Serangan Jantung Hal Yang Harus Segara Di Lakukan

Serangan Jantung Hal Yang Harus Segara Di Lakukan

Salutemondiale.web.id – Penyakit serangan jantung memang sangat di takuti oleh banyak orang terlebih lagi kepada kaum lelaki. Karena kaum adam selalu memaksakan diri dalam bekarja atau pun melakukan aktifitas namun tidak menjaga kesehatan dan tetap merokok salah satu hal yang dapat memicu penyakit jantung. Berikut salutemondiale.web.id akan memberikan informasi bagaimana mengatasi jika ada yang terkena serangan jantung. Karena kepanikan terkadang semakin membuat suasana jadi kacau. Berikut ulasan lengkapnya di bawah ini :

Pemilihan umum (pemilu) pada kesempatan ini banyak memakan korban. Beberapa petugas Kelompok Organisasi Pemilih (KPPS) tewas, salah satunya karena kelelahan akibat serangan jantung. Seseorang yang mengalami serangan jantung harus menerima perawatan dengan cepat. Sayangnya, kebanyakan orang akan panik ketika mereka menemukan seseorang yang dekat dengan mereka mengalami serangan jantung, dan kemudian lupa memberi mereka bantuan yang seharusnya.

Agar nyawanya bisa tertolong, ini beberapa hal yang harus dilakukan orang di sekitarnya seperti dikutip dari beberapa sumber.

Baca juga : Cara Cegah Serangan Jantung Kedua

Minta bantuan
Hubungi nomor darurat atau rumah sakit terdekat. Jangan berusaha untuk mengatasi serangan jantung sendiri. Jika tidak ada nomor darurat yang tersedia, lebih baik minta bantuan tetangga atau orang terdekat untuk mengantarkan ke rumah sakit terdekat.

Beri aspirin
Orang yang terkena serangan jantung disarankan untuk mengunyah atau menelan aspirin sambil mencari bantuan. Mengunyah aspirin dapat mencegah pembekuan darah yang bisa menyumbat arteri saat terjadi serangan jantung. Namun tidak disarankan bagi seseorang yang alergi terhadap aspirin.

Lakukan CPR jika tidak sadar
Tidak sedikit orang yang terkena serangan jantung mengakibatkan jantung dan napas terhenti. Menurut dokter spesialis okupasi, dr Raymos Hutapea, SpOK, orang tak sadarkan diri karena henti jantung dan napas, otaknya tidak mendapatkan cukup oksigen dan ini bisa membahayakan nyawanya. Maka dari itu disarankan melakukan Cardiopulmonary Resuscitation atau CPR.

Untuk CPR bisa melakukan kompresi (penekanan) di dada sebanyak 100-200 kali dengan kedalaman sekitar 5-6 sentimeter. Setelah melakukan kompresi sebanyak 200 kali dengan kecepatan 100-120 kali per menit, evaluasi korban, apakah sudah ada respon dari korban atau belum. Jika belum ada respon, ulangi kompresi sebanyak 200 kali lagi. Lakukan begitu seterusnya hingga bantuan medis datang.

Related posts