Berbagai berita kesehatan umum, anak, reproduksi dan seks, kecantikan dan kebugaran, penyakit menular, dan produk serta layanan kesehatan di Indonesia.

Kriteria Hand Sanitizer yang Efektif untuk Mencegah Corona

Kriteria Hand Sanitizer yang Efektif untuk Mencegah Corona

Salutemondiale.web.id – Cara terbaik untuk mencegah penularan COVID-19 adalah mencuci tangan dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik. Jika keduanya tidak tersedia, Anda pun dapat membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua jenis hand sanitizer mampu mencegah penularan COVID-19.

Di pasaran, Anda akan menemukan beragam jenis hand sanitizer dengan kandungan yang berbeda-beda. Jenis hand sanitizer tertentu mungkin dapat membunuh bakteri, tapi belum tentu dengan virus ataupun kuman lainnya. Supaya Anda tidak salah pilih, mari kenali dulu hand sanitizer seperti apa yang sebenarnya Anda butuhkan.

Jenis hand sanitizer yang bisa mencegah penularan COVID-19
Hand sanitizer memang efektif untuk mencegah penyebaran COVID-19, tapi hanya bila Anda menggunakannya dengan tepat. Salah satu faktor yang menentukan tepat atau tidaknya suatu produk hand sanitizer adalah bahan aktif di dalamnya.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan penggunaan hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60% alkohol. Pasalnya, alkohol merupakan kandungan penting yang akan membunuh berbagai kuman pada tangan Anda.

Virus tersusun dari rantai kode genetik yang tersimpan dalam sejenis ‘kulit’ bernama kapsid. Sementara itu, beberapa virus pada hewan seperti coronavirus biasanya memiliki selubung tambahan yang terbuat dari lemak, fosfor, protein, dan glukosa.

Alkohol pada hand sanitizer, terutama dari jenis etanol atau isopropil alkohol, dapat menguraikan dan menghancurkan ikatan selubung tersebut. Virus akhirnya tidak bisa bertahan ataupun memperbanyak diri, dan lama-kelamaan akan mati.

Ini sebabnya banyak rumah sakit menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol untuk mencegah penularan COVID-19. Alkohol mampu membunuh bakteri, virus, dan parasit dengan efektif, termasuk kuman-kuman di rumah sakit.

Meski demikian, penggunaan hand sanitizer tetap tidak dapat menggantikan manfaat cuci tangan menggunakan air dan sabun. Jadi, pastikan Anda hanya menggunakan hand sanitizer ketika air dan sabun benar-benar tidak tersedia.

Bolehkah memakai produk pembersih tangan tanpa alkohol?
Selain hand sanitizer berbahan alkohol, Anda mungkin juga pernah menemukan hand sanitizer tanpa alkohol, tisu basah, atau produk-produk pembersih sejenisnya. Lantas, apakah produk-produk seperti ini juga bisa digunakan untuk mencegah COVID-19?

Alkohol menimbulkan efek samping berupa kulit kering. Orang-orang yang memiliki kulit kering dan sensitif tentu rentan terkena efek samping ini. Produsen produk pembersih pun menyiasatinya dengan mengurangi kadar alkohol atau menggantinya sama sekali.

Pembersih tanpa alkohol biasanya mengandung bahan pengganti berupa benzalkonium klorida. Benzalkonium klorida memang dapat membersihkan tangan Anda dari kuman, tapi CDC menyatakan bahwa senyawa ini tidak bekerja pada semua jenis kuman.

Hand sanitizer mengandung benzalkonium klorida mungkin hanya akan menghambat pertumbuhan kuman pada tangan, tapi tidak membunuhnya. Efeknya berbeda dengan cuci tangan yang akan membunuh kuman sekaligus menghilangkannya bersama air.

Hal yang sama juga berlaku pada tisu basah, apalagi mengingat kebanyakan tisu basah dirancang untuk bayi sehingga tidak mengandung alkohol. Bahan aktif pada tisu basah mungkin dapat membunuh bakteri, tapi tidak dengan virus.

Oleh sebab itu, penggunaan hand sanitizer tanpa alkohol dan tisu basah dinilai kurang efektif untuk mencegah penularan COVID-19. Walau demikian, keduanya bisa menjadi alternatif apabila air bersih, sabun, dan hand sanitizer dengan alkohol tidak tersedia.

Baca Juga : Pembahasan Mengenai Virus Corona

Apakah hand sanitizer buatan sendiri bisa cegah COVID-19?
Kabar mengenai munculnya COVID-19 sempat menimbulkan kepanikan. Banyak orang lantas berbondong-bondong membeli hand sanitizer sehingga stoknya menipis. Mereka yang kehabisan hand sanitizer akhirnya membuat sendiri produk ini dengan bahan yang tersedia.

Hand sanitizer memang bisa dibuat sendiri, tapi Anda perlu mengukur bahan-bahannya dengan sangat teliti. Jika Anda salah mengukur, kandungan alkohol pada hand sanitizer akan turun menjadi kurang dari 60% sehingga efektivitasnya pun berkurang.

Jenis hand sanitizer buatan sendiri mungkin efektif untuk mencegah penyakit pada situasi biasa. Namun, ketika penyakit infeksi seperti COVID-19 merebak, produk hand sanitizer yang paling sesuai untuk mencegah penularan tetaplah yang mengandung 60% alkohol atau lebih.

COVID-19 menular lewat percikan cairan tubuh yang mengandung partikel virus. Virus biasanya memasuki tubuh saat seseorang menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang kotor.

Penggunaan hand sanitizer dapat mengurangi risiko seseorang terinfeksi COVID-19. Agar manfaatnya lebih optimal, pastikan Anda memilih hand sanitizer dengan kandungan yang tepat serta menggunakannya dengan cermat.

Jenis Insomnia yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Jenis Insomnia yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Salutemondiale.web.id – Kebanyakan orang hanya tahu bahwa insomnia adalah masalah sulit tidur. Padahal sebenarnya, definisi ini kurang tepat. Insomnia adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan tidur berkualitas agar Anda bisa terbangun di pagi hari dengan semangat. Seseorang yang memiliki insomnia merasa kesulitan untuk terlelap di malam hari, tetap tertidur sepanjang malam, dan/atau tidak bisa tidur cukup lama sesuai dengan waktu yang dibutuhkan tubuh. Jenis insomnia pun ternyata ada banyak.

Jenis insomnia yang paling umum
Dirangkum dari International Classification of Sleep Disorder, ada sebelas jenis insomnia. Berikut ulasannya.

