Berbagai berita kesehatan umum, anak, reproduksi dan seks, kecantikan dan kebugaran, penyakit menular, dan produk serta layanan kesehatan di Indonesia.

Kehidupan Seks Dan Menopause

Kehidupan Seks Dan Menopause

salutemondiale.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kehidupan Seks Dan Menopause. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Kehidupan Seks Dan Menopause

Menopause dapat memengaruhi wanita dalam banyak hal. Berhubungan intim bersama pasangan merupakan hal yang tidak seharusnya dilupakan meski sudah menopause. Namun, apakah masih memungkinkan? Perlu kamu ketahui bahwa menopause bukanlah sebuag penyakit, tetapi sebagai waktu transformatif dalam kehidupan seorang wanita.

Secara klinis, menopause adalah akhir dari menstruasi bulanan yang teratur pada wanita. Salah satu gejala menopause yang paling diabaikan adalah menurunnya hasrat berhubungan intim. Kurangnya keinginan, kekeringan pada vagina, dan rasa sakit saat berhubungan seks dapat terjadi akibat perubahan kadar hormon. Nyatanya, berhubungan intim setelah menopause tetap bisa menyenangkan, lho!

Temukan Kembali Libido
Libido merupakan aspek kompleks dari seksualitas. Mungkin banyak orang yang tidak nyaman membahasnya, bahkan baru mencari tahu makna libido setelah menopause terjadi.Menemukan cara baru untuk mengubah gairan dan saat-saat menyenangkan, seperti terapi fisik panggul atau peremajaan laser vagina, juga mengembalikan keintiman dalam hubungan. Penggabungan perubahan gaya hidup, teknologi, dan obat-obatan dapat membantu mempertahankan gairah dengan pelumasan vagina dan perubahan jaringan vagina.

Kiat lain yang mungkin dapat dilakukan termasuk:

Mengubah rutinitas seksual.
Fokus pada pemanasan.
Penggunaan alat bantu seksual.

Jalankan Gaya Hidup Sehat
Selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, berolahraga merupakan cara untuk meningkatkan gairah seks. Rutin berolahraga merupakan salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan demi meningkatkan libido. Olahraga yang teratur diimbangi dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi serta istirahat yang cukup, tentunya merupakan kunci agar gairah seksual tetap terjaga di masa-masa menopause.

Ciptakan juga gaya hidup berpasangan yang lebih intim dan romantis. Menciptakan momen-momen keintiman berdua dengan pasangan merupakan salah satu kunci menjaga gairah seksual. Tunjukkan rasa cinta dan kasih sayang bersama pasangan dengan makan malam romantis. Ucapkan kalimat-kalimat yang menyenangkan dan romantis pada pasangan di pagi hari saat bangun tidur dan disertai dengan kecupan hangat dan belaian halus.

Sementara organ vital wanita mengalami kekeringan saat menopause, tidak ada salahnya untuk menyiapkan pelumas agar kegiatan hubungan intim lebih menyenangkan tanpa ada gangguan rasa sakit. Selain pelumas, pelembap khusus organ vital juga dapat digunakan secara teratur demi menjaga kelembapan di area organ intim.

Apapun yang terjadi, nikmatilah hidup bersama pasangan tersayang. Cobalah untuk menghadapi dan membicarakan masalah yang ada dengan pasangan agar terhindar dari stres. Dengan adanya stres, maka gairah seksual pun tentunya akan menurun drastis, sehingga kamu tidak dapat menikmati momen intim dengan pasangan.

Cobalah Sesuatu yang Baru
Kamu tidak perlu khawatir menopause dapat mengurangi gairah seksual. Kamu dapat mengatasinya dengan mencari tahu dan mencoba sesuatu yang baru pada saat berhubungan intim, seperti memulai untuk mencoba posisi seks yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Jangan lupa juga untuk mempertimbangkan faktor usia. Mencoba posisi baru sah-sah saja, tetapi faktor kenyamanan jangan dilupakan, ya! Karena usia tidak bisa bohong, maka gunakanlah bantal sebagai penyangga tulang agar lebih nyaman saat berhubungan intim.

Mungkinkah Wanita Hamil Setelah Menopause?

Saat usia reproduktif, tubuh wanita memiliki persediaan sel telur yang mencukupi dan pastinya sehat untuk dibuahi. Melansir dari Healthline, proses produksi sel telur yang sehat ini membutuhkan bantuan berbagai hormon seperti progesteron, estrogen, luteinizing hormone (LH), dan follicle hormone (FSH). Produksi sel telur ini disebut sebagai masa ovulasi, sehingga saat sel telur berhasil dibuahi oleh sperma laki-laki, maka kehamilan akan terjadi dan menstruasi tidak terjadi.

Namun, wanita yang sedang memasuki masa menopause tidak langsung berhenti menghasilkan sel telur. Memasuki fase menopause, kadar hormon estrogen dan progesteron perlahan berkurang dalam jangka waktu 1 hingga 2 tahun. Periode ini disebut perimenopause, ditandai dengan siklus menstruasi yang tidak beraturan. Kesuburan menurun karena ovulasi sulit terjadi, tetapi menstruasi masih terjadi jika hormon dalam jumlah yang optimal. Kebanyakan wanita mengalami menopause di usia 50 tahun atau lebih.

Di waktu ini, kadar LH dan FSH kamu tetap tinggi namun kadar estrogen dan progesteron tetap rendah. Ketidakseimbangan hormon ini membuat ovarium tidak melepaskan sel telur. Akibatnya, menstruasi berhenti total dan tidak dapat hamil lagi.

Jadi beberapa wanita yang belum sepenuhnya mengalami menopause, atau dalam masa perimenopause yang ditandai dengan menstruasi yang tidak teratur nyatanya masih dapat mengalami kehamilan. Perimenopause berlangsung selama beberapa tahun sampai tiba masa menopause.

Perubahan-Perubahan yang Terjadi Setelah Menopause
Selain berhentinya siklus menstruasi, menopause juga akan menyebabkan terjadinya berbagai perubahan di dalam tubuh wanita. Masa di mana perubahan ini terjadi disebut dengan masa perimenopause, biasanya berlangsung selama beberapa tahun sebelum menopause. Perimenopause umumnya dimulai saat seorang wanita berusia 40 tahun atau bisa juga lebih awal.

Durasi dan tingkat keparahan gejala yang muncul menjelang menopause bisa berbeda-beda antara satu wanita dengan yang lainnya. Memasuki masa menopause, ada berbagai perubahan serta gejala yang muncul, di antaranya:

1. Siklus Menstruasi
Salah satu perubahan yang pasti terjadi menjelang masa menopause adalah siklus menstruasi. Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang mengalami menstruasi yang tidak teratur. Menjelang menopause, wanita mungkin saja mengalami datang bulan lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya. Tanda menopause juga bisa dikenali melalui darah yang keluar menjadi lebih sedikit atau justru lebih banyak.

