruhi emosi seseorang. Gangguan ini menyebabkan perilaku dan pola pikir pengidapnya mengalami perubahan dan berbeda dari orang kebanyakan. Sayangnya, gangguan ini kerap dipandang sebelah mata dan diidentikan dengan hal-hal negatif.Padahal, sama seperti penyakit yang menyerang fisik, gangguan jiwa juga ada obatnya dan bisa disembuhkan dengan mengikuti serangkaian pengobatan, seperti pemberian obat-obatan dan psikoterapi. Jenis dari gangguan jiwa juga ada banyak sekali. Gejala yang ditunjukkan juga bervariasi, tergantung jenis gangguan yang dialami.Pengidap gangguan jiwa bisa saja mengalami gangguan pada pola pikir, perilaku, dan emosi. Umumnya, gejala dari gangguan jiwa adalah delusi, halusinasi, suasana hati yang berubah-ubah, rasa cemas dan takut berlebihan, dan ketidakstabilan emosi. Namun, tingkat keparahan dan gejala lebih lanjutnya bervariasi, tergantung jenis gangguan jiwa yang dialami.Soal faktor-faktor yang tingkatkan risiko gangguan jiwa, seperti telah disebutkan di awal, ada banyak sekali. Beberapa faktor yang umum adalah biologis dan psikologis. Secara biologis, gangguan jiwa dapat terjadi akibat kerusakan fungsi sel saraf di otak, infeksi, kelainan bawaan, cedera pada otak, kekurangan oksigen pada bayi saat persalinan, dan kekurangan nutrisi.

Baca Juga : Penyakit Psikis Wanita Yang Tidak Disadari

Selain faktor biologis,ada juga faktor psikologis. Faktor ini juga termasuk salah satu faktor paling umum yang berperan dalam memicu gangguan jiwa pada seseorang. Berbagai faktor psikologis yang dimaksud dapat berupa adanya peristiwa traumatis di masa lalu, seperti kekerasan dan pelecehan seksual, kehilangan orang yang dicintai, perceraian, rasa rendah diri, atau ketidakmampuan dalam berinteraksi sosial.Satu hal yang perlu diingat adalah, jangan pernah self-diagnose, atau mendiagnosis diri mengidap penyakit jiwa tertentu. Sebab, gangguan jiwa hanya bisa didiagnosis melalui pemeriksaan medis kejiwaan. Jadi, datanglah ke psikolog atau psikiater jika mengalami keluhan atau merasa ada yang tidak beres pada emosi, perilaku, dan pola pikir.Perlu diketahui juga bahwa gangguan jiwa merupakan kondisi yang tidak boleh dianggap sepele dan harus segera ditangani. Ya, sama seperti penyakit pada fisik. Pengidap gangguan jiwa biasanya perlu mengonsumsi obat-obatan tertentu, menjalani psikoterapi, dan melakukan perubahan gaya hidup. Hal ini bertujuan untuk menangani dan mengontrol gejala yang dialami.

1 2 3 6