1. Susah tidur (sleep onset insomnia)
Anda dikatakan sulit tidur ketika Anda merasa sulit untuk mulai tidur. Anda sudah berbaring di kasur, sudah memejamkan mata dan siap untuk tidur, tapi tidak kunjung bisa terlelap. Akibatnya, Anda terus terbaring terjaga selama berjam-jam, menatapi gelapnya langit-langit rumah.

Sleep onset insomnia juga menyebabkan Anda sering terbangun di tengah malam dan sulit untuk kembali tidur lagi, dan/atau selalu bangun jauh lebih cepat dari yang diinginkan. Susah tidur ini bisa disebabkan oleh kondisi medis atau masalah psikologis, seperti stres berat atau gangguan kecemasan hingga depresi.

2. Insomnia
Insomnia adalah gangguan tidur yang menyebabkan Anda merasa sangat sulit untuk mulai tidur, sulit untuk tidur nyenyak, atau keduanya di saat yang bersamaan.

Kondisi ini bisa menjadi kronis sehingga membuat Anda sama sekali tak bisa tidur bahkan ketika Anda ingin tidur. Insomnia kronis bisa bertahan hingga setidaknya tiga malam berturut-turut dalam kurun waktu satu minggu dan berjalan selama sebulan atau lebih.

Jika mengalami insomnia, Anda biasanya akan bangun tidur dalam keadaan lelah, yang dapat mempengaruhi kemampuan Anda beraktivitas pada siang hari.

3. Insomnia akut
Gangguan tidur ini juga sering disebut dengan insomnia jangka pendek atau insomnia kambuhan. Insomnia akut dapat bertahan dari satu malam hingga beberapa minggu.

Penyebabnya bisa karena Anda sedang merasa stres. Jenis insomnia akut biasanya akan hilang setelah Anda bisa mengatasi biang stres tersebut. Namun, hal ini juga bisa disebabkan karena Anda berlebihan memikirkan sesuatu, termasuk ketika Anda terlalu gembira.

4. Insomnia anak-anak
Jenis insomnia ini terjadi ketika anak-anak tidak akan tidur kecuali orangtua atau pengasuhnya memaksa mereka untuk tidur. Jika anak-anak dibiasakan memiliki jam tidur, maka mereka akan cenderung memiliki jam tidur normal sedangkan anak-anak yang tidak dibiasakan memiliki jam tidur cenderung lebih mudah terbangun di malam hari.

5. Insomnia idiopatik
Insomnia idiopatik adalah gangguan tidur yang terjadi seumur hidup, dimulai saat bayi atau masa anak-anak dan berlanjut hingga dewasa. Jenis insomnia ini belum diketahui penyebabnya.

Hal ini mungkin disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang memengaruhi jam biologis tubuh Anda. Misalnya, hormon melatonin yang diproduksi terlalu sedikit di malam hari, sehingga Anda justru merasa segar bugar sepanjang malam.

6. Insomnia akibat obat-obatan atau zat kimia tertentu
Insomnia jenis ini biasanya diakibatkan oleh asupan stimulan dari konsumsi obat-obatan tertentu, kafein, alkohol, dan/atau makanan tertentu — misalnya, makanan pedas — sehingga Anda sukit tidur nyenyak.

Satu-satunya cara menghentikan insomnia ini adalah menghentikan penggunaan obat atau makanan dan minuman yang mengandung suatu senyawa kimia yang membuat Anda susah tidur.

7. Insomnia karena kondisi medis
Beberapa jenis gangguan jiwa dapat menyebabkan insomnia sebagai salah satu gejalanya. Misalnya saja, depresi, gangguan bipolar, dan gangguan kecemasan. ADHD, walaupun tidak tergolong sebagai penyakit mental, juga dapat menyebabkan masalah tidur.

Tingkat keparahan jenis insomnia ini berhubungan langsung dengan seberapa parah kondisi yang dialami. Namun biasanya, pengobatan kedua kondisi yang saling terkait ini akan dipisah — terlebih jika tingkat insomnia Anda parah.

Baca Juga : Beberapa Terapi Utama Untuk Mengobati Insomnia

8. Insomnia nonorganik
Jenis insomnia ini disebabkan oleh gangguan kesehatan mental dan faktor psikologis. Jenis insomnia nonorganik ini biasanya digunakan saat seseorang dengan insomnia tidak memenuhi kriteria untuk kesepuluh jenis insomnia lainnya.

9. Insomnia organik
Jenis insomnia ini disebabkan oleh gangguan medis, kondisi fisik, atau paparan senyawa kimia tertentu. Akan tetapi, penyebab pastinya tetap tidak jelas. Diperlukan pengujian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pastinya. Nama insomnia ini dapat digunakan untuk sementara sampai pasien mendapatkan diagnosis lebih lanjut.

10. Insomnia paradoks
Insomnia paradoks adalah keluhan insomnia berat. Orang dengan gangguan ini sering mengaku tidur cuma sebentar atau bahkan tidak tidur sama sekali selama semalam atau lebih. Terkadang pasien insomnia jenis ini juga merasa memiliki kesadaran yang kuat terhadap lingkungan atau mudah terjaga, gampang marah, dan terlalu bergairah.

Karakteristik utama dari jenis insomnia paradoks adalah Anda membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa tertidur, namun juga meremehkan total jam tidurnya.

11. Insomnia psikologis
Jenis insomnia ini disebabkan oleh gangguan kecemasan. Orang yang dihinggapi rasa cemas akan sulit untuk memulai tidur. Selain itu, rasa cemas juga dapat membuat seseorang menjadi kesulitan mempertahankan tidur, sehingga dia sering terbangun di tengah malam dan sulit untuk tidur kembali.

Kecemasan bisa diakibatkan oleh banyak hal, di antaranya stres karena kondisi keuangan, masa depan, dan cemas memikul tanggung jawab pekerjaan. Bahkan rasa cemas dan panik karena tidak bisa tidur pun dapat membuat seseorang jadi benar-benar tidak bisa tidur.

Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita

Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita

salutemondiale.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Tranplantasi Rahim Dan Vagina Pada Wanita

Organ Reproduksi Bagian Luar
Pada organ reproduksi bagian luar, terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

Mons Pubis, yaitu bagian terluar dari organ reproduksi pada perempuan. Bagian ini berbentuk segitiga yang melindungi tulang kemaluan atau simfisis pubis. Pada bagian ini terdapat jaringan lemak, jaringan kulit, jaringan ikat, kelenjar keringat, dan akar rambut.