2. Penampilan Fisik
Ternyata, menopause juga menyebabkan wanita mengalami perubahan pada penampilan fisik. Menjelang masa ini, beberapa wanita akan mengalami rambut rontok, berat badan bertambah, payudara mengendur, serta kulit menjadi mudah kering.

3. Perubahan Psikologis
Tidak hanya pada fisik, menopause juga bisa menyebabkan seorang wanita mengalami perubahan psikologis. Menjelang habisnya siklus menstruasi, seorang wanita menjadi rentan mengalami gangguan, seperti insomnia alias sulit tidur di malam hari, depresi, serta perubahan suasana hati yang terjadi mendadak.

4. Perubahan Fisik
Selain penampilan, menopause juga bisa menyebabkan perubahan pada fisik wanita. Dalam hal ini, wanita menjadi lebih mudah merasa panas atau gerah karena mudah berkeringat. Kondisi ini disebut dengan hot flashes dan biasanya lebih sering terjadi pada malam hari. Kondisi ini juga menyebabkan wanita mengalami pusing, jantung berdebar, serta infeksi berulang pada saluran kemih.

5. Risiko Osteoporosis
Wanita yang sudah memasuki masa menopause juga lebih berisiko mengalami osteoporosis. Bahkan, wanita yang sudah memasuki masa menopause disebut memiliki risiko hingga 4 kali lebih besar mengalami penyakit ini. Hal ini disebut berkaitan dengan perubahan hormon yang terjadi, terutama hormon estrogen. Berkurangnya hormon estrogen memengaruhi risiko seorang wanita mengalami gangguan tulang, seperti osteoporosis atau osteoarthritis.

Hindari Dan Waspadai Gangguan Pada Testosteron

Hindari Dan Waspadai Gangguan Pada Testosteron

salutemondiale.web.id Salah satu hormon yang paling penting untuk pria adalah hormon testosteron.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Hindari Dan Waspadai Gangguan Pada Testosteron.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Hindari Dan Waspadai Gangguan Pada Testosteron

Testosteron adalah hormon yang memengaruhi penampilan pria dan perkembangan seksualnya, seperti merangsang produksi sperma dan dorongan seks. Selain itu, hormon ini juga dapat membentuk massa otot dan kekuatan, hingga perubahan karakter saat memasuki masa puber.

Seiring dengan bertambahnya usia seseorang, tubuh mungkin saja mengalami kekurangan testosteron. Namun, bukan hanya faktor usia yang dapat memengaruhi produksi testosteron, banyak hal-hal lainnya yang dapat memengaruhinya. Maka dari itu, penting untuk mengetahui tanda pria mengalami kekurangan testosteron. Berikut ulasannya!

Beberapa Tanda Pria Kekurangan Testosteron
Faktanya, produksi testosteron dapat menurun sejalan dengan bertambahnya usia. Disebutkan sekitar 2 dari 10 pria yang sudah berusia lebih dari 60 tahun cenderung memiliki testosteron yang rendah. Angka tersebut meningkat menjadi 3 dari 10 pria ketika usianya telah mencapai 70 hingga 80 tahun.Untuk kisaran yang normal, testosteron seorang pria umumnya sekitar 300 hingga 1.000 nanogram per desiliter (ng/dL). Jika hasil pemeriksaan yang dilakukan di bawah angka tersebut, dapat dipastikan kamu mengalami kekurangan testosteron pada tubuh. Pemeriksaan yang umum dilakukan adalah tes testosteron serum untuk melihat tingkat peredaran hormon tersebut.

Sebelum dilakukan pemeriksaan, kamu mungkin mengalami beberapa tanda apabila tubuhmu kekurangan hormon testosteron. Meski begitu, tanda-tanda pria kekurangan testosteron rendah sering kali tidak begitu kentara. Namun, kamu bisa mengetahuinya dengan melihat beberapa gejala berikut:

1. Dorongan Seks Rendah
Tanda kekurangan hormon testosteron pada pria yang pertama adalah menurunnya dorongan seks. Hal tersebut karena testosteron memainkan peran penting pada libido pada pria. Memang umumnya pria yang telah berumur akan mengalami penurunan dorongan seks. Namun, seseorang yang mengalami kekurangan testosteron kemungkinan akan mengalami penurunan libido yang lebih drastis.

2. Sulit Ereksi
Seseorang mungkin saja mengalami kesulitan untuk ereksi ketika tubuhnya kekurangan hormon testosteron. Memang hormon tersebut tidak menyebabkan ereksi, tetapi dapat merangsang reseptor di otak untuk menghasilkan reaksi kimia yang dibutuhkan agar ereksi terjadi. Saat kadar testosteron terlalu rendah, pria tersebut mungkin mengalami kesulitan mencapai ereksi sebelum berhubungan seks atau ereksi spontan. Walau begitu, kelainan ini mungkin saja disebabkan oleh gangguan lainnya.

3. Volume Air Mani Rendah
Mungkin saja kamu tetap mampu untuk ereksi, tetapi hal lain yang harus diperhatikan adalah jumlah air mani yang dihasilkan. Seseorang yang mengalami kekurangan testosteron dapat menghasilkan air mani yang lebih sedikit. Hal tersebut terjadi karena kurangnya dorongan dari hormon tersebut dalam produksi air mani.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait kekurangan testosteron, dokter dari Halodoc siap membantu. Kamu cukup download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan!

Baca Juga : Atasi Cemas Menjelang Malam Pertama

4. Kerontokan rambut
Testosteron juga memainkan peran penting pada beberapa fungsi tubuh, termasuk juga produksi rambut. Botak adalah hal yang alami dari penuaan bagi banyak pria. Namun, jika seseorang mengalami kekurangan kadar testosteron, risiko untuk mengalami kehilangan rambut tubuh dan wajah dapat terjadi.

5. Kelelahan
Pria yang mengalami kekurangan testosteron mungkin saja merasakan kelelahan ekstrem dan penurunan tingkat energi. Sehingga, kamu mungkin kerap merasa lelah sepanjang waktu, meskipun sudah cukup tidur. Selain itu, kamu juga dapat merasa sulit termotivasi untuk berolahraga.

6. Kehilangan massa otot
Dikarenakan testosteron memainkan peran dalam membangun otot, maka pria yang kekurangan testosteron mungkin mengalami penurunan massa otot. Disebutkan bahwa testosteron dapat memengaruhi massa otot, tetapi tidak selalu terkait kekuatan atau fungsinya.

Itulah beberapa hal yang dapat terjadi sebagai tanda dari kekurangan testosteron pada pria. Jika kamu mengalami beberapa gejala tersebut, ada baiknya langsung memeriksakan diri. Apabila kelainan tersebut benar adanya, pengobatan dini dapat dilakukan segera.

Dari banyaknya jenis hormon, hormon testosteron merupakan hormon yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Testosteron sendiri sering dianggap sebagai “hormon pria”, yang diproduksi di bagian testis. Ia memiliki beragam fungsi. Salah satunya memengaruhi bentuk tubuh pria. Contohnya, lingkar pinggang.

Lingkar pinggang seorang pria tak hanya dipengaruhi oleh makanan saja. Sebab, kondisi ini juga bisa dipengaruhi oleh kadar hormon. Terapi hormon testosteron pada seorang pria bisa berpengaruh pada lingkar pinggangnya. Kata seorang profesor kedokteran dan onkologi di Johns Hopkins University School of Medicine, Amerika Serikat, sebagian besar penelitian menunjukkan adanya pengurangan jumlah lemak perut pada pria yang diberi testosteron.

Meski dikenal sebagai “hormon pria”, namun hormon ini juga dimiliki oleh wanita yang berfungsi untuk meningkatkan hasrat seksual dan pengatur suasana hati.

Nah, hormon ini memerlukan keseimbangan jumlah agar bisa berfungsi dengan baik. Tapi, apa jadinya bila terdapat gangguan testosteron dalam tubuh? Misalnya, jumlahnya yang menurun atau terlalu banyak?

Ciri-Ciri Gangguan Testosteron
Hormon ini sebenarnya akan meningkat selama masa pubertas, dan mencapai puncaknya ketika seorang pria berusia sekitar 20 tahun. Nah, ketika usia sudah memasuki kepala tiga, kadar hormon ini akan berkurang sekitar satu persen tiap tahunnya.

Dalam dunia kedokteran, kondisi saat pria mengalami penurunan kadar hormon ini disebut dengan hipogonadisme. Sayangnya, banyak pria yang enggak menyadari gejala hipogonadisme ini. Nah, berikut beberapa ciri ketika pria mengalami gangguan testosteron (jumlahnya berkurang):

Kehilangan kekuatan tubuh.Gangguan ereksi.Penurunan libido dan kehilangan gairah seksual.Sering mengantuk setelah makan.Sering merasa lesu dan letih.Mengalami gangguan ereksi.Rambut-rambut di tubuh mulai rontok (tak hanya di kepala).Massa otot tubuh berkurang.Lingkar pinggang makin bertambah.

Gangguan testosteron tak hanya berupa berkurangnya jumlah hormon ini saja. Sebab, kelebihan hormon ini juga bisa menimbulkan berbagai masalah pada tubuh. Misalnya, testis mengkerut, kulit berminyak dan jerawatan, serta meningkatnya jumlah sel darah merah dan hemoglobin.

Sedangkan dampak menurunnya kadar hormon testosteron, pada psikis lain lagi ceritanya. Dampaknya bisa berupa gangguan tidur, penurunan rasa percaya diri, berkurangnya motivasi, dan masalah pada memori serta konsentrasi. Selain itu, pengidapnya juga cenderung merasa depresi atau sedih.

Gangguan Testosteron Pada Wanita
Kadar hormon testosteron yang rendah pada wanita juga bisa memicu berbagai keluhan. Misalnya, mengurangi libido atau gairah seksual. Sedangkan jumlah testosteron yang tinggi lain lagi. Kondisi ini bisa menyebabkan kelebihan rambut di dalam tubuh, timbul jerawat, klitoris membesar, ukuran payudara mengecil, peningkatan massa otot, suara menjadi berat, dan siklus menstruasi.

Nah, bila dirimu merasakan adanya beberapa gejala di atas, sebaiknya segeralah tanyakan pada dokter perihal kadar testosteron tubuh. Normalnya, kadar hormon testosteron pada wanita berkisar 8–60 nanogram per desiliter. Sementara pria memiliki 400–700 nanogram per desiliter. Sedangkan nilai terendah yang masih bisa ditoleransi, adalah 300 nanogram per desiliter.

Atasi Cemas Menjelang Malam Pertama

Atasi Cemas Menjelang Malam Pertama

salutemondiale.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Atasi Cemas Menjelang Malam Pertama. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Atasi Cemas Menjelang Malam Pertama

Malam pertama hampir pasti akan dilalui oleh setiap pasangan yang baru saja menikah. Perasaan haru, tegang, cemas, hingga tidak percaya diri menjadi hal yang wajar terjadi menjelang momen tersebut. Pasalnya, malam pertama bagi pasangan pengantin baru identik dengan hubungan intim. Tidak sedikit pasangan yang merasa kebingungan untuk melewati malam ini, sebab banyaknya mitos yang beredar seputar malam pertama.

Mempersiapkan malam pertama juga menjadi hal yang susah-susah gampang, tetapi harus dilakukan dengan benar. Hal itu penting dilakukan untuk mengatasi rasa cemas yang menyelimuti. Tak hanya itu, persiapan yang lengkap dan matang juga bisa membuat momen malam pertama bisa dilewati dengan perasaan bahagia. Lantas, apa saja yang perlu dilakukan?

Mengatasi Cemas pada Malam Pertama
Muncul rasa cemas dan khawatir menjelang malam pertama adalah hal yang wajar terjadi. Menyusun rencana dan persiapan untuk menghadapi kondisi ini adalah hal yang sebaiknya dilakukan. Berikut ini tips mengatasi cemas pada malam pertama yang bisa diterapkan bagi pengantin baru:

1. Cari Informasi
Ada banyak informasi yang beredar seputar hubungan intim dan reproduksi. Sayangnya, tidak semua informasi mengandung fakta dan bisa dibuktikan. Nyatanya, menerima informasi yang tidak akurat malah bisa menambah rasa cemas bagi pasangan pengantin baru. Maka dari itu, menjelang malam pertama, kamu bisa mengajak pasangan untuk mencari tahu informasi yang tepat dan cobalah untuk memahaminya bersama.

2. Utarakan
asa cemas dan tertekan menjelang malam pertama bisa menimpa siapa saja, baik suami maupun istri. Normal jika merasa canggung, tetapi sebaiknya jangan pendam hal itu sendiri. Coba sampaikan dan utarakan perasaan yang sedang dialami pada pasangan. Mengetahui bahwa ada seseorang yang mengerti perasaan kamu adalah hal yang bisa menenangkan. Selain itu, kamu dan pasangan tentunya akan lebih bisa bekerja sama untuk membuat malam pertama menjadi lebih berkesan.

3. Jangan Menekan Diri
Tidak apa-apa jika terjadi rasa canggung atau bahkan gagal berhubungan intim pada malam pertama. Kamu dan pasangan masih bisa mencoba pada hari lainnya. Terlalu menekan diri hanya akan membuat rasa cemas semakin menguasai, bahkan bisa memicu stres jangka panjang dan berujung pada masalah kesehatan secara keseluruhan.

4. Perawatan Tubuh
Melakukan perawatan tubuh sebelum malam pertama bisa membantu membuat pikiran menjadi lebih santai dan menekan rasa cemas. Selain itu, perawatan yang dijalani juga bisa membantu memberi sensasi tersendiri. Kamu dan pasangan bisa melakukan perawatan bersama, seperti waxing, lulur, dan lainnya. Selain membuat tubuh menjadi lebih bersih dan wangi, perawatan-perawatan ini juga bisa membuat pasangan pengantin menjadi lebih percaya diri dalam menghadapi malam pertama.