Labia mayora, yang bisa disebut juga dengan bibir kemaluan. Bagian ini berupa lipatan yang menyerupai bibir. Berdasarkan letaknya, labia mayor dibedakan menjadi dua jenis, yaitu permukaan luar dan permukaan dalam. Pada bagian luar, labia mayora dilapisi dengan sel epitel bertanduk serta terdapat akar rambut. Sedangkan pada bagian dalam, labia mayora tampak licin karena terdapat banyak jaringan lemak, tidak mempunyai folikel rambut dan kelenjar keringat.

Labia minora, yang bisa disebut juga dengan bibir kecil pada kemaluan. Labia minora berada di sebelah labia mayora dan sebelum Miss V. Hal yang membedakan antara labia minora dan mayora hanya tidak terdapat akar rambut dan memiliki banyak pembuluh darah.

Klitoris, yaitu sebuah organ seksual yang berada dalam Miss V. Klitoris memiliki struktur yang sama dengan Mr P pada laki-laki. Keduanya berada dalam posisi yang sama pula. Bedanya, klitoris tumbuh ke arah dalam, sedangkan Mr P tumbuh ke arah luar.

Selaput dara, yaitu membran tipis yang menutupi lubang Miss V.
Vestibulum, yaitu rongga kemaluan yang terletak di labia minora dan merupakan muara dari saluran uretra dan lubang Miss V.

Organ Reproduksi Bagian Dalam
Organ reproduksi bagian dalam pada wanita terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

Miss V, yaitu organ seksual pada wanita yang berbentuk seperti tabung. Miss V memiliki fungsi dalam berhubungan secara seksual dan sebagai jalan lahir.

Uterus atau rahim, yaitu organ paling penting dalam sistem reproduksi wanita. Rahim terhubung dengan leher rahim atau serviks yang tersambung dengan Miss V dan tuba fallopi. Selama masa kehamilan, seluruh proses perkembangan bayi terjadi di dalam rahim.

Oviduk atau tuba fallopi, yaitu saluran yang menghubungkan ovarium atau sel telur menuju ke rahim. lalu sebagai tempat terjadinya fertilisasi oleh sperma dan ovum, sebagai tempat pertumbuhan atau pembelahan embrio sementara sebelum akhirnya melekat pada endometrium atau lapisan pada rahim.

Ovarium, yaitu indung telur yang berfungsi sebagai organ penghasil sel kelamin pada wanita. Organ ini berjumlah dua buah dan terletak di sisi kanan dan kiri dari rahim dan berbentuk bulat lonjong.

Masyarakat Indonesia memang dikenal sulit menerima hal-hal yang dianggap ‘nyeleneh’. Terlebih jika hal itu dianggap melanggar norma-norma keagamaan, seperti apa yang dilakukan Lucinta Luna. Tidak hanya di-bully terkait dirinya yang merupakan transgender, Lucinta Luna belakangan tengah ramai dibicarakan terkait kasus penyalahgunaan zat psikotropika.

Belakangan ini pun, Lucinta Luna mengaku bahwa dirinya mengalami menstruasi sebagaimana wanita pada umumnya. Hal ini terjadi karena ia tidak hanya menjalani operasi penggantian kelamin, tetapi juga melakukan transplantasi rahim. Orang-orang menjadi mempertanyakan kebenaran hal ini. Nah, berikut ini fakta mengenai transplantasi rahim yang mungkin masih banyak belum diketahui orang.

Lebih Besar Risiko Ketimbang Manfaatnya
Transplantasi rahim adalah prosedur bedah yang hingga saat ini masih dalam uji klinis. Pembedahan ini dilakukan untuk memperbesar kemungkinan seseorang untuk bisa hamil. Sayangnya, prosedur ini mengandung risiko yang jauh lebih besar daripada potensi manfaatnya.

Melansir UT Southwest Medical Center, banyak dokter kandungan yang tidak merekomendasikan transplantasi rahim. Mereka meyakini bahwa masih banyak cara yang bisa ditempuh untuk bisa memiliki anak. Hingga kini, transplantasi rahim tidak tersedia di luar tujuan penelitian. Salah satu lembaga penelitian yang berhasil mencetak kelahiran hidup dari transplantasi rahim adalah Cleveland Clinic. Namun, mereka pun menggunakan donor dari wanita yang baru saja meninggal untuk mengurangi risiko transplantasi yang terjadi jika dilakukan oleh pendonor yang masih hidup.

Baca Juga : Hindari Dan Waspadai Gangguan Pada Testosteron

Transplantasi organ adalah prosedur utama yang membutuhkan persiapan fisik dan mental yang besar. Beberapa risiko yang terkait dengan transplantasi rahim mirip dengan yang terkait dengan transplantasi organ lain. Usai menjalankan transplantasi rahim, seseorang harus mengonsumsi obat imunosupresan dengan dosis yang kuat untuk mencegah sistem imun tubuh menyerang organ baru yang dianggap sebagai benda asing.

Efek samping potensial dari obat imunosupresan juga sebanding dengan risiko prosedur penyelamatan nyawa seperti transplantasi jantung atau paru-paru. Namun, untuk prosedur pembedahan yang dimaksudkan untuk menghasilkan kehamilan, risikonya lebih besar daripada manfaat potensial. Meskipun dokter berusaha untuk mengoptimalkan perawatan obat ini sebelum kehamilan, obat-obatan ini malah dapat menyebabkan berat badan bayi yang lahir rendah, kelahiran prematur, dan peningkatan risiko cacat lahir.

Bukan Langkah Permanen
Faktanya, prosedur transplantasi rahim juga tidak dimaksudkan untuk menjadi hal yang permanen. Jika transplantasi berhasil, konsumsi obat imunosupresan dalam jangka panjang dikhawatirkan dapat mengancam jiwa. Jadi, seseorang harus menjalani histerektomi (pengangkatan rahim) setelah satu atau dua kehamilan.

Ini Prosedurnya
Prosedur transplantasi rahim bisa memakan waktu 6 hingga 8 jam. Sebelum melakukannya, wanita harus memulai dengan minum obat imunosupresan. Prosedur transplantasi menghubungkan pembuluh darah donor ke penerima donor. Jika penerima donor ingin memiliki anak dan rahim sudah siap, maka embrio akan dipindahkan. Beberapa bulan setelah transplantasi, penerima mulai mengalami menstruasi.