5. Jangan Lupa Foreplay
Satu hal penting yang wajib dilakukan sebelum berhubungan intim adalah pemanasan alias foreplay. Melakukan foreplay bisa membantu meningkatkan keintiman dengan pasangan dan mencapai rasa nikmat yang penuh. Foreplay juga bisa membantu menyiapkan tubuh sebelum penetrasi dilakukan, sehingga terhindar dari rasa nyeri.

6. Pilih Posisi
Menentukan posisi yang paling disukai nyatanya bisa meningkatkan kepuasan, sehingga hal-hal yang sejak awal dicemaskan tidak perlu terjadi. Ada banyak posisi yang bisa dipelajari dan diterapkan saat melakukan hubungan intim dengan pasangan di malam pertama.

Mengenal Perubahan Tubuh yang Wajar setelah Malam Pertama
Secara biologis, akan ada sejumlah perubahan yang terjadi sebagai tanda bahwa tubuh sudah aktif secara seksual. Mengetahui apa saja perubahan yang terjadi bisa membantu mengatasi rasa cemas dan tegang pada malam pertama. Berikut ini beberapa perubahan yang akan terjadi pada tubuh:

1. Elastisitas Miss V
Bagian tubuh yang pasti akan mengalami perubahan adalah organ kewanitaan alias Miss V. Setelah aktif secara seksual, elastisitas Miss V akan berubah dan menyesuaikan dengan aktivitas yang baru terjadi. Bahkan, ada kemungkinan area tersebut akan terasa sedikit membengkak atau menebal. Namun jangan khawatir, hal itu normal dan Miss V akan membaik seiring berjalannya waktu.

Baca Juga : Manfaat Kondom Bagi Kesehatan

2. Perubahan Payudara
Selain Miss V, perubahan juga akan terjadi pada payudara wanita. Setelah melewati malam pertama, payudara mengalami perubahan akibat terpengaruhnya pembuluh darah serta jaringan payudara. Dalam hal ini, jaringan payudara dan pembuluh darah ikut melebar. Hal itu kemudian menyebabkan payudara terasa lebih besar dari ukuran biasanya. Selain itu, payudara mungkin juga akan terasa kencang selama berhubungan intim.

3. Sensitivitas Puting Payudara
Puting payudara juga akan menjadi lebih sensitif saat sedang berhubungan intim. Hal ini juga merupakan reaksi tubuh, termasuk karena meningkatnya aliran darah dan tekanan otot pada bagian-bagian tubuh. Saat seorang wanita tengah bergairah, puting payudara menjadi lebih keras, dan terasa lebih sensitif terutama saat mencapai orgasme.

4. Klitoris dan Rahim Aktif
Klitoris dan rahim menjadi aktif setelah berhubungan intim. Klitoris akan menebal dan rahim akan lebih naik sedikit. Namun setelah beberapa waktu, semua akan kembali ke posisi normal. Terjadinya penebalan dan kontraksi akan memengaruhi kemampuan Miss V dalam rangka beradaptasi dengan aktivitas seksual.

5. Hormon Bahagia
Setelah melewati malam pertama, tubuh akan dibanjiri dengan hormon bahagia yang disebut dengan serotonin. Tak hanya itu, tubuh wanita juga akan memproduksi banyak hormon oksitosin saat mencapai orgasme. Nyatanya, hormon tersebut bisa membantu tubuh merasa lebih rileks dan bahagia. Tubuh juga akan memproduksi “hormon cinta”, yaitu hormon oksitosin. Pernah dengar anggapan bahwa wanita sering terlihat lebih cerah dan cantik setelah bercinta? Mungkin hal itu terjadi karena pengaruh dari hormon bahagia tersebut.

Manfaat Kondom Bagi Kesehatan

Manfaat Kondom Bagi Kesehatan

salutemondiale.web.id Kehidupan seks yang sehat sangat diperlukan bagi mereka yang sudah berumur kepala dua lebih,tapi untuk meminimalisir penyakit,penggunaan kondom digunakan.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Manfaat Kondom Bagi Kesehatan Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Manfaat Kondom Bagi Kesehatan

Penggunaan kondom saat berhubugan intim sangat disarankan. Terlepas dari selera dan preferensi, nyatanya pemakaian kondom sangat berdampak baik bagi kesehatan. Meski begitu, sebagian laki-laki masih enggan menggunakan kondom karena diyakini bisa mengurangi kenikmatan.

Selain itu, sebagian orang merasa repot memakainya. Sementara masih banyak wanita yang masih malu-malu meminta pasangannya memakai kondom. Agar kamu mengerti betapa pentingnya menggunakan kondom saat berhubungan intim, berikut ini 7 manfaatnya bagi kesehatan.

Mencegah Kehamilan yang Tidak Diinginkan
Jika dipasang dengan tepat, penggunaan kondom setidaknya dapat mengurangi risiko kehamilan hingga 98 persen. Ini artinya, hanya 2 dari 100 orang yang mungkin hamil setelah berhubungan intim menggunakan kondom. Namun jika pemasangan kurang sempurna, efektivitasnya turun menjadi 85 persen.

Kondom, bahkan dapat membantu metode KB lainnya untuk bekerja lebih efektif. Tidak ada metode yang 100 persen efektif untuk mencegah kehamilan. Jadi, menambahkan kondom merupakan ide yang baik untuk memberi perlindungan ekstra. Kamu bisa menambahkan kondom untuk hampir semua metode kontrasepsi lainnya, seperti pil KB, suntikm cincin, IUD, dan implan.

Mencegah Penularan HIV
Virus HIV dapat mudah menyebar melalui hubungan seks tanpa kondom karena penularannya melalui kelamin. Menggunakan kondom dapat mencegah kamu menyebarkan atau mendapatkan virus ini.

Memperpanjang Durasi Berhubungan Intim
Perlindungan itu penting, tapi kepuasan juga tidak kalah penting. Menurut penelitian, kondom ternyata dapat membantu meningkatkan kualitas kehidupan seks kamu dan pasangan dengan memperpanjang durasi hubungan intim, lho.

Kondom memiliki banyak model, bentuk. dan tekstur yang bervariasi yang dapat meningkatkan sensasi seks bagi kedua pasangan. Dan meminta pasangan memasang kondom pada Mr.P-nya bisa menjadi bagian yang seksi dari foreplay, terutama bila kamu juga menambahkan pelumas. Kondom, bahkan dapat menunda ejakulasi (cumming), sehingga hubungan seks berlangsung lebih lama.Kamu dapat menggunakan kondom untuk seks oral, anal, dan vaginal. Manfaat kondom dapat membuat kamu fokus pada kesenangan dan kepuasan berhubungan intim dengan pasangan tanpa khawatir tentang kehamilan atau penyakit menular seksual (PMS).

Menjaga Ereksi
Kondom juga bermanfaat bagi pria yang mengalami kesulitan ereksi atau disfungsi ereksi. Dengan menggunakan kondom, ereksi bisa lebih lama dipertahankan.

Mencegah Cedera
Banyaknya pelumas pada kondom membuat risiko cedera saat berhubungan intim menjadi sangat rendah.

Baca Juga : Hadapi Virus Dari Dasar Penggunaan Masker

Higienis
Salah satu alasan mengapa hubungan intim perlu menggunakan kondom adalah lebih sehat dan higienis. Manfaat penggunaan kondom membuat hubungan intim menjadi lebih bersih dan lebih aman.

Selain itu, menggunakan kondom berarti mencegah penularan PMS, seperti gonore, trichomoniasis, herpes, sifilis, dan lainnya.

Harganya Terjangkau dan Mudah Didapatkan
Kamu bisa mendapatkan kondom dengan sangat mudah di berbagai toko, online, dan di pusat kesehatan. Selain itu, harganya pun tidak mahal dan bisa didapatkan tanpa menggunakan resep atau identitas diri. Jadi, bisa dibilang kondom adalah alat perlindungan yang praktis dan terjangkau, tetapi dapat memberikan perlindungan besar bagi kamu dari kehamilan dan PMS.

Selain untuk mencegah penularan HIV dan penyakit kelamin, kondom kerap digunakan untuk mencegah terjadinya ‘kebobolan’ atau kehamilan yang belum dirasa tepat waktunya. Untuk itulah Moms dan suami mungkin memiliki kondom sebagai bentuk antisipasi akan hal tersebut.Meski risiko keamananya terbilang cukup menjanjikan, namun tetap ada beberapa hal yang dapat membuat Moms keboboloan. Di antaranya adalah sejumlah kesalahan saat menggunakan kondom berikut:

Tips Efektif Menggunakan Kondom
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, manfaat kondom di atas baru bisa didapatkan secara optimal bila kamu menggunakan kondom dengan tepat. Karena itu, perhatikan tips penggunaan kondom berikut ini untuk perlindungan yang efektif:

Pastikan kamu atau pasangan menggunakan kondom dengan benar, sesuai dengan petunuk pemakaian pada kemasan.Jangan pernah menggunakan kembali kondom yang sudah pernah digunakan.Jangan menggunakan kondom pria dan wanita secara bersamaan. Hal ini dapat merusak kondom dan mengurangi efektivitasnya.Jangan menggunakan pelumas berbasis minyak dan obat-obatan dengan kondom lateks.

1. Kurang memperhatikan kerusakan kondom
Pemeriksaan terhadap kondisi kondom merupakan hal yang penting, karena biasanya sering terjadi kerusakan yang dapat menimbulkan kebocoran. Kebocoran tersebutlah yang menjadikan penggunaan kondom tidak efektif. Kerusakan tersebut kerap terjadi saat membuka kemasan kondom.

2. Salah penyimpanan
Tahukah Moms, ternyata kondom perlu disimpan di tempat yang sejuk dan kering, lho. kesalahan dalam menyimpan kondom dapat menyebabkan kondom rusak dan berkurang efektivitasnya.

3. Terlalu cepat melepas kondom
Setelah selesai melakukan hubungan seksual, banyak yang langsung melepas kondom. Padahal seharusnya kondom tersebut dilepas ketika sudah benar-benar selesai, apabila kondom dilepas terlalu buru-buru, sama saja dengan Moms melakukan hubungan seksual tanpa kondom.

4. Penggunaan kondom yang sama
Terkadang, para pria kerap menggunakan kondom yang sama lebih dari satu kali. Padahal seharusnya kondom hanya dipakai satu kali saja. Kondom yang digunakan lebih dari satu kali dapat meningkatkan risiko kehamilan yang tidak diinginkan. Penggunaan kondom yang sama secara berulang juga dapat mengurangi efektifitasnya.

5. Gagal menghilangkan udara pada ujung kondom
Ketika menggunakan kondom, pastikan suami Moms untuk menghilangkan udara di ujung kondom sehingga sperma dapat tertampung dengan baik. Bila tidak, maka kondom mungkin saja rusak selama ejakulasi.

6. Memilih kondom dengan aroma atau rasa
Sebagian besar pria mungkin memilih kondom dengan aroma atau rasa guna memberikan sensasi yang berbeda. Namun penelitian menunjukan, penggunaan kondom dengan rasa atau aroma dapat menimbulkan risiko tersendiri.

Di mana kondom tersebut mengandung gula yang dapat menyebabkan infeksi. Meskipun vagina memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri dari bakteri, namun bahan kimia asing dapat menyebabkan risiko serius.

7. Terbalik menggunakan kondom
Bila suami Moms terbalik memakai kondom atau bahkan memakainya di dua sisi dengan pemakaian berulang. Hal ini sama saja dengan tidak menggunakan kondom karena tetap dapat menyebabkan kehamilan.

8. Salah membuka kemasan
Jangan sesekali membuka kondom dengan kuku, gigi, dan benda tajam lainnya, karena hal ini dapat memperbesar kemungkinan kondom tersebut bocor.

9. Komplikasi pelumas
Kebanyakan kondom menggunakan pelumas berbahan dasar minyak dengan kondom lateks. Pelumas dengan bahan dasar tersebut justru akan melemahkan lateks, yang dapat membuat kondom rentan terhadap kerusakan.

Simpel Kecilkan Perut Sebelum Tidur

Simpel Kecilkan Perut Sebelum Tidur

salutemondiale.web.id Bentuk tubuh yang proporsional adalah yang diinginkan hampir semua orang yang ada,namun begitu banyak tantangan yang harus dilewati,mulai dari pengecilan perut dan lain lain. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Simpel Kecilkan Perut Sebelum Tidur. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Simpel Kecilkan Perut Sebelum Tidur

Rutinitas dan Kebiasaan Memengaruhi Pola Tidur
Selain protein, setiap makanan yang mengandung triptofan, termasuk kacang-kacangan, ayam, ikan, lentil, dan telur, dapat memicu kantuk. Selain mengonsumsi makanan tertentu, teh chamomile, peppermint, lavender, dan valerian, juga memberikan efek relaksasi yang membantu melelapkan tidur.Kemudian, aturan lain yang sejatinya dapat membantu kamu mengecilkan lingkar perut dalam kaitannya dengan rutinitas tertentu adalah tidak makan di atas jam 8 malam. Biasanya menjelang malam aktvitas berkurang jadi tidak akan ada lagi pembakaran kalori. Ini membuat makanan yang kamu konsumsi hanya akan menumpuk menjadi lemak.

Lalu, tidur dengan kondisi lampu tidak menyala dapat menurunkan risiko peningkatan berat badan. Pasalnya, hormon melatonin yang berfungsi untuk menstabilkan kerja metabolisme tubuh dapat bekerja lebih maksimal saat kondisi gelap.Posisi tidur juga dapat memengaruhi sistem metabolisme tubuh. Para ahli kesehatan menyarankan untuk tidur miring dengan posisi menghadap ke kiri untuk melindungi jantung, melancarkan pergerakan pada sistem pencernaan, dan mencegah asam lambung naik yang bikin perut kembung.Sulit tidur yang pada akhirnya membuat seseorang ngemil kerap dialami mereka yang stres. Cobalah untuk melakukan meditasi ringan selama 3-5 menit untuk meredakan stres.