Rahim akan sepenuhnya siap setelah 6 bulan. Kehamilan yang terjadi terus dipantau dan persalinan dilakukan dengan operasi caesar. Setelah 1 hingga 2 kehamilan, rahim akan diangkat agar penerima donor menghentikan konsumsi obat imunosupresan.

Hadapi Virus Dari Dasar Penggunaan Masker

Hadapi Virus Dari Dasar Penggunaan Masker

salutemondiale.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Hadapi Virus Dari Dasar Penggunaan Masker Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Hadapi Virus Dari Dasar Penggunaan Masker

Virus corona jenis baru, Novel coronavirus (2019-nCoV) yang muncul di Tiongkok masih terus menjadi perhatian masyarakat global. Menurut otoritas Tiongkok, sampai 28 Januari 2020, lebih dari 4.515 orang terjangkit infeksi novel coronavirus. Dari angka-angka tersebut, setidaknya 106 tewas akibat pneumonia berat yang disebabkan virus corona tersebut.Di balik ganasnya serangan virus corona jenis 2019-nCoV, akhirnya ada kabar baik yang muncul ke permukaan. Seperti pemberitaan di berbagai media massa internasional maupun nasional, terdapat ratusan korban virus corona pulih dari infeksi tersebut.

Pertanyaannya, bagaimana sih cara mencegah serangan virus corona yang misterius ini? Menurut ahli di Medicine National Institutes of Health – Medlineplus, ada berbagai cara yang bisa kita lakukan. Mulai dari mencuci tangan hingga bersih, hindari kontak dengan orang sakit, hingga hindari menyentuh unggas atau hewan liar.Selain itu, jangan pula lupakan pentingnya peran masker yang dinilai bisa meminimalkan risiko terjangkit virus ini.Nah, berikut beberapa jenis masker beserta manfaat dan cara menggunakannya.

1. Masker Bedah
Banyak orang menggunakan masker bedah sebagai masker antipolusi. Padahal, masker bedah memiliki lapisan penyaring yang lebih sedikit ketimbang simple mask (masker polusi).Sebenarnya, maker bedah ini berfungsi untuk menghambat penyebaran infeksi, bukan penyaring udara. Oleh sebab itu, ketika berada di luar ruangan dan menggunakannya sebagai masker antipolusi, tentu tak seefektif respirator atau simple mask.

Masker bedah ini bisa membantu memblokir butiran partikel besar dan percikan dari mulut dan hidung pemakai. Selain itu, masker ini juga bisa mengurangi paparan air liur dan sekresi pernapasan dari pemakai ke orang lain. Lalu, bagaimana cara menggunakan masker ini?Simpel kok caranya. Pertama, pasang masker menutupi hidung dan mulut, lalu kaitkan tali ke telinga. Kemudian, tarik bagian bawah masker sampai menutupi bawah dagu. Selanjutnya, tekan bagian atas masker pada bagian hidung, sehingga rapat dan nyaman dipakai.

Masker Respirator (N95)
Masker respirator merupakan masker yang dibuat khusus untuk pernapasan. Masker ini juga disebut sebagai masker N95. Masker ini berbeda dengan kedua masker bedah. Meski sama-sama didesain untuk mencegah penyebaran virus atau bakteri, N95 dirancang secara pas menutupi wajah.Tak cuma itu, masker ini juga dilengkapi dengan alat yang efisien untuk menyaring partikel berbahaya, bahkan dengan ukuran kecil sekalipun.Kode N95 menunjukkan masker ini bisa menyaring partikel PM 2.5 (Particulate matter) hingga 95 persen. Nah, inilah sebabnya masker ini sering diandalkan untuk mereka yang bekerja meneliti di sekitar zat berbahaya atau saat menangani asap akibat kebakaran hutan.

Baca Juga: Gerakan Yoga Aman Untuk Bumil

Lalu, bagaimana cara penggunaan masker ini?
Langkah pertama letakkan masker di satu tangan, lalu tempelkan di atas mulut dan hidung dengan bagian depan di telapak tangan. Pastikan tepat di hidung dan mulut serta bagian bawah harus berada di bawah dagu.

Lalu, pastikan hanya menyentuh bagian luar dan tepi masker agar tetap bersih. Setelah itu, tarik tali bagian bawah dan atas melewati kepala. Tali bagian bawah harus disesuaikan dengan leher dan tepat di bawah telinga. Setelah itu, tarik tali bagian atas dan letakkan di atas telinga. Jika masker memiliki nosepiece, rekatkan di bagian jembatan hidungmu.Sebenarnya penggunaan masker N95 dalam jangka waktu yang lama, lebih dianjurkan daripada penggunaan yang berulang-ulang (reuse). Sebab, penggunaan yang lama melibatkan sentuhan respirator yang lebih sedikit, sehingga risiko penularan kontak lebih sedikit.Meski terlihat lebih unggul dari masker bedah, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan saat hendak menggunakan masker N95.

Misalnya:Masker N95 tidak dirancang untuk anak-anak atau mereka yang memiliki rambut pada wajah, karena tidak bisa menutupi wajah secara sempurna.Untuk mencegah penularan virus atau bakteri, masker N95 tak boleh dipakai bergantian dengan orang lain.Pengidap masalah pernapasan kronis, jantung, atau konis medis lain yang menyulitkan bernapas, perlu berdiskusi dengan dokter sebelum menggunakan masker N95.Bila masker N95 sudah kotor, rusak, atau membuat sulit bernapas, segera ganti dengan yang baru.

Manfaat Yoga Untuk Awet Muda

Manfaat Yoga Untuk Awet Muda

salutemondiale.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Manfaat Yoga Untuk Awet Muda. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Manfaat Yoga Untuk Awet Muda

1.Membuat Awet Muda
Mau tahu manfaat yoga yang sangat istimewa? Ternyata, olahraga ini bisa membuat pegiatnya awet muda, termasuk wanita. Dalam buku Mitos dan Fakta Olahraga & Yoga, ada tiga asana (olahpostur) yang mampu melawan proses penuaan dan membuat kamu jadi awet muda dengan yoga. Namun, syaratnya kamu harus melakukan posenya dengan benar. Salah satu olahposturnya bernama Sirsasana.Pose ini paling penting dalam asana yoga. Lalu, apa hubungannya pose ini dengan awet muda? Ternyata, Sirsasana bisa memberi suplai darah segar kaya oksigen ke otak. Menurut ahli yoga, otak yang sehat bisa membuat seluruh fungsi tubuh terjaga dengan prima. Manfaatnya tidak hanya baik bagi fisik saja, tetapi juga psikis.

Menariknya lagi, pose ini juga baik untuk wajah. Sebab, pose ini bisa membuat otot wajah mengalami sensasi dari gravitasi, sehingga tidak akan mudah mengendur. Kata ahli yoga, kamu sebaiknya melakukan pose ini minimal 5-10 menit per hari.Dalam Mitos dan Fakta Olahraga & Yoga, ada sebuah penelitian mengenai yoga yang menarik untuk diketahui. Penelitian itu dilakukan terhadap ahli yoga yang berusia 80-an tahun, yang telah berlatih yoga selama puluhan tahun. Nah, setelah diteliti, secara fisiologis memperlihatkan elastisitas kulit, kerja paru-paru, jantung, dan pencernaannya masih seperti orang yang berusia 20-an tahun. Menarik, bukan?

2.Sarana Relaksasi
Biasanya olahraga juga diiringi dengan musim bertempo lambat yang membuat pikiran semakin tenang. Di samping itu, gerakan-gerakan yoga bersifat meregangkan otot-otot yang kaku. Nah, kedua hal inilah yang bisa merelaksasi tubuh dan pikiran.Sejumlah riset telah membuktikan bahwa yoga dapat mengurangi tingkat stres seseorang. Berlatih yoga juga mampu memperbaiki mood, terlebih di beberapa hari menjelang menstruasi yang terkadang membuat wanita lebih sensitif dari biasanya.

Baca Juga: Simpel Kecilkan Perut Sebelum Tidur

3.Memperbaiki Postur Tubuh
Sebagian besar gerakan yoga melibatkan kekuatan otot yang membuatnya jauh lebih aktif. Jika rutin berlatih, otomatis postur tubuh akan tebentuk lebih ideal dengan sendirinya. Nah, postur tubuh yang bisa meningkatkan rasa percaya diri wanita.Tak hanya itu saja, yoga juga membantu tubuh menjadi lebih peka. Misalnya, ketika dirimu duduk dalam postru membungkuk, secara spontan atau tidak sadar, tubuh akan segera merubah ke posisi yang benar.

4. Meningkatkan Kualitas Tidur
Pasca berlatih yoga, semua bagian otot yang tadinya kaku akan perlahan meregang. Peregangan inilah yang membuat tubuh kamu menjadi lebih rileks untuk beristirahat. Tak hanya itu, pikiran yang tenang setelah melakukan olahraga yoga juga akan memperbaiki kualitas tidur kamu di malam hari. Manfaat yoga bagi wanita yang ini tentu sangat penting, apalagi bagi mereka yang sering mengalami kesulitan tidur.

5. Tingkatkan Gairah Hubungan Intim
Bagi yang sudah menikah, yoga juga mampu meningkatkan performa berhubungan intim dengan pasangan. Dalam buku Natural Sex Boosters dikatakan, adanya peningkatan peredaran darah di berbagai bagian tubuh karena beryoga, termasuk daerah pinggang ke bawah, merupakan alasan utama di balik meningkatnya gairah berhubungan intim.

Cek Kesehatan Mental Orang Sekitarmu

Cek Kesehatan Mental Orang Sekitarmu

salutemondiale.web.id Kali ini kami akan memberikan beberapa ulasan yang berisikan artikel mengenai Cek Kesehatan Mental Orang Sekitarmu.Dibawah ini adalah beberapa artikel yang membahas dan berkaitan mengenai Cek Kesehatan Mental Orang Sekitarmu

Depresi
Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang perasaan sedih terus-menerus atau kehilangan minat dalam beraktivitas. Depresi juga memengaruhi cara seseorang merasakan sesuatu, berpikir, dan berperilaku. Biasanya seseorang yang depresi mengalami berbagai masalah emosional seperti selalu merasa salah, cemas, putus asa, dan menganggap dirinya tidak berharga. Suasana hatinya pun jelek, sering sedih yang berlarut atau mudah marah. Selain itu, depresi mengakibatkan penurunan kualitas hidup sehari-hari seperti lesu, sulit berkonsentrasi, dan kehilangan motivasi terhadap segala hal.Perhatikan sikap dan perilaku pada orang terdekat kamu, jika terlihat lesu dan tidak bersemangat bisa jadi dia sedang tertekan. Depresi bukanlah penyakit mental yang bisa sembuh dengan sendirinya. Oleh karena itu segera berikan simpati dengan mengajaknya mengobrol hangat dan tanyakan permasalahan hidup yang membebaninya. Jadilah pendengar yang baik dan berikan solusi konkret yang sesuai dengan kebutuhannya. Walaupun terlihat sepele, tetapi tindakan tersebut dapat memberikan efek yang besar.

Bipolar
Gangguan bipolar adalah kondisi dimana seseorang yang mengalami perubahan suasana hati secara fluktuatif dan drastis. Misalnya, tiba-tiba menjadi sangat bahagia padahal beberapa waktu sebelumnya murung dan menangis. Setiap fase emosi dapat berubah dalam hitungan minggu atau bulan tergantung pada pengidapnya. Perubahan suasana hati ini bisa memengaruhi perilaku, kemampuan berpikir jernih, dan aktivitas sehari-hari. Bahkan pada kondisi yang lebih buruk, gangguan bipolar bisa mengganggu kegiatan belajar di sekolah, pekerjaan di kantor, atau hubungan dengan orang terdekat.

Baca Juga : Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa

Belum diketahui pasti penyebab dari gangguan bipolar. Namun, diperkirakan bipolar disebabkan oleh adanya gangguan pada senyawa alami bernama neurotransmitter yang berfungsi menjaga fungsi otak. Gangguan pada neurotransmitter itu sendiri diduga dipicu oleh beberapa faktor seperti genetik, fisik, sosial, dan lingkungan.Jika kamu merasakan perubahan emosional yang sangat cepat pada orang terdekat seperti bahagia menjadi sedih, percaya diri menjadi pesimis, dan semangat menjadi malas, bisa jadi dia mengidap penyakit bipolar. Kamu bisa menyarankan dia untuk berkonsultasi dengan psikolog ataupun psikiater untuk penanganan lebih lanjut seperti penggunaan obat atau terapi khusus.