Baca Juga : Tanda Tanda Tubuh Berolahraga Berlebihan

Menjadwalkan Olahraga Ringan Sebelum Tidur
Tidak ada jalan lain untuk mengecilkan perut dan menghindari lemak menumpuk selain dengan berolahraga. Kalau kamu termasuk tipe yang males untuk olahraga, tetapi menolak buncit, cobalah untuk melakukan sit up sebanyak 20 kali yang kemudian ditambah jumlahnya secara berkala.Selain sit up, kamu juga bisa mencoba plank. Sebelum berbaring, cobalah untuk plank di lantai 1–2 menit. Kalau kuat, ulangi sampai dua kali dan kuantitasnya ditambah secara berkala. Biasanya tubuh akan beradaptasi dengan latihan, jadi kamu butuh menambah durasi supaya efeknya lebih terasa.

Melatih pernapasan bisa jadi salah satu cara atau gerakan untuk mengecilkan perut. Kamu duduk bersila atau duduk bersimpuh dengan kedua tangan berpangku di paha. Posisi punggung tegak. tetapi bahu santai.Lalu, embuskan napas dari perut, tetapi jangan menarik napas dari hidung. Udara akan masuk dengan otomatis seiring kamu mengembuskan napas. Gerakan ini tidak hanya mengecilkan perut, tetapi juga membantu sirkulasi pernapasan lebih lancar.Sit up kaki juga bisa dilakukan untuk mengecilkan perut. Caranya adalah berbaring di lantai kemudian luruskan kaki dan angkat setinggi 90 derajat lalu turunkan. Lakukan gerakan ini 20-30 kali setiap malam. Gerakan ini tidak hanya mengecilkan perut sebelum tidur, tetapi juga mengencangkan paha.

Tanda Tanda Tubuh Berolahraga Berlebihan

Tanda Tanda Tubuh Berolahraga Berlebihan

salutemondiale.web.id Terkadang ketika tubuh kita mendapatkan force terlalu besar hingga tidak kuat menahan beratnya aktifitas atletik bisa mempengaruhi tubuh hingga bisa mengeluarkan reaksi reaksi yang kentara. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Tanda Tanda Tubuh Berolahraga Berlebihan Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Tanda Tanda Tubuh Berolahraga Berlebihan

Rasa Lelah Berkepanjangan
Wajar apabila tubuh akan merasa lelah setelah kamu berolahraga. Namun, kondisi ini menjadi tidak wajar apabila kamu merasa lelah sepanjang hari, bahkan hingga keesokan harinya. Rasa lelah berkepanjangan yang kamu rasakan ini disebabkan karena kamu sudah berolahraga dalam intensitas yang melebihi kemampuan tubuh kamu.Meski berolahraga itu baik untuk tubuh, tetap saja kamu tidak boleh melakukannya secara berlebihan. Berikan jeda untuk tubuh beristirahat dan memulihkan tenaga. Terlalu berlebihan saat berolahraga akan membuat otot kamu menegang dan menyebabkan nyeri sendi.

Suasana Hati yang Tidak Menentu
Tak hanya rasa lelah berkepanjangan, tanda tubuh berolahraga berlebihan juga terlihat dari perubahan suasana hati yang tidak menentu. Mengapa demikian? Saat berolahraga, akan terjadi produksi hormon untuk menjaga kestabilan kinerja tubuh. Namun, ketika olahraga yang kamu lakukan sudah melewati kapasitas, tubuh akan memproduksi hormon stres dalam jumlah yang berlebih.Akibatnya, kamu akan menjadi lebih mudah stres, depresi, marah, bingung, hingga cemas berlebihan. Kamu pun akan kehilangan semangat karena terlalu letih dan selalu ingin beristirahat.

Susah Tidur
Rasa cemas dan tidak tenang yang berlebihan karena olahraga yang kamu lakukan dalam intensitas yang tinggi membuat kamu juga mengalami susah tidur. Terlebih lagi dengan kondisi tubuh kamu yang kelewat lelah. Dalam jangka waktu yang lama, kondisi ini justru akan membuat daya tahan tubuh kamu menurun, sehingga kamu akan lebih rentan terserang penyakit.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Lelah Setelah Kerja

Menurunnya Ketertarikan dalam Berlatih
Ahli kebugaran lain asal Los Angeles, Jini Cicero, mengungkapkan bahwa menurunnya ketertarikan dalam latihan juga bisa menjadi alasan bahwa tubuh telah berolahraga dalam batas maksimal. Kamu akan kehilangan semangat dan motivasi dalam berolahraga pada kesempatan selanjutnya, karena tubuh masih melakukan recovery akibat intensitas olahraga yang terlalu tinggi.

Meningkatnya Denyut Jantung Meski Sedang Beristirahat
Jantung akan bekerja lebih keras dalam memompa darah ketika kamu berolahraga. Namun, saat kamu berlebihan dalam melakukannya, otomatis kerja jantung pun akan menjadi lebih berat. Akibatnya, detak jantung tetap akan meningkat meski tubuh kamu berada dalam kondisi istirahat. Coba hitunglah denyut jantung kamu selama satu menit. Apabila jumlah denyut jantung kamu mencapai lebih dari 65 detak per menit, artinya tubuh kamu sedang kelelahan dan stres.

Cara Menghilangkan Lelah Setelah Kerja

Cara Menghilangkan Lelah Setelah Kerja

salutemondiale.web.id Cape? Pulang kerja gak ada cara buat refreshing? Bosen itu itu aja acara TV? Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Cara Menghilangkan Lelah Setelah Kerja.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Cara Menghilangkan Lelah Setelah Kerja

Tidur Cukup
Cara menghilangkan lelah setelah bekerja yang pertama dengan mencukupi waktu tidur agar keesokan paginya kamu bisa merasa segar. Cukupi kebutuhan tidur kamu dengan beristirahat, setidaknya selama 7-8 jam setiap hari. Hindari penggunaan gawai ketika kamu akan beristirahat. Penggunaan gawai dapat sebabkan candu yang membuat gangguan pola tidur dan mengurangi manfaat tidur yang dimiliki.Jika memungkinkan, kamu juga bisa melakukan power nap (tidur siang 20-30 menit) saat istirahat kantor. Tindakan ini bertujuan untuk mengurangi rasa kantuk dan lelah saat bekerja, sehingga kamu bisa kembali produktif di siang hari hingga waktu pulang tiba.

Menerapkan Pola Makan Sehat
Cukupi porsi makan setiap hari dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Makanlah dalam jumlah lebih sedikit namun dengan frekuensi lebih sering untuk menstabilkan kadar gula darah. Batasi konsumsi makanan berlemak yang mengandung lemak jahat. Sebab, makanan tersebut bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke. Nah, agar kamu tidak kelaparan dan memengaruhi produktivitas kerja, kamu bisa menyediakan camilan sehat saat di kantor, seperti buah-buahan.Menurut Harvard Medical School, pola makan yang sehat mampu meningkatkan energi sehingga menurunkan rasa lelah yang dirasakan. Jadi, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi camilan sehat setiap jamnya saat bekerja, karena dapat memberikan nutrisi yang cukup sepanjang hari.