Gangguan Stres Pasca-trauma
Gangguan stres pasca-trauma (PTSD) adalah kondisi kesehatan mental yang dipicu oleh peristiwa traumatis dan menakutkan. Baik itu yang mengalaminya atau menyaksikannya. Gejalanya dapat berupa kilas balik, mimpi buruk, kecemasan berlebihan, serta pikiran yang tidak terkendali mengenai peristiwa tersebut. Kebanyakan orang yang mengalami peristiwa traumatis mungkin mengalami kesulitan sementara untuk menyesuaikan diri dan mengatasi masalah, tetapi dengan waktu dan perawatan diri yang baik, mereka biasanya menjadi lebih baik.Kalau orang terdekat kamu baru mengalami peristiwa yang traumatis, seperti kematian tak terduga dari orang yang dicintai, kecelakaan kendaraan, atau bencana alam. Potensi PTSD bisa terjadi, oleh karena itu berikan perhatian agar ia bisa bertahan menghadapi traumanya. Bisa jadi, trauma tersebut tidak diungkapkan karena umumnya pengidap PTSD justru tidak menyadari bahwa ia mengalami trauma.

Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa

Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa

salutemondiale.web.id Kali ini kami akan memberikan beberapa ulasan yang berisikan artikel mengenai Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa.Dibawah ini adalah beberapa artikel yang membahas dan berkaitan mengenai Penjelasan Secara Turunan Penyakit Jiwa

Gangguan jiwa dapat terjadi pada siapa saja, dan jenisnya ada banyak sekali. Seperti halnya penyakit fisik, gangguan jiwa katanya bisa diturunkan secara genetik, benarkah demikian? Jawabannya, bisa jadi iya, bisa jadi tidak. Sebab hingga kini, masih belum diketahui pasti apa yang menjadi penyebab seseorang bisa terkena gangguan jiwa.Namun memang, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan gangguan jiwa. Salah satunya adalah faktor genetik. Artinya, orang yang memiliki orangtua atau keluarnya dengan riwayat gangguan jiwa, dapat lebih rentan mengalami kondisi serupa.Meski demikian, bukan berarti gangguan jiwa pasti akan diturunkan secara genetik. Risikonya mungkin lebih besar, tetapi orang dengan orangtua atau keluarga yang mengidap gangguan jiwa bisa saja tetap sehat. Hal ini karena ada banyak faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami gangguan jiwa, dan faktor genetik bukanlah satu-satunya penentu.

Tentang Gangguan Jiwa dan Faktor yang Tingkatkan Risikonya
Gangguan jiwa merupakan jenis penyakit yang memengaruhi emosi seseorang. Gangguan ini menyebabkan perilaku dan pola pikir pengidapnya mengalami perubahan dan berbeda dari orang kebanyakan. Sayangnya, gangguan ini kerap dipandang sebelah mata dan diidentikan dengan hal-hal negatif.Padahal, sama seperti penyakit yang menyerang fisik, gangguan jiwa juga ada obatnya dan bisa disembuhkan dengan mengikuti serangkaian pengobatan, seperti pemberian obat-obatan dan psikoterapi. Jenis dari gangguan jiwa juga ada banyak sekali. Gejala yang ditunjukkan juga bervariasi, tergantung jenis gangguan yang dialami.Pengidap gangguan jiwa bisa saja mengalami gangguan pada pola pikir, perilaku, dan emosi. Umumnya, gejala dari gangguan jiwa adalah delusi, halusinasi, suasana hati yang berubah-ubah, rasa cemas dan takut berlebihan, dan ketidakstabilan emosi. Namun, tingkat keparahan dan gejala lebih lanjutnya bervariasi, tergantung jenis gangguan jiwa yang dialami.Soal faktor-faktor yang tingkatkan risiko gangguan jiwa, seperti telah disebutkan di awal, ada banyak sekali. Beberapa faktor yang umum adalah biologis dan psikologis. Secara biologis, gangguan jiwa dapat terjadi akibat kerusakan fungsi sel saraf di otak, infeksi, kelainan bawaan, cedera pada otak, kekurangan oksigen pada bayi saat persalinan, dan kekurangan nutrisi.

Baca Juga : Penyakit Psikis Wanita Yang Tidak Disadari

Selain faktor biologis,ada juga faktor psikologis. Faktor ini juga termasuk salah satu faktor paling umum yang berperan dalam memicu gangguan jiwa pada seseorang. Berbagai faktor psikologis yang dimaksud dapat berupa adanya peristiwa traumatis di masa lalu, seperti kekerasan dan pelecehan seksual, kehilangan orang yang dicintai, perceraian, rasa rendah diri, atau ketidakmampuan dalam berinteraksi sosial.Satu hal yang perlu diingat adalah, jangan pernah self-diagnose, atau mendiagnosis diri mengidap penyakit jiwa tertentu. Sebab, gangguan jiwa hanya bisa didiagnosis melalui pemeriksaan medis kejiwaan. Jadi, datanglah ke psikolog atau psikiater jika mengalami keluhan atau merasa ada yang tidak beres pada emosi, perilaku, dan pola pikir.Perlu diketahui juga bahwa gangguan jiwa merupakan kondisi yang tidak boleh dianggap sepele dan harus segera ditangani. Ya, sama seperti penyakit pada fisik. Pengidap gangguan jiwa biasanya perlu mengonsumsi obat-obatan tertentu, menjalani psikoterapi, dan melakukan perubahan gaya hidup. Hal ini bertujuan untuk menangani dan mengontrol gejala yang dialami.

Penyakit Psikis Wanita Yang Tidak Disadari

Penyakit Psikis Wanita Yang Tidak Disadari

salutemondiale.web.id Kesempatan kali ini kami telah merangkum beberapa artikel yang berkaitan dengan Penyakit Psikis Wanita Yang Tidak Disadari.Berikut ini adalah pembahasan dan ulasan yang berkaitan dengan beberapa artikel yang membahas dan berkaitan mengenai Penyakit Psikis Wanita Yang Tidak Disadari

Penyakit mental diidentikkan dengan gejala-gejala yang berat, tetapi ternyata ada beberapa kebiasaan yang tanpa disadari bisa memicu gangguan ini terjadi. Gangguan mental bisa terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita. Pada wanita, penyakit mental disebut bisa meningkat karena beberapa hal yang mungkin tidak disadari.Gangguan mental alias penyakit mental merupakan kondisi yang terjadi karena banyak faktor yang memengaruhi emosi, perilaku, serta pola pikir pengidapnya. Ada banyak jenis penyakit mental yang bisa terjadi, seperti delusi, halusinasi, perubahan mood alias suasana hati yang terjadi mendadak, perubahan pola tidur, hingga masalah pada hubungan sosial.

Pemicu Penyakit Mental yang Sering Tidak Disadari
Penyakit mental bisa terjadi pada siapa saja dan biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor. Risiko gangguan ini meningkat pada orang yang mengalami gangguan fungsi sel saraf di otak, cedera pada otak, kelainan bawaan, peristiwa traumatik, serta penyalahgunaan obat-obatan. Namun ternyata, baru-baru ini ada berbagai “kebiasaan” yang disebut bisa meningkatkan risiko penyakit mental pada wanita, di antaranya:

1. Belanja Berlebihan
Siapa yang tidak suka berbelanja? Aktivitas yang satu ini sering diidentikkan sebagai hal yang disukai wanita. Belakangan, kebiasaan belanja disebut berkaitan dengan kesehatan mental, jika dilakukan secara berlebihan dan impulsif. Wanita yang kecanduan berbelanja disebut lebih rentan mengembangkan penyakit mental. Kecanduan belanja membuat seseorang rentan mengalami tekanan dan merasa harus untuk terus mengulangi hal tersebut.

2. Gangguan Makan
Salah satu gejala atau kondisi yang bisa menjadi tanda gangguan mental adalah perubahan pada pola makan. Orang yang mengidap kondisi ini biasanya juga akan mengembangkan gangguan makan, misalnya binge eating. Binge eating disorder merupakan kondisi yang bersifat kompleks, dan memengaruhi otak hingga fisik pengidapnya. Gangguan ini masuk dalam penyakit mental, sebab pengidapnya bisa menjadi sangat terobsesi dengan suatu makanan dan ingin menghabiskan makanan tersebut dalam jumlah yang sangat banyak.Kabar buruknya, kondisi ini nyatanya tidak hanya berhubungan dengan kondisi mental pengidapnya. Kebiasaan mengonsumsi makanan terlalu banyak juga bisa memicu berbagai gangguan kesehatan. Hal ini bisa meningkatkan risiko kelebihan berat badan alias obesitas yang berkaitan dengan berbagai penyakit seperti diabetes.

Baca Juga : Untuk Wanita Jaga Lubangnya

 3. Stress
Di tengah tuntutan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, wajar jika seseorang mengalami stres. Namun hati-hati, stres yang tidak dikelola dengan baik ternyata bisa berujung pada berbagai masalah kesehatan, lho. Pada mulanya, stres bisa menyebabkan seseorang mengalami insomnia alias kesulitan tidur di malam hari. Jika dibiarkan berlarut, insomnia bisa memicu kondisi yang lebih berbahaya. Lebih lanjut, hal ini juga bisa berkembang menjadi penyakit mental.Orang yang kurang tidur biasanya akan mengalami penurunan produktivitas, gelisah, sakit kepala, bahkan halusinasi hingga perubahan suasana hati yang terjadi secara mendadak. Hal itu yang kemudian diduga bisa meningkatkan risiko penyakit mental menyerang.

4. Terlalu Sedih
Merasa sedih adalah hal yang normal, terlebih jika baru mengalami hal yang tidak sesuai harapan. Namun hati-hati, terlalu lama bersedih nyatanya bisa meningkatkan risiko terjadinya depresi. Pada dasarnya, sedih dan depresi adalah dua hal yang berbeda. Namun, sedih sebenarnya merupakan bagian atau gejala awal dari depresi. Sangat penting untuk mengetahui perbedaan dari dua kondisi ini. Rasa sedih biasanya akan menghilang setelah beberapa saat. Namun, jika perasaan ini tak kunjung hilang, bisa jadi itu adalah tanda awal depresi.

Madu Tidak Semanismu Tapi Lebih Baik

Madu Tidak Semanismu Tapi Lebih Baik

salutemondiale.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Madu Tidak Semanismu Tapi Lebih Baik. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Madu Tidak Semanismu Tapi Lebih Baik
Pengidap diabetes harus berhati-hati untuk menghindari lonjakan gula darah. Mengontrol gula darah sangat penting untuk menghindari komplikasi diabetes yang lebih parah, termasuk kerusakan saraf dan penyakit kardiovaskular.

Memilih pengganti gula alternatif adalah salah satu cara mempertahankan rasa manis dalam makanan dan minuman untuk pengidap diabetes. Butuh rekomendasi pengganti gula untuk pengidap diabetes, selengkapnya ada di bawah ini!

Madu Sebagai Pengganti Gula
Benarkah konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan diabetes? Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Journal of American College of Nutrition, konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan sensitivitas insulin.Sensitivitas insulin menentukan seberapa efektif sel menggunakan glukosa dan mengeluarkannya dari aliran darah. Ketika sensitivitas ini menurun, kandungan gula darah dapat menjadi tinggi, sehingga berpotensi menyebabkan diabetes tipe .Apakah madu bisa dianggap sebagai pengganti gula yang tepat? Perlu diketahui kalau sebagian besar madu yang dijual oleh produsen biasanya sudah diproses, artinya produsen telah memanaskan dan menyaringnya. Sejatinya, ini menghilangkan beberapa nilai gizi madu dan manfaat kesehatan potensialnya.Namun, ketika kamu mengonsumsi madu mentah, kemungkinan kecil kandungan nutrisinya masih tersimpan. Menurut data kesehatan yang dipublikasikan di Oxidative Medicine, beralih dari gula biasa ke konsumsi madu dapat membantu menjaga kadar glukosa darah turun.Walaupun begitu, bukan berarti madu menjadi satu-satunya manajemen perubahan gaya hidup yang dilakukan oleh pengidap diabetes. Penerapan gaya hidup sehat juga harus dilakukan untuk mendukung tercapainya tujuan kesehatan maksimal.

Tetap Perlu Batasan Konsumsinya
Banyak penelitian sudah mengungkapkan manfaat dari madu. Salah satu fakta menariknya adalah madu dapat menurunkan glukosa serum puasa, meningkatkan kadar C-peptida puasa yang membantu pankreas mengetahui berapa banyak insulin yang dikeluarkan dan memainkan peran penting dalam menjaga kadar gula darah stabil dalam kisaran yang sehat.Selain mengendalikan kadar gula darah, konsumsi madu juga berdampak pada penurunan berat badan yang signifikan. Para peneliti juga menguji hemoglobin orang yang mengonsumsi madu dan menemukan kadar gula darah yang lebih stabil. Tapi, tentunya ini tidak semata karena madu tetapi didukung oleh pola hidup sehat lainnya.