Kurangi Stres
Pekerjaan yang menumpuk terkadang tak bisa dihindari dan membuat seorang pekerja mengalami kondisi stres yang cukup tinggi. Tidak hanya dapat menyebabkan kondisi lelah terus-menerus, tingkat stres yang tidak segera diatasi dapat menurunkan kualitas pekerjaan. Menurut Harvard Medical School, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi tingkat stress ketika bekerja, salah satunya dengan melakukan relaksasi, menjauhkan pikiran negatif, dan tanggap pada masalah yang ada.Selain itu, kamu harus mampu mengatur waktu untuk sekadar refreshing agar tidak mengalami stres. Kamu bisa melakukan aktivitas yang disukai untuk mengurangi stres, seperti mendengarkan musik, membaca buku, menonton film, atau berjalan-jalan.

Baca Juga : Olahraga Untuk Kesehatan Jantung

Rutin Berolahraga
Melakukan aktivitas fisik bisa meningkatkan energi dalam tubuh. Selain itu, olahraga juga bisa memperbaiki efisiensi jantung, paru-paru, dan otot-otot tubuh. Tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat jika kamu belum terbiasa. Cukup lakukan olahraga ringan selama 15-30 menit secara rutin, seperti berjalan kaki.

Cukupi Kebutuhan Air
Cara menghilangkan lelah setelah bekerja lainnya dengan mengonsumsi air putih yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan. Air putih mampu menjaga kadar cairan di dalam tubuh, sehingga terhindar dari dehidrasi dan kelelahan akibat bekerja.Umumnya, setiap orang dianjurkan untuk minum air putih sebanyak 8 gelas per hari. Kebutuhan ini bisa saja berbeda, tergantung pada kondisi tubuh dan aktivitas fisik yang dilakukan.Dilansir dari Women Health, tubuh yang terhidrasi dengan baik membantu untuk meningkatkan konsentrasi dan kualitas kerja. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tubuh kamu tetap terhidrasi, seperti mengonsumsi jus buah atau buah yang mengandung banyak air, mengonsumsi sup untuk makan siang, dan siapkan sebotol besar air putih pada meja kerja.Nah, dengan berbagai cara di atas, maka tubuh kamu tidak lagi merasa kelelahan setelah bekerja dan produktivitas dapat meningkat kembali.

Olahraga Untuk Kesehatan Jantung

Olahraga Untuk Kesehatan Jantung

salutemondiale.web.id Beberapa olahraga yang bisa kita lakukan untuk membangun kesehatan jantung. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Olahraga Untuk Kesehatan Jantung. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Olahraga Untuk Kesehatan Jantung

1. Aerobik
Melansir dari Hopkins Medicine, aerobik meningkatkan sirkulasi, sehingga mampu mengontrol tekanan darah dan detak jantung lebih optimal. Selain itu, aerobik meningkatkan efisiensi pemasukan oksigen ke dalam jaringan tubuh. Jika olahraga ini rutin dilakukan, maka kamu mendapatkan manfaat lainnya seperti membantu menurunkan denyut jantung dan tekanan darah, serta meningkatkan pernapasan.Beberapa olahraga aerobik yang bisa dilakukan yaitu jalan kaki, jogging, lompat tali, bersepeda (outdoor maupun statis), dan mendayung. Lakukan latihan ini selama 30 menit setidaknya 5 hari dalam seminggu.

2. Peregangan (Stretching)
Olahraga jantung yang satu ini berguna untuk meregangkan otot-otot secara perlahan. Dengan meregangkan lengan dan kaki sebelum berolahraga bisa membantu mempersiapkan otot-otot untuk beraktivitas dan membantu mencegah cedera dan ketegangan otot, dan meningkatkan jangkauan gerak jika dilakukan setelah berolahraga.

3. Yoga
Yoga menggabungkan teknik yakni peregangan, pernapasan, dan relaksasi. Semua teknik tersebut baik bagi jantung. Lakukan yoga secara teratur maka dapat membantu mengurangi tingkat stres yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Dengan kata lain, yoga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Baca Juga : Cara Menemukan Indikasi Lemah Jantung Dan Pencegahannya

4. Tai Chi
Olahraga yang satu ini berasal dari Tiongkok kuno yang didasari pada seni bela diri yang menggabungkan gerakan lambat tubuh yang berirama dengan pernapasan dalam dan konsentrasi. Bila kamu secara rutin melakukan tai chi, maka membantu menjaga kesehatan pikiran dan tubuh, serta kesehatan jantung.

5. Zumba
Zumba juga dipercaya sebagai olahraga jantung. Bila kamu melakukan zumba secara teratur, maka dapat membakar 1.000 kalori selama satu jam, asalkan dilakukan dengan benar yaitu bergerak mengikuti irama musik dan membuat jantung memompa lebih cepat.Nah, itulah beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan untuk menunjang kesehatan jantung kamu. American Heart Association menyarankan sebaiknya kamu berolahraga selama 150 menit per minggu untuk olahraga ringan atau 75 menit per minggu untuk olahraga berat.Jika kamu melakukan olahraga selama 30 menit sehari, sebanyak lima kali seminggu, maka hal tersebut baik untuk meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Yuk, rutin olahraga mulai sekarang!

Cara Menemukan Indikasi Kardiomiopati

Cara Menemukan Indikasi Lemah Jantung Dan Pencegahannya

salutemondiale.web.id Penyakit lemah jantung atau biasa kita kenal dengan Kardiomiopati,biasa diderita menjadi turunan atau tidak sengaja terkena penyakit tersebut. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kardiomiopati . Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Cara Menemukan Indikasi Lemah Jantung Dan Pencegahannya

Apa Saja Ciri-Ciri Lemah Jantung?

Melansir Healthline, gejala semua jenis kardiomiopati cenderung serupa. Jantung tidak mampu memompa darah ke jaringan dan organ tubuh secara memadai. Gejala lainnya, yaitu:

  • Sering merasa lemah dan lelah;
  • Sesak napas, terutama saat aktivitas atau olahraga;
  • Pusing;
  • Sakit dada;
  • Pingsan;
  • Tekanan darah tinggi;
  • Edema, atau pembengkakan, dari kaki, pergelangan kaki, dan kaki.

Adakah Cara Mencegah Lemah Jantung?

Pada banyak kasus, kamu tidak dapat mencegah kardiomiopati. Penting untuk lebih waspada jika salah satu anggota keluarga memiliki riwayat penyakit ini. Kamu bisa membantu mengurangi kemungkinan kardiomiopati dan jenis penyakit jantung lainnya dengan menjalani gaya hidup sehat dan membuat pilihan gaya hidup, seperti:

  • Hindari penggunaan alkohol atau kokain;
  • Mengontrol tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes;
  • Makan makanan yang sehat;
  • Berolahraga teratur;
  • Tidur yang cukup;
  • Mengurangi stres.