Baca Juga : Cebok Yang Benar Abis Boker

Madu dapat menjadi pengganti yang sehat untuk gula putih. Namun, orang harus menggunakannya dalam jumlah sedang. Soalnya bila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak.Ini terutama terjadi ketika madu ketika seseorang menggunakan madu sebagai tambahan, bukannya sebagai pengganti bentuk gula lainnya. Buat kamu yang kepikiran untuk mengganti gula menjadi madu, harus hati-hati soalnya beberapa produsen memproduksi madu yang tidak murni dan mungkin mengandung tambahan gula atau sirup.Pun, penggunaan madu mentah bisa jadi dapat mengandung racun yang dapat menyebabkan botulisme atau berbahaya bila dikonsumsi bayi di bawah 1 tahun. Madu memang memberikan nutrisi layaknya sumber makanan lain seperti buah-buahan dan sayuran segar. Karenanya, kombinasi makanan sehat yang tepat adalah saran yang paling direkomendasikan.Untuk pengidap diabetes, perlu tahu kalau gula tidak satu-satunya “musuh” yang harus dikendalikan. Masih ada karbohidrat, lemak, bahkan protein yang seharusnya dikonsumsi dengan sewajarnya, sesuai dengan batasan yang dianjurkan.Dalam hal penentuan batasan wajar tersebut, beberapa hal yang harus jadi pertimbangan adalah sensitivitas insulin, kualitas tidur, persentase lemak tubuh, dan tingkat aktivitas.

Jangan Takut Lagi Sama Kanker Usus

Jangan Takut Lagi Sama Kanker Usus

salutemondiale.web.id Kanker adalah sesuatu yang amat sangat harus untuk ditakuti,apalagi jika itu menyerang organ pencernaan kita. Berikut ini adalah apasaja yang kita butuhkan untuk menghadapi kanker usus tersebut

Penyebab kanker usus
Penyebab dari kanker sampai saat ini belum dapat dipastikan. Namun, perkembangan kanker diketahui dimulai dari terjadinya mutasi DNA dalam sel-sel tubuh yang sehat.DNA berisi serangkaian informasi yang memberi tahu apa yang harus dilakukan oleh sel di usus. Sel-sel sehat umumnya berfungsi menjaga tubuh Anda bekerja normal. Namun, ketika DNA sel yang sehat jadi rusak akibat mutasi, sel-sel tersebut akan terus membelah secara ganas dan membentuk tumor.Mutasi dari banyak gen berbeda biasanya diperlukan untuk sampai bisa menyebabkan kanker usus.Seiring waktu, sel-sel kanker dapat menyebar dan menghancurkan sel dan jaringan normal lain di dekatnya.Meski penyebab utamanya belum diketahui, namun faktor risiko tertentu seperti genetik dan gaya hidup tidak sehat dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami kanker.

Dua jenis kanker usus
Kanker bisa bertumbuh di bagian mana pun dari usus Anda.Namun umumnya, jenis kanker usus terbagi menjadi dua mengikuti anatomi usus dalam pencernaan manusia.

1. Kanker usus kecil
Usus kecil bertanggung jawab untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan yang Anda makan. Usus kecil juga membantu sistem imun melawan bakteri dan virus yang masuk ke tubuh Anda bersama makanan.Mutasi sel dapat bermula di duodenum (usus 12 jari), jejunum (bagian tengah melingkar), dan ileum (bagian terakhir).Kanker usus kecil termasuk jenis kanker langka.

2. Kanker usus besar
Usus besar adalah bagian terakhir dari saluran pencernaan yang menyatu dengan rektum dan anus.Kanker usus besar dapat terjadi pada usia berapa pun. Namun, penyakit ini lebih sering memengaruhi orang dewasa di usia tua.Kanker pada awalnya dapat berwujud sebagai gumpalan kecil non-kanker (jinak) yang disebut sebagai polip di dalam usus besar.Seiring waktu tanpa pengobatan yang tepat, polip dapat berkembang mengganas menjadi kanker.Kanker dapat berkembang di bagian mana saja dari usus besar. Usus besar itu sendiri berukuran sekitar 5-6 meter, yang memiliki tiga bagian, yaitu sekum (cecum), kolon, dan rektum (rectum).

3. Kanker kolorektal
Ketika kanker di usus besar menyebar sampai ke rektum, kondisi ini disebut dengan kanker kolorektal. Kanker kolorektal juga bisa dimulai sebaliknya, dari rektum dan menyebar ke usus, atau terjadi bersamaan.Rektum atau rektal letaknya sangat dekat dengan usus besar. Rektum itu sendiri adalah saluran pembuangan terakhir yang mengangkut feses dari usus besar menuju anus.

Baca Juga : Obat Herbal Pencegah Osteoporosis

Cara mendiagnosis kanker usus:
Kanker hanya bisa didiagnosis oleh dokter dan dipastikan lewat serangkaian pemeriksaan medis.Pertama-tama dokter mungkin akan menanyakan gejala apa saja yang Anda alami, riwayat kesehatan Anda selama ini, serta riwayat medis dalam keluarga.Jika Anda memang benar dicurigai terkena kanker usus, dokter akan menyarankan Anda melakukan serangkaian tes berikut:

1. Tes pemindaian
Tes ini dapat memperlihatkan gambaran bagian dalam usus Anda. Dengan begitu, dokter dapat melihat apakah benar ada kemunculan benjolan tumor yang dicurigai kanker atau tidak. Pemindaian juga dapat sekaligus memberi tahu dokter apakah kanker telah menyebar.Jenis tesnya dapat termasuk sinar-X, CT scan, atau MRI.

2. Endoskopi
Dokter juga mungkin akan melakukan tes endoskopi untuk melihat bagian dalam kerongkongan, perut, dan usus Anda. Untuk melakukan endoskopi dokter akan memasukkan endoskop, selang tipis seperti tabung yang memiliki cahaya dan kamera di ujungnya.Anda akan diberikan obat untuk menenangkan rubuh Anda saat dimasukkan selang dalam prosedur ini.

3. Kolonoskopi
Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan kolonoskop, sebuah selang fleksibel yang dilengkapi dengan senter, kamera, dan pisau bedah mikro untuk mengambil jaringan di usus.Alat kolonoskop akan dimasukkan melalui anus, lalu ke rektum, dan ke saluran usus. Di saat yang sama pula, dokter akan memompa karbon dioksida agar gambar usus lebih jelas terlihat.Selama skrinig kolonoskopi, setiap pertumbuhan abnormal pada usus besar dan rektum akan dilihat. Apa ada pertumbuhan abonormal, itu juga bisa dihilangkan dengan alat yang ada di tabung kolonoskopi.Saat menjalani tes ini, umumnya pasien akan diberikan obat sedasi yang bertujuan untuk menenangkan tubuh pasien.

1 2 3 6