Baca Juga : Hati Hati Denyut Nadi Tidak Normal

Faktor yang Meningkatkan Risiko Lemah Jantung

  • Riwayat keluarga tentang kardiomiopati, gagal jantung, dan serangan jantung mendadak;
  • Tekanan darah tinggi jangka panjang;
  • Kondisi yang mempengaruhi jantung, termasuk serangan jantung di masa lalu, penyakit arteri koroner atau infeksi di jantung (kardiomiopati iskemik);
  • Obesitas, yang membuat jantung bekerja lebih keras;
  • Penyalahgunaan alkohol jangka panjang;
  • Penggunaan obat-obatan terlarang, seperti kokain, amfetamin, dan steroid anabolik;
  • Obat kemoterapi tertentu dan terapi radiasi untuk kanker;
  • Penyakit tertentu, seperti diabetes, kelenjar tiroid yang kurang aktif atau terlalu aktif, atau gangguan yang menyebabkan tubuh menyimpan kelebihan zat besi (hemochromatosis);

Kondisi lain yang mempengaruhi jantung, seperti gangguan yang menyebabkan penumpukan protein abnormal (amiloidosis), penyakit yang menyebabkan peradangan dan menyebabkan benjolan sel tumbuh di jantung dan organ lain (sarkoidosis), atau gangguan jaringan ikat.

Apa Saja Komplikasi dari Lemah Jantung?

  • Kardiomiopati yang terlambat mendapat penanganan mengakibatkan komplikasi, seperti:
  • Gagal Jantung. Alasannya, jantung tidak mampu memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh, maka risiko gagal jantung bisa mengancam jiwa.
  • Penggumpalan Darah. Jantung tidak dapat memompa secara efektif, gumpalan darah mungkin terbentuk. Jika gumpalan memasuki aliran darah, mereka dapat memblokir aliran darah ke organ lain, termasuk jantung dan otak.
  • Masalah Katup Jantung. Kardiomiopati menyebabkan jantung membesar, maka katup jantung mungkin tidak menutup dengan benar. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan aliran darah.
  • Gangguan Irama Jantung dan Kematian mendadak. Kardiomiopati menyebabkan irama jantung jadi tidak normal. Irama jantung yang abnormal ini juga bisa menyebabkan seseorang pingsan atau dalam beberapa kasus kematian mendadak terjadi jika jantung berhenti berdetak.

Hati Hati Denyut Nadi Tidak Normal

Hati Hati Denyut Nadi Tidak Normal

salutemondiale.web.id Pernah mendengar Aritmia? Ternyata indikatornya bisa ditemukan dari denyut nadi loh, dengan spesifikasinya bisa dikenali. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Hati Hati Denyut Nadi Tidak Normal.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Hati Hati Denyut Nadi Tidak Normal

Denyut nadi setiap orang akan berbeda-beda. Ada banyak faktor yang bisa memengaruhi frekuensi denyut nadi setiap orang. Diantaranya adalah usia, aktivitas fisik, tingkat kebugaran, suhu udara, emosi, posisi dan ukuran tubuh, serta konsumsi obat-obatan tertentu. Namun, denyut nadi orang dewasa umumnya adalah 60-100 kali per menit.Denyut nadi bukan sekadar menggambarkan frekuensi arteri yang mengembang dan berkontraksi, melainkan bisa menggambarkan kondisi kesehatan seseorang. Alasannya, denyut nadi tidak normal bisa menjadi tanda gangguan pada irama jantung, yaitu aritmia.

Apa Itu Aritmia?

Aritmia adalah ketidakteraturan irama jantung, yaitu kondisi saat irama jantung berdetak terlalu cepat ataupun terlalu lambat. Kondisi ini terjadi akibat impuls elektrik yang berfungsi mengatur detak jantung tidak bekerja dengan baik. Aritmia terbagi dalam beberapa jenis. Dilansir dari NHS, berikut ini jenis aritmia yang perlu diwaspadai:

  • Bradikardia. Kondisi ini terjadi ketika jantung pengidapnya berdetak lebih lambat dari kondisi normal, yaitu di bawah 60 kali per menit.
  • Blok jantung (AV block). Kondisi ini terjadi ketika sinyal listrik tidak berjalan normal di jantung. Jantung masih bisa memompa darah, namun detaknya lebih lambat dan kurang efisien dibanding jantung yang normal.
  • Takikardia supraventrikular. Kondisi ini disebabkan ketidaknormalan rangkaian hantaran elektrik pada jantung (umumnya sudah terjadi ketika lahir).
  • Fibrilasi atrium. Kondisi ini terjadi ketika detak jantung berdetak sangat cepat, bahkan pada saat sedang beristirahat. Kondisi ini terjadi akibat kacaunya impuls elektrik pada atrium (serambi) jantung.
  • Fibrasi ventrikel. Ini adalah jenis aritmia yang menyebabkan pengidapnya kehilangan kesadaran atau kematian mendadak akibat detak jantung yang tidak teratur dan terlalu cepat.

Apa Saja Tanda dan Gejala Aritmia?
Aritmia bisa terjadi tanpa disertai tanda dan gejala. Namun secara umum, tanda dan gejala aritmia berupa jantung berdetak lebih cepat (takikardia) atau lebih lambat dari biasanya (bradikardia), kelelahan, pusing, sesak napas, nyeri dada, hingga kehilangan kesadaran (pingsan).Jika kamu merasakan gejala tersebut, segera periksakan dokter. Sebab, aritmia yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan komplikasi berupa: gagal jantung, strok, bahkan bisa berujung kematian. Itulah risiko aritmia akibat denyut nadi yang tidak normal.

Baca Juga : Deteksi Penyakit Jantung Dengan Air Es

Apa Penyebab Aritmia?
Ada sejumlah faktor yang bisa menyebabkan aritmia, antara lain:

  • Ketidakseimbangan kadar elektrolit dalam darah.
  • Gaya hidup tidak sehat, seperti: kebiasaan merokok, terlalu banyak minum kafein dan alkohol, efek samping obat-obatan, dan penggunaan narkoba.
  • Masalah kesehatan tertentu, seperti: gangguan kelenjar tiroid, sleep apnea, diabetes, hipertensi, hingga penyakit jantung koroner.

Pengobatan dan Pencegahan Aritmia
Diagnosis aritmia didasarkan pada pemeriksaan denyut jantung ataupun pemeriksaan fisik khusus. Diagnosis ini dilakukan untuk memudahkan dokter dalam menentukan jenis pengobatan yang sesuai. Melansir dari NHS, pengobatan aritmia secara umum dilakukan dengan pemberian obat-obatan khusus, pemasangan alat picu jantung dan implantable cardioverter defibrillator (ICD), kardioversi (pengobatan dengan aliran listrik), hingga ablasi kateter (prosedur non-bedah).Pencegahan aritmia bisa dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat, antara lain dengan menghindari atau mengurangi stres, menjaga berat badan ideal, mengonsumsi makanan sehat, membatasi konsumsi alkohol, berolahraga teratur, dan berhenti merokok.

1 2 3 4